15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42444

Kadin DIY Jajaki Kerjasama dengan AS

Jakarta, Aktual.co — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Daerah Istimewa Yogyakarta akan menjajaki kerja sama dengan United States Commercial Service dalam rangka memperluas akses ekspor di Amerika Serikat.

“Kalau kita bicara mengenai akses pasar di Amerika, kerja sama itu penting, meskipun masih penjajakan,” kata Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY, HR Gonang Djuliastono seusai pertemuan bisnis bertajuk “Doing Business With The U.S.A” di Yogyakarta, dikutip Jumat (24/10).

Gonang mengatakan dalam memperluas akses pasar di berbagai negara, Kadin DIY telah menjalin hubungan dengan negara lain baik berupa kerja sama, atau masih bersifat penjajakan antara lain dengan Saudi Arabia, Brunei Darussalam, serta China.

Menurut Gonang, dengan semakin banyak menjalin hubungan dengan negara lain, pengusaha di Indonesia akan mengetahui hal apa saja yang dibutuhkan negara yang bersangkutan, sehingga mampu disesuaikan dengan produk yang akan diekspor. Upaya itu menurut dia penting khususnya untuk menghadapi berlakunya kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.

“Dengan menambah pertemanan dengan pemerintah maupun pengusaha dari negara lain, kita akan semakin banyak memperoleh pengetahuan dan informasi yang dapat dijadikan sebagai peluang,” kata dia.

Amerika Serikat, menurut dia, masih menjadi peluang pasar ekspor yang bagus, meskipun dampak krisis finansial di negara Paman Sam tersebut masih terasa.

“Sejak krisis itu, volume ekspor ke Amerika memang turun, tapi tidak masalah karena pasarnya masih potensial,” kata dia.

Sementara itu, Commercial Attache US Commercial Service, Andrew Billard mengatakan pemahaman akan kebutuhan kedua belah pihak sangat penting.

“Kami mengetahui budaya Indonesia sehingga kami tahu apa yang dibutuhkan masyarakat di sini,” kata dia.

Sebaliknya pemahaman tersebut, menurut dia, juga perlu diperkuat oleh pengusaha-pengusaha di Indonesia agar produk yang ditawarkan sesuai dengan standar, selera atau kebutuhan masyarakat Amerika Serikat.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

IHSG Dibuka Turun, Rupiah Merangkak Naik

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka turun 5,22 poin atau 0,10 persen menjadi 5.098,29 dan kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak melemah 1,30 poin (0,15 persen) menjadi 866,41.

Mengawali perdagangan hari ini, sebanyak 87 saham menguat, 43 saham melemah, dan 64 saham stagnan. Tercatat transaksi sebesar Rp284,62 miliar dari 271,82 juta lembar saham diperdagangkan.

Sedangkan nilai tukar rupiah Jumat (24/10) pagi bergerak menguat sebesar 23 poin menjadi Rp12.030 dibanding hari sebelumnya di posisi Rp12.053 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Didominasi Laut, BI Sulit Edarkan Ruiah Baru di Pesisir

Jakarta, Aktual.co — Bank Indonesia (BI) kesulitan mengedarkan lembaran uang rupiah baru dan menyosialisasikan kebijakan penggunaan mata uang rupiah di daerah pesisir Indonesia, karena sulitnya transportasi ke daerah kepulauan.

“Kepulauan Riau menjadi tantangan buat kami karena 96 persen laut dan empat persen darat. Tantangannya kami harus melakukan distribusi ke Natuna, Pulau Subi, Anambas dan Lingga,” Kepala Kantor BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra di Batam, ditulis Aktual Jumat (24/10).

Ia mengatakan BI menyiasati sulitnya peredaran rupiah baru ke pesisir dengan mengadakan kas keliling yang rutin melayani kebutuhan rupiah layak edar ke masyarakat.

Selain itu, BI Kepri bekerja sama dengan perbankan lain membuka kas titipan di Tanjungpinang.

“Kas titipan ini cukup membantu, sehingga perbankan di Tanjungpinang tidak perlu susah mengambil uang di Batam,” kata dia.

Senada dengan Gusti Raizal, Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Lambok Antonius Siahaan, mengatakan pihaknya kesulitan mengedarkan rupiah ke pulau-pulau di Kepri karena susah menjangkau daerah itu.

Padahal, BI harus memastikan uang yang berputar di masyarakat masih layak edar.

“Kami harus terus mempunyai terobosan. Selama ini kami sudah bekerja sama dengan AL, Polair untuk mencapai wilayah yang banyak pulau seperti Kepulauan Seribu dan Kepri. Terutama di daerah yang tidak semua dapat dilayani oleh ATM,” kata dia.

Ia mengatakan uang yang beredar di seluruh Indonesia saat ini mencapai Rp470 triliun hingga Rp480 triliun. Uang sebanyak itu harus terus diawasi, termasuk untuk menjaga kondisinya agar tetap layak edar.

“Kami menyadari uang yang beredar dalam jumlah yang sangat besar. Makanya upaya kantor perwakilan BI di daerah sangat penting untuk mengedarkan uang ke wilayah yang tidak terjangkau,” kata dia.

BI mengajak masyarakat untuk menghargai rupiah dengan menjaga kondisinya, antara lain dengan tidak melipat, tidak mencoret dan selalu menyimpan uang dalam dompet.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

AAEI: Ekspektasi Pasar Terhadap Jokowi Bisa Berdampak Negatif

Jakarta, Aktual.co — Anggota Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) David Nathanael Sutyanto menilai bahwa harapan pelaku pasar modal terhadap pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang terlalu tinggi dapat berdampak negatif ke depannya.

“Saat ini, ekspektasi pasar terhadap pemerintahan terlalu tinggi, ini bahaya, kalau performanya tidak sesuai pasar akan bergejolak,” ujar David Nathanael Sutyanto yang juga analis First Asia Capital di Jakarta, Kamis (23/10).

Apalagi, menurut dia, ke depannya pemerintahan Jokowi-JK masih akan menghadapi tantangan politik mengingat dukungan di parlemen masih kurang dari 50 persen. Dukungan dari parlemen cukup dibutuhkan untuk menjalankan kebijakannya.

“Situasi itu masih akan terus membayangi pasar saham di dalam negeri. Namun diharapkan sentimen itu tidak berkepanjangan sehingga ekonomi Indonesia stabil,” ucapnya.

Ia mengatakan bahwa kondusifnya situasi politik dapat membuat kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah akan berjalan lancar, diharapkan pemerintahan Jokowi-JK dapat segera merealisasikan komitmennya untuk mendorong pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan mengatakan bahwa pelantikan presiden yang telah berjalan baik pada 20 Oktober 2014 lalu menunjukkan kondisi politik di Indonesia cukup baik.

“Sebelumnya sempat ada kekhawatiran pelantikan akan berjalan kurang kondusif karena dukungan di parlemen cenderung minim,” katanya.

Ia menambahkan bahwa saat ini ekspektasi pasar terhadap pemerintahan cukup positif, hal itu tercermin dalam kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengalami pertumbuhan sekitar 19 persen.

Dalam data BEI, IHSG mengalami pertumbuhan sebesar 19,40 persen ke posisi 5.103,52 poin pada periode 2 Januari hingga 23 Oktober tahun ini.

Saat ini, lanjut dia, pelaku pasar hanya menantikan susunan kabinet Jokowi-JK secara utuh terutama pada kementerian yang berkaitan dengan ekonomi karena mempengaruhi fundamental Indonesia ke depannya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Garuda Buka Kembali Rute Penerbangan ke Timor Leste

Jakarta, Aktual.co —  PT Garuda Indonesia secara resmi akan membuka kembali rute penerbangan Denpasar-Timor Leste pergi pulang. Pembukaan kembali penerbangan Denpasar -Timor Leste merupakan bagian dari komitmen Garuda Indonesia untuk meningkatkan jaringan penerbangan antara Indonesia dan Timor Leste.

“Penerbangan tersebut akan dimulai pada Jumat (24/10) dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Timor Leste dengan pelayanan pergi pulang,” ujar Kepala Komunikasi Perusahaan PT Garuda Indonesia Pujobroto di Bali, Kamis Malam (23/10).

Ia mengatakan penerbangan tersebut juga dimaksudkan untuk mengakomodir peningkatan permintaan penumpang, sejalan dengan semakin meningkatnya transaksi perekonomian dan perdagangan antara kedua negara.

Pujobroto menjelaskan penerbangan Denpasar-Timor Leste dengan pesawat GA 7300 dilayani setiap hari dengan jadwal keberangkatan dari Denpasar pukul 07.30 Wita dan tiba di Timor Leste pukul 10.20 waktu setempat, kemudian berangkat kembali dari Timor Leste (GA7310) pukul 11.25 waktu setempat dan tiba di Bali pukul 12.15 Wita.

Penerbangan Denpasar-Timor Leste pergi pulang tersebut dilayani dengan pesawat B737-500 yang memiliki kapasitas 96 kursi, terdiri dari 12 kursi kelas bisnis dan 84 kursi kelas ekonomi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan selain memperkuat jaringan penerbangan Garuda Indonesia, penerbangan Denpasar- Timor Leste juga untuk mendukung peningkatan arus penumpang antara kedua negara.

Di samping itu, penerbangan dari Denpasar ke Timor Leste tersebut juga sejalan dengan upaya Garuda Indonesia mendukung program pemerintah dalam meningkatkan hubungan bilateral antara kedua negara.

“Timor Leste memiliki ikatan historis yang cukup kuat dengan Garuda Indonesia, dan Garuda pernah terbang ke Dili pada tahun 1990-an,” katanya.

Ia menambahkan Garuda Indonesia juga turut berperan dalam pembangunan patung Kristus Raja, yang saat ini menjadi ikon Timor Leste.

“Kiranya pembukaan penerbangan rute Denpasar -Timor Leste akan turut membantu meningkatkan hubungan kerja sama di antara kedua negara baik dalam bidang ekonomi, pariwisata, sosial maupun dalam bidang lainnya,” kata Emirsyah Satar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Waskita Terbitkan Obligasi Senilai Rp500 Miliar

Jakarta, Aktual.co — PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menyatakan bahwa pihaknya akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I 2014 dengan nilai sebesar Rp500 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari penerbitan obligasi total sebesar Rp2 triliun.

Berdasarkan keterangan resmi perseroan, Jumat (24/10), obligasi tersebut berjangka waktu 3 tahun dan ditawakan dengan nilai 100 persen dari nilai pokok. Bunga pertama akan dibayarkan pada 18 Februari 2015.

“Berjangka waktu 3 tahun dan ditawakan dengan nilai 100 persen dari nilai pokok,” kata perseroan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/10).

Masa penawaran awal pada 24 Oktober-3 November 2014 dan masa penawaran 12-13 November 2014 dan pencatatan 19 November 2014. Bahana, Danareksa dan Mandiri Sekuritas menjadi penjamin emisi dan wali amanat bank CIMB Niaga Tbk.

Pefindo memberikan peringkat idA untuk obligasi ini. Dana hasil obligasi akan digunakan Waskita untuk kebutuhan modal kerja dalam pekerjaan konstruksi yang digunakan untuk pembelian bahan konstruksi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain