18 April 2026
Beranda blog Halaman 42530

Polri Kabulkan Penangguhan Penahanan Tukang Tusuk Sate Penghina Jokowi

Jakarta, Aktual.co —Polri mengabulkan permohonan penangguhan penahanan tukang tusuk sate M. Arsad (24) yang jadi tersangka kasus penyebaran gambar berbau pornografi bergambar Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarno Putri.
Penangguhan akan dikabulkan penyidik Bareskrim Polri Senin (3/11) besok.
“Jika semua persyaratan administratifnya telah lengkap besok, Insya Allah yang bersangkutan akan kami tangguhkan (penahanannya),” kata Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Brigadir Jenderal Kamil Razak, Minggu (2/11).
Kamil mengatakan, dalam Pasal 31 ayat 1 KUHAP, penangguhan penahanan boleh diajukan oleh tersangka, keluarga, atau pengacara tersangka. 
Ada beberapa hal yang menjadi syarat penangguhan, yaitu tersangka tidak mengulangi perbuatannya lagi, tidak menghilangkan barang bukti, tidak melarikan diri, dan tidak mempengaruhi saksi.
Meski ditangguhkan, tersangka wajib lapor dua kali dalam seminggu ke kepolisian. “Yakni tiap Senin dan Kamis,” ujarnya.
Mengenai Jokowi yang menyatakan telah memaafkan si pelaku, Kamil mengatakan hal tersebut dapat menjadi faktor yang meringankan dan menjadi bahan pertimbangan majelis hakim di persidangan kelak.
“Tetapi kasusnya akan jalan terus karena perkara ini delik biasa sehingga tidak terpengaruh jika pihak terkait telah memaafkan dan misalnya mencabut laporannya,” jelas Kamil. 

Artikel ini ditulis oleh:

DPD Golkar Jabar Usulkan Munas di Bandung

Jakarta, Aktual.co — DPD Golkar Provinsi Jawa Barat mengusulkan pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar dilaksanakan di wilayah Jabar khususnya di Kota Bandung.
“Saya ingin Munas itu ada di Jawa Barat yaitu di Bandung karena akan memberi dampak manfaat buat Jawa Barat,” kata Ketua DPD Partai Golkar Irianto MS Syafiudin kepada wartawan di Bandung, Minggu (2/11).
Dia mengatakan, kegiatan Munas akan menghadirkan orang atau pengurus Partai Golkar dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut dia, jika banyak orang datang ke Jabar maka akan mendorong pertumbuuhan ekonomi, serta Jabar akan semakin terkenal.
“Manfaatntanya banyak, Jabar akan terkenal, akan mendorong pertumbuhan ekonomi Jabar,” kata dia.
Wakil DPRD Jabar itu juga mengatakan, sebagai pimpinan DPD Golkar Jabar akan berusaha agar Munas dilaksanakan di Jabar pada keputusan rapat pimpinan nasional yang akan digelar, November 2014.
Namun keinginan itu, kata Irianto sepenuhnya diserahkan pada unsur pimpinan Golkar karena pelaksanaan Munas diharapkan oleh DPD lainnya seperti DPD Sumatera Utara, Yogyakarta, dan Bali.
“DPD lain juga ingin Munas digelar di daerahnya seperti di Medan karena akan memberikan keuntungan bagi daerahnya, dimana perputaran uang aka meningkat tajam,” kata dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Sopir Ngantuk, Mobil ‘Nyungsep’ ke Kali

Denpasar, Aktual.co —Imbauan agar beristirahat jika mengantuk saat membawa mobil sebaiknya memang dipatuhi. Jika tidak, kejadian seperti yang dialami Made Arya di Bali sangat mungkin terjadi.
Lantaran mengantuk, mobil Suzuki Vitara yang tengah dikendarainya di Denpasar, Bali, ‘nyungsep’ ke kali. 
Alhasil peristiwa yang terjadi pada pukul 17.30Wit itu tak ayal membuat macet sepanjang jalan Imam Bonjol, Denpasar.
Kadek, seorang saksi mata menuturkan, kala itu Made Arya yang mengendarai mobil bersama temannya Made Andita datang dari arah utara dengan kecepatan tinggi. 
“Tiba-tiba ada orang menyebrang, mungkin karena kaget si sopir langsung banting stir sehingga mobilnya itu langsung terjun ke kali,” kata Kadek di lokasi, Minggu (2/11). 
Beruntung dari arah berlawanan tak ada kendaraan melintas, sehingga kecelakaan lebih parah tak terjadi.
Seorang petugas kepolisian yang menangani kecelakaan itu, mengatakan dari keterangan si sopir yakni Arya, penyebab kecelakaan itu lantaran dirinya mengantuk. 
Sedangkan Arya sendiri mengaku tengah dalam perjalanan pulang ke rumahnya di kawasan Tuban, Kuta, dari Abiansemal, Mengwi. 
Namun ia mengaku tak tahu mengapa kecelakaan tunggal itu bisa terjadi pada dirinya. 
Meski tak ada korban jiwa, kondisi mobil yang dikemudikan Arya mengalami rusak parah. Jembatan di jalan tersebut juga ambrol diterjang mobil nahas tersebut. Hingga kini proses evakuasi masih terus berlangsung. 

Artikel ini ditulis oleh:

NU: Boleh Aborsi dengan Syarat Tertentu

Jakarta, Aktual.co — Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU) membolehkan aborsi, termasuk bagi korban pemerkosaan, asal memenuhi persyaratan tertentu.
“Pada dasarnya hukum melakukan aborsi adalah haram, apapun alasannya. Kecuali untuk menghindari kematian,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam jumpa pers penyampaian hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Jakarta, Minggu (2/11).
Aborsi menjadi salah satu bahasan Munas NU terkait dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi yang menimbulkan polemik karena dianggap sebagai kebijakan yang melegalkan aborsi.
Said Aqil menjelaskan, yang dimaksud menghindari kematian dalam pengecualian izin aborsi salah satunya adalah kondisi darurat medis, yakni apabila kehamilan mengancam keselamatan ibu dan atau janin.
“Untuk mengetahui seberapa tingkat bahayanya, itu harus atas pertimbangan dokter ahli. Tidak boleh sembarangan, harus dokter ahli yang merekomendasikan,” kata dia.
Mengenai aborsi pada kehamilan akibat pemerkosaan yang juga diatur dalam PP No. 61 Tahun 2014, Said Aqil menegaskan itu haram dilakukan. Meski demikian, terdapat pengecualian yang juga memiliki syarat ketat.
“Untuk aborsi pada kasus pemerkosaan, itu juga haram. Namun, ada beberapa ulama yang membolehkan sebelum janin berusia 40 hari terhitung sejak pembuahan,” kata dia.
Untuk menghindari penyalahgunaan dukungan terhadap legalisasi aborsi, khususnya dalam ketentuan rekomendasi dokter ahli, NU juga menekankan agar semua dokter menaati sumpah jabatan dan kode etik profesi.
“Sekali lagi ditegaskan, aborsi tidak diperbolehkan kecuali terhadap yang sudah memenuhi syarat kedaruratan medis dan kehamilan akibat perkosaan berdasarkan ketentuan-ketentuan,” kata Said Aqil.

Artikel ini ditulis oleh:

Para Bintang MotoGP Ikut Lelang Helm ‘Stop Cancer’

Jakarta, Aktual.co — Para bintang MotoGP seperti Valentino Rossi, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, Giacomo Agostini, Wayne Gardner, Randy Mamola, Wayne Rainey dan Mick Doohan menanda tangani sebuah helm istimewa bernama “Casco Stop Cancer” berwarna merah muda.
Helm itu pun telah dilelang disitus jual beli eBay. Hal itu dilakukan demi menggalang dana untuk penyembuhan penderita kanker. Gagasan ini datang dari Sporting Director LCR Honda, Oscar Haro.
Menurut situs resmi MotoGP, helm ini akan dipersembahkan kepada pemenang oleh sosok yang masih dirahasiakan, dan lelang ini akan ditutup bebarengan dengan MotoGP Valencia, Spanyol pekan depan.
Lelang bisa dilakukan dengan mengunjungi situs oscarharo8.wix.com/stopcancer. 

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Korban Banjir Kabupaten Asahan Keluhkan Minimnya Bantuan Logistik

Medan, Aktual.co —Banjir kiriman akibat meluapnya sungai Asahan dan Sungai Sigura-gura dalam sepekan terakhir masih menggenangi 1.640 rumah di dua desa di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Air setinggi satu meter masih menggenangi di Desa Sei Dua Hulu dan Desa Simpang Empat.
Akibat banjir, sebagian besar warga kedua desa mengungsi ke tenda pengungsian yang terjamah air. Sedangkan sebagian lain memilih tetap bertahan di tempat tinggalnya.
Minimnya bantuan logistik dikeluhkan warga yang tinggal di tenda-tenda pengungsian, maupun yang bertahan di rumah. Seorang warga, Ahmad Syafii, mengatakan dirinya terpaksa memilih bertahan di rumah.
“Ini tetap bertahan di rumah, ya istilahnya alasannya sudah capek lah, nanti keluar, kering bawa perkakas lagi ke dalam. Ya kalau rumah masih bisa ditempati ya ditempati lah, kalau tidur ya pakai alas kursi kasih teriplek dan dikasih alas,” keluh Syafii, Minggu (2/11).
Dia sangat berharap ada bantuan logistik dari pemerintah, seperti selimut ataupun bahan makanan kepada mereka yang bertahan di rumah ataupun di pengungsian.
Diketahui, akibat banjir yang melanda kedua desa sejak seminggu lalu, satu bocah dilaporkan tewas tenggelam.
Rizki Ardiansyah, bocah kelas 1 SMP, anak dari pasangan Abdullah dan Asni, warga Dusun B, Desa Simpang Empat ditemukan tim pencari BPBD Kabupaten Asahan dalam kondisi tak bernyawa, Minggu (2/11), setelah hilang sejak Jumat lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain