13 April 2026
Beranda blog Halaman 42507

Harga Gas Tiga Kilogram Melonjak Hingga Rp25 Ribu di Pekanbaru

Pekanbaru, Aktual.co —Harga gas elpiji subsidi tiga kilogram di pedagang pengecer di Kota Pekanbaru, Riau, melonjak hingga tembus Rp25.000 per tabung.
Melebihi harga batas toleransi yang ditetapkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat seharga Rp15.000 per tabung.
Dewi, pedagang gas eceran mengaku kalau melonjaknya harga gas tiga kilogram lantaran sulitnya mendapat gas.
“Kalau pun ada harganya rata-rata sudah mencapai Rp21.000 per tabung. Sebagai pedangan pengecer kami ambil untung sedikit yang kami jual dengan harga rata-rata Rp25.000 per tabung,” ujarnya, di Pekanbaru, Minggu (2/11).
Diakuinya, kenaikan harga gas tiga kilogram terjadi sejak harga elpiji nonsubsidi 12 kilogram dinaikan PT Pertamina pada 10 September lalu jadi Rp7.569 per kilogram. 
Akibatnya, para pengguna gas elpiji nonsubsidi 12 kilogram di Pekanbaru beralih menggunakan gas elpiji subsidi atau gas elpiji tiga kilogram.
“Kalau sekarang, untuk mendapatkan gas elpiji subsidi sangat sulit dilakukan pada setiap pangkalan resmi. Berbeda dengan kondisi sewaktu elpiji 12 kilogram belum dinaikan dan bahkan pangkalan sampai datang kemari mengecer elpiji subsidi,” katanya.
Pengakuan Dewi dibenarkan Upik (39). Pedagang pengecer gas elpiji subsidi 3 kilogram di Jalan Dahlia, Kelurahan Delima, Tampan itu juga mengaku kesulitan mendapat gas tiga kilogram di pangkalan resmi mitra PT Pertamina.
“Kini saya hanya mendapatkan tabung elpiji 3 kilogram sangat terbatas seperti kemarin lima tabung dan masing-masing dijual ke warga Rp25.000 per tabung. Sudah sepekan terakhir ini, elpiji 3 kilogram mulai jarang tersedia di pangkalan terutama di Jalan Delima dan Jalan Nangka,” katanya.
Namun PT Pertamina (Persero) Perwakilan Pemasaran Riau Sumbar membantah terjadinya migrasi antar pengguna gas elpiji nonsubsidi 12 kilogram menjadi elpiji subsidi tiga kilogram karena pihaknya membatasi peredaran tabung gas berwarna hijau di pasaran.
“Untuk migrasi, sangat sulit karena tidak ada tabung yang beredar. Kita juga telah ingatkan ke agen dan pangkalan resmi di Riau, agar mereka tidak boleh menjual tabung kerja pada masyarakat atau pengguna elpiji 12 kilogram,” ujar Kepala Pertamina Perwakilan Pemasaran Riau Sumbar, Ardyan Adhitia.
Data PT Pertamina (Persero) Perwakilan Pemasaran Riau Sumbar, pemakaian elpiji subsidi di Provinsi Riau telah dibatasi menjadi 3 juta tabung per bulan atau 100 ribu tabung per hari dan elpiji nonsubsidi menjadi 210.000 tabung per bulan atau sekitar 7.000 tabung per hari.

Artikel ini ditulis oleh:

Beberapa Elemen Akan Demo Istana Negara

Jakarta, Aktual.co — Rencana pemerintah Jokowi-JK untuk menaikkan harga Bahan Bakar Minyak dalam waktu dekat ini menuai pelbagai kecaman. Salah satu diantaranya, dari elemen Gerakan Nasional Pasal 33 UUD 1945 Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.
Gerakan yang berisikan elemen SRMI, LMND, FNPBI, PRD, STN akan melakukan aksi tolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Aksi itu akan dilaksanakan pada hari Senin (3/11) yang akan mengambil lokasi aksi di depan Istana Negara.  
“Kami akan menurunkan 500 orang dalam aksi ini,” ujar korlap aksi Wahida Baharudin Upa, dalam siaran persnya, Minggu (2/11). 
Upa juga mengatakan, pemerintahan baru Jokowi-JK dengan slogan “Trisakti” sudah dilantik pada tanggal 20 Oktober 2014 jauh dari apa yang diharapkan oleh rakyat.
“Slogan “Trisakti” yang digembar-gemborkan sewaktu masa kampaye terasa hanya angan-angan kosong,” ucapnya. (Baca: Menteri Kabinet Kerja Rapat Bahas Kenaikkan BBM)
Dan jika, lanjutnya, pemerintahan Jokowi-Jk tetap memaksakan artinya Jokowi-Jk tidak memperhitungkan akibat yang akan muncul seperti kenaikan harga kebutuhan pokok rakyat, biaya transportasi, biaya produksi UKM, dan imbasnya kemudian adalah daya beli rakyat yang akan menurun. 
“Karena daya beli rakyat yang menurun maka dapat dipastikan angka kemiskinan angka bertambah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Catatan Merah Menteri, Tokoh dan Aktivis akan Datangi KPK

Jakarta, Aktual.co — Tokoh dan kalangan aktivis pergerakan yang tergabung dalam Gerakan Dekrit Rakyat dan Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemerintahan Bersih akan bertemu pimpinan KPK, pada Senin (3/11) sekitar pukul 10.00 Wib. 
Adapun agendanya adalah meminta KPK untuk memanggil dan memeriksa menteri-menteri yang diduga memiliki catatan merah dan kuning, alias memiliki rekam jejak korupsi.
“Kami meminta kepada KPK untuk terlibat menelusuri rekam jejak para calon pejabat negara baik di pemerintahan maupun di BUMN,” demikian pernyataan tokoh dan aktivis ini dalam siaran persnya yang diterima redaksi, Minggu (2/11).
Tokoh-tokoh yang akan hadir antara lain: Yudi Latif, Romo Benny Susetyo, Chalid Muhammad (Dekrit Rakyat), Ray Rangkuti (Direktur LIMA), Haris Ashar (Kontras), Cilm (eksponen 98),Sri Palupi (Ecosoc), Dani Setiawan (KAU), Riza Damanik, Siti Maimunah, Jeirry Sumampow (TEPI), Sebastian Salang (FORMAPI), Neta Pane (IPW), Baiquni (eksponen 98), Sopyan (eksponen 98), Karyono Wibowo (Lingkar Studi Trisakti).
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diingatkan harus jujur dalam bersikap terutama terhadap rakyat. (Baca: Catatan Merah Menteri, KPK kena “Operasi”)
Untuk itu, KPK harus memberitahu kepada publik tentang daftar nama yang dicoret merah, kuning ataupun tidak dicoret oleh institusi pimpinan Abraham Samad Cs itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Perpustakaan Nasional Hadirkan Naskah Kuno di International Book Fair 2014

Jakarta, Aktual.co —Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) menampilkan berbagai macam naskah tentang aksara di gelaran Indonesia International Book Fair 2014 di Istora Senayan, Jakarta. 1 sampai 9
Pustakawan PNRI Arief Wicaksono mengatakan dalam pameran yang berlangsung mulai tanggal satu sampai sembilan November itu PNRI akan menampilkan 54 naskah. 
“Yang mewakili berbagai jenis aksara agar dapat memberikan informasi awal mengenai aksara yang ada di Indonesia dan dunia,” kata dia, di Jakarta, Minggu (2/11).
Di antara naskah-naskah yang ditampilkan ada 20 naskah aksara dunia yang berasal dari Arab, Tiongkok, Jepang, Persia, Syiria, Turki dan Yunani.
Sementara untuk aksara nusantara, berasal dari Bali, Jawa, Sulawesi dan Sumatera, sesuai dengan pengelompokan wilayahnya.
Misalnya naskah “Primbon”, yang menampilkan teks pertama mengenai arah gambar naga kecil dalam tujuh hari dan uraian obat-obatan tradisional untuk penyakit tertentu.
Selain itu terdapat juga “Parhalaan/Kalender Batak”, yang berupa naskah tentang hari-hari baik atau buruk untuk melaksanakan upacara serta akibatnya bila tidak dipatuhi.
Sementara untuk naskah aksara dunia, PNRI salah satunya menampilkan “Aksara Kata Kana Jepang”, yang merupakan salah satu dari tiga penulisan aksara yang merupakan penyederhanaan dari aksara Tionghoa.
“Tetapi kami menampilkan naskah yang sudah direproduksi, karena yang aslinya susah dibawa ke arena pameran, terkendala cuaca karena banyak yang sudah sangat tua,” kata Arief.
Ia mengatakan bahwa jika pengunjung ingin melihat naskah aksara yang asli dan lebih lengkap, dapat langsung mendatangi Perpustakaan Nasional yang berlokasi di Salemba, Jakarta Pusat.
Selain menampilkan naskah tentang aksara, dalam pameran ini Perpustakaan Nasional juga menyediakan fasilitas pendaftaran keanggotaan perpustakaan online untuk memudahkan pengunjung mengakses koleksi PNRI dari mana saja.
“Pengunjung tinggal mengisi form dan menyerahkan fotokopi kartu identitas untuk dapat menjadi anggota.”

Artikel ini ditulis oleh:

Lemah Awasi Tenaga Kerja Asing, OPSI Kritisi Pemerintah Pusat

Jakarta, Aktual.co — Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar kecam keras penggunaan tenaga kerja asing (TKA) ilegal oleh perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia. 
Timboel menilai, tiga TKA asal Italia dan Australia yang dipekerjakan oleh PT. HM Sampoerna (HMS) yang saat ini sedang diproses di Polda Jatim merupakan bukti lemahnya pengawasan oleh instansi pengawas ketenagakerjaan, baik di tingkat provinsi maupun pusat. 
Seperti diketahui, polisi mempidanakan ketiga TKA sesuai Pasal 185 jo Pasal 42 Ayat 1 UU No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.   
“Kejadian tersebut juga membuktikan bahwa PT. HMS telah dengan sengaja mempekerjakan TKA dengan ilegal. Ini adalah sebuah bentuk kesengajaan yang dilakukan oleh PT. HMS untuk menghindari perijinan yang telah ditentukan, termasuk membayar USD 100/TKA/bulan untuk mempekerjakan TKA sebagai pemasukan negara (Pendapatan Negara Bukan Pajak),” ujar Timboel di Jakarta, Minggu (02/11).
Timboel juga menyesalkan Pengawas Ketenagakerjaan seharusnya mampu mendeteksi lebih dini karena PT. HMS adalah perusahaan yang dimiliki asing, yang cenderung lebih suka menggunakan pekerja asing.
“Kejadian seperti ini banyak terjadi, terutama perusahaan yang dimiliki asing, namun Pengawas Ketenagakerjaan kerap kali absen di lapangan,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah pabrik rokok besar di Jawa Timur diduga melakukan tindak pidana memperkerjakan tenaga asing tanpa izin. Tim dari Unit IV Subdit Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim mengamankan 3 pekerja asing dari Italia. Warga negara asing ini bekerja tanpa dilengkapi izin (31/10).
Tiga Warga negara asing ini yakni D Addona Simone, Scintu Massimino, keduanya warga negara Italia. Fornello Luca warga negara Australia, bekerja di PT HM Sampoerna Tbk di Jalan Raya Malang-Surabaya KM 51,4 Kabupaten Pasuruan, sebagai pemasang mesin penggilingan tembakau dan mesin pengepakan rokok di area pabrik.
Pada Senin (27/10) lalu, tim Unit IV Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim yang dipimpin Kompol Manang Soebeti ini mengamankan ketiganya saat sedang memasang mesin-mesin tersebut. Saat diperiksa, pekerja asing tersebut hanya menunjukkan pasport dan visa kunjungan (indeks visa 211).

Artikel ini ditulis oleh:

CEO Apple Seorang Gay

Jakarta, Aktual.co — Tim Cook yang kini menjabat sebagai CEO Apple, yang menggantikan posisi Steve Jobs mengungkapkan kalau dirinya bukanlah seorang yang mempunyai orientasi seks tak normal. 
Menurut Business Week, dalam sebuah pengakuan tertulisnya, Cook mengatakan kalau dirinya adalah seorang gay dan bangga menjadi salah satu di antaranya.
Cook mengatakan kalau hal tersebut sebenarnya bukanlah sebuah rahasia. Banyak koleganya yang sama-sama bekerja di Apple telah mengatahui mengenai orientasi seksnya tersebut. 
Hal tersebut, kata dia, tak memberikan perbedaan dalam sikap yang mereka tunjukkan kepadanya sehari-hari. Dia pun mengakui kalau menjadi gay adalah salah satu pemberian terbaik Tuhan yang telah diterimanya.
Dalam suratnya tersebut, Cook pun mengatahui bagaimana seorang minoritas biasa menghadapi situasi yang sulit. Tak terkecuali situasi sulit yang kerap dihadapi oleh para gay di seluruh dunia.
Dia mengaku sangat beruntung berada di Apple, sebuah perusahaan yang memberikan kebebasan kepada para karyawannya terkait masalah ini.
Dengan pengakuannya ini, dia berharap bisa memberikan pandangan yang berbeda kepada dunia terhadap para gay. Terlebih bagi mereka yang kerap memberikan stigma negatif terhadap para gay.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain