2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42385

AS Masih Kendalikan Operasi Militer di Korsel

Jakarta, Aktual.co — Amerika Serikat tidak akan menyerahkan kendali operasi militer kepada Republik Korea pada tahun 2015 seperti yang dijadwalkan sebelumnya. 
“Walaupun persetujuan ini akan menunda transfer kendali operasional yang dijadwalkan, itu akan memastikan bahwa pengalihan kendali tidak terjadi ketika pasukan Korea memerlukan kemampuan yang untuk mengatasi ancaman yang ditetapkan Korea Utara,” kata kata Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel, Kamis (23/10) waktu setempat pada konferensi pers setelah Pertemuan Konsultatif Keamanan ke-46 Amerika Serikat-Republik Korea.
Hagel mengatakan, alasan penundaan itu karena adanya ketidakstabilan Korea Utara, terus meluncurkan jenis baru provokasi termasuk uji coba nuklir lanjutan.
“Program-program nuklir dan rudal balistik Korea Utara membutuhkan aliansi kami untuk mempertahankan pencegah yang kuat dan kredibel,” kata Hagel.
Hagel melanjutkan dengan mengatakan AS akan mempertahankan jumlah pasukan dan kemampuan militer di semenanjung Korea.
Hagel dan Menteri Pertahanan Nasional Korsel Han Min-koo turun ke podium di Pentagon untuk membuat pengumuman bersama-sama.
“Situasi keamanan di semenanjung Korea lebih berbahaya dari yang pernah ada,” kata Min-koo.
Menurut Departemen Pertahanan AS, penyelesaian transfer kekuasaan militer bisa berlangsung hingga pada tahun 2020 jika situasi dengan Korea Utara membaik.
AS telah mempertahankan kendali militer di Korea Selatan selama lebih dari 60 tahun.

Artikel ini ditulis oleh:

Kirab Budaya “Pelangi Bumi Merapi” Diikuti Ribuan Peserta

Jakarta, Aktual.co — Ribuan peserta dengan berbagai kreasi dan atraksi akan turut ambil bagian dalam kirab budaya “Pelangi Bumi Merapi” di Jalan Pringgodiningrat hingga Lapangan Pemda Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (26/10) mulai pukul 10.00 WIB.
“Ribuan peserta kirab budaya bakal menghibur pengunjung yang datang dari berbagai penjuru dalam acara Pelangi Budaya Bumi Merapi 2014,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Ayu Laksmidewi, Jumat (24/10).
Menurut dia, kirab Pelangi Budaya Bumi Merapi merupakan event tahunan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman.
“Pada tahun ini dalam penyelenggaraannya bekerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Sleman. Kali ini lebih dari 30 kelompok peserta bakal meramaikan kirab budaya,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa jalur kirab budaya sepanjang 3 kilometer mulai dari kawasan eks Pasar Sleman melintasi Jalan Magelang dan Jalan Pringgodiningrat serta berakhir di lapangan Pemda Sleman.
“Peserta tersebut di antaranya komunitas ‘gendruwo’ dan ‘ogoh-ogoh’ dari Kecamatan Gamping, bregada prajurit tradisional, yakni Bregada Pringgodiningrat, Bregada Mangkubumen, Bregada Kwagon, Bregada Wirosuto, dan Bregada Bathok Bolu,” imbuhnya.
Kemudian, peserta juga dari desa-desa wisata, komunitas sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, perguruan tinggi, museum, upacara adat, pelaku usaha pariwisata, hotel dan restoran yang menampilkan andong hias, gerobag hias, dan mobil hias.
“Bahkan, komunitas rias Sekar Sedah dan TNI AU Dirgantara Mandala juga akan meramaikan event ini dengan kekhasannya masing-masing,” imbuhnya.
Ayu menegaskan bahwa event tersebut dikemas dalam rangka untuk mengekspose dan menginternalisasikan potensi ragam budaya sekaligus untuk mempromosikan sektor pariwisata daerah.
“Event yang dikemas dalam bentuk kirab budaya ini merupakan wujud ekspresi kehidupan seni budaya masyarakat Sleman. Masyarakat Sleman adalah masyarakat ‘Bumi Merapi’ yang secara riil memiliki kompleksitas dan realita budaya yang masih kental dan terinternalisasi di kalangan masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan bahwa event Pelangi Budaya Bumi Merapi juga sekaligus dimaksudkan untuk memperingati Hari Batik Nasional 2 Oktober serta Hari Pariwisata Internasional 27 September.
“Diharapkan agar kemasan event seni budaya seperti halnya Pelangi Budaya Bumi Merapi ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara, sehingga pada gilirannya akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sleman,” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dianggap Negara Autopilot, Ini Tanggapan Wapres JK

Jakarta, Aktual.co — Belum tersusunnya kabinet menteri Joko Widodo-Jusuf Kalla hingga kini  membuat negara ini dianggap berjalan sendiri, atau autopilot.
Namun Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah jika pemerintahan yang dipimpinannya bersama Joko Widodo sekarang autopilot. JK mengatakan pemerintahan saat ini tetap di bawah kendali Presiden Jokowi dan dirinya.
“Tidak autopilot, kan ada presiden dan wakil presiden. Itu kan yang lainnya kru, pilotnya presiden dan wakil presiden,” kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (24/10).
Sedangkan soal kebijakan baru, menurut JK untuk sementara sudah dikomunikasikan dengan para sekretaris jenderal di setiap kementerian. Sehingga dengan tegas dia membantah kabar tersebut.
“Kan ada sekjen masing-masing, dan ada dirjen,” kata dia.
Saat dikonfirmasi kenapa hingga saat sekjen dan dirjen belum pernah dipanggil ke Kompleks Istana Negara, JK menjawab komunikasi bisa berjalan lewat apa saja tanpa memanggil langsung ke Istana. 

Artikel ini ditulis oleh:

Laka Maut Indramayu Renggut Dua Nyawa

Jakarta, Aktual.co — Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan bus Sari Indah jurusan Surabaya – Jakarta terguling di Jalur Pantura tepatnya di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, Jumat (24/10).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul menyebutkan, kejadian kecelakaan bus bernomor polisi L-7908-UD itu terjadi pukul 07.00 WIB.
Kecelakaan itu selain menewaskan dua penumpangnya, juga mengakibatkan 15 penumpang lainnya mengalami luka berat.
“Korban yang meninggal dunia dan luka berat dibawa ke RS Bhayangkara Indramayu,” kata Martinus Sitompul.
Sementara itu sopir bus nahas Antono Hadi (30) warga Desa Dungagung Kecamatan Sabirejo Kabupaten Banyuwanyi mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit itu.
Kabid Humas Polda Jabar menyebutkan kronologis kecelakaan itu terjadi saat bus akan mendahului mobil di depannya dengan menggunakan lajur kiri.
Tiba-tiba bus itu oleng ke kiri dan keluar bahu jalan kemudian terguling di halaman rumah warga, sehingga mengakibatkan para penumpangnya luka-luka dan dua diantaranya meninggal dunia.
Martinus menyebutkan saat ini polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Dianggap Penyebab Terhambatnya Kinerja Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Pengamat politik Universitas Jayabaya Igor Dirgantara mengatakan berlarut-larutnya pengumuman nama-nama menteri oleh Presiden Joko Widodo akan menghambat kinerja pemerintahannya sendiri.
“Berlarut-larutnya pengumuman kabinet menjadikan negara ini tanpa pengambil keputusan sektoral yang berada ditangan menteri. Sekalipun presiden diberi waktu 14 hari menyusun kabinet dan mengumumkannya ke publik, namun penundaan pengumuman kabinet bisa menghambat terwujudnya kerja pemerintahan,” kata Igor saat dihubungi, Jumat (24/10).
Dia menilai motto pemerintahan Jokowi yakni “kerja, kerja, dan kerja” serta realisasi misi trisakti/nawacita pemerintahan baru terhambat dengan segala keterlambatan pengumuman kabinet.
“Bagaimana mungkin pemerintah punya wacana revolusi mental, tapi mengumumkan kabinet saja tidak cepat,” kata Igor.
Igor mencontohkan, keinginan Presiden Jokowi menjadikan Indonesia sebagai “Poros Maritim Dunia”, harus segera dieksekusi, karena hal tersebut menjadi doktrin baru pelaksanaan Politik Luar negeri RI, yang juga akan mengubah konsep pertahanan keamanan Indonesia yang berlingkup teritorial (darat) menjadi ke wilayah laut (maritim).
“Oleh karena itu, perlu (keberadaan kabinet) untuk segera menyusun ‘blueprint plan of action’ implementasi diplomasi kemaritiman di forum internasional, dan merombak sektor kelautan sebagai produksi utama dan pusat kehidupan ekonomi penduduk yang saat ini masih bernuansa agraris,” kata dia.
Sejauh ini Jokowi belum mengumumkan nama-nama menteri dalam kabinetnya. Jokowi telah mengirimkan nama-nama kandidat menteri pengganti ke KPK dari yang sebelumnya ditandai oleh lembaga antirasuah itu.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Sarankan Jokowi Umumkan Menteri di Istana

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo disarankan agar mengumumkan nama calon menteri di Istana Negara, lantaran merupakan simbol negara.

Demikian disampaikan, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqoddas ketika dimintai pendapat soal pengumuman calon pembantu Presiden Joko Widodo yang sebelumnya akan dilakukan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (23/10) lalu.

“Pengumuman kabinet, mereka merupakan lambaga kepemimpin dan politik yang perlu dijaga marwah kenegaraannya. Pengumuman di istana paling tepat,” kata Busyro lewat pesan singat, Jumat (25/10.

Dia menyebut, pengumuman kabinet lebih lazim dilakukan diistana, karena hal tersebut merupakan protokoler kenegaraan. Dia pun berpendapat, pengumuman diistana juga untuk menghindari lubang-lubang tawaran pihak manapun yang ingin “mencuri hati Presiden” dengan fasilitas tertentu.

“Sebaiknya semua pihak termasuk BUMN ikut menjaga marwah presiden sebagai simbol negara,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain