1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42585

Miris, Pemberian ASI Eksklusif di Tanah Air Masih 38 Persen

Jakarta, Aktual.co — Tingkat pemberian ASI (air susu ibu) eksklusif untuk bayi di Indonesia masih mencapai 38 persen, kata Kepala Sub Bidang Kemitraan Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan Theresia Irawati di Jakarta, Jumat (17/10).
“Temuan itu sesuai data riset kesehatan dasar 2013, karena itu pemerintah telah menjamin perlindungan pemberian ASI ekslusif melalui Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2012, sebab ASI eksklusif merupakan hak dari setiap bayi. Bayi adalah anak ibu, jadi berikan susu ibu, bukan susu sapi,” lanjutnya.
Di sela perayaan 30 tahun Philips AVENT, ia menjelaskan beberapa isi dari peraturan pemerintah tersebut, di antaranya setiap ibu yang melahirkan harus memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.
Selain itu, tenaga kesehatan dan penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan wajib melakukan inisiasi menyusui dini terhadap ibu pada bayi yang baru dilahirkannya paling singkat selama satu jam.
Selanjutnya, tenaga kesehatan dan penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan juga wajib menempatkan ibu dan bayi dalam satu ruangan atau rawat gabung kecuali ada indikasi medis yang ditetapkan dokter.
Berikutnya, pemberian susu formula untuk bayi pun dilarang kecuali dalam kondisi tertentu.
Lainnya, tempat kerja dan sarana umum pun harus mendukung pemberian ASI eksklusif dengan menyediakan fasilitas khusus memerah ASI eksklusif.

Artikel ini ditulis oleh:

6.420 Pohon Bakau Ditanam DKP DKI

Jakarta, Aktual.co —Dinas Kelautan dan Pertanian (DKP) Provinsi DKI Jakarta telah menanam sebanyak 6.420 pohon bakau (mangrove) di pesisir pantai Jakarta untuk memperbaiki kerusakan lingkungan dan ekosistem pantai.
“Penanaman pohon ini dilakukan di kawasan hutan tol Sedyatmo, Jakarta Utara untuk merehabilitasi pantai di daerah-daerah pesisir yang rusak akibat abrasi atau interupsi air laut,” kata Kepala Bidang Kehutanan DKP DKI Jakarta Jaja Suarja di Jakarta, Jumat (17/10).
Jaja mengatakan daerah pesisir yang ditanami pohon bakau menjadi ekowisata, kawasan wisata sekaligus untuk pelestarian hutan bakau.
“Pesisir pantai dengan hutan mangrove dapat menjadi tempat wisata alam dan koleksi mangrove seperti kebun raya mangrove,” katanya.
Ia mengatakan penanaman pohon bakau berguna untuk melindungi pantai dan tebing sungai dan daerah di belakang mangrove dari hempasan gelombang dan angin kencang.
“Hutan mangrove menjaga garis pantai agar tetap stabil, mencegah terjadinya erosi laut dan mampu menyerap dan mengurangi bahan polutan,” ujarnya.
Ia mengatakan hutan bakau 40 kali lebih mampu menyerap bahan-bahan polutan dibandingkan hutan tropis.
Berdasarkan data DKP 2014, penanaman pohon bakau tersebut dilakukan sejak Maret hingga Juni 2014 dengan rincian, 80 pohon pada Maret, 510 pada April, 150 pohon pada Mei, dan 5680 pohon pada Juni.
Selain itu, DKP DKI telah menanam 92.300 pohon bakau di Kawasan Hutan Tol Sedyatmo sejak Februari hingga November 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pertina Coret Ari Agustin dari Pelatnas SEA Games 2015

Jakarta, Aktual.co — Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina), memutuskan mencoret Ari Agustin, dari tim pelatnas proyeksi SEA Games 2015, karena masalah indisipliner.

Ketua Bidang Kepelatihan Pelatnas PP Pertina, John Amanupunyo, mengatakan petinju asal Kalimantan Barat itu resmi tersingkir dan digantikan oleh Rafli Langi di kelas 56kg putra.

“Kita tidak bisa mempertahankan petinju yang tidak memiliki disiplin. Untuk penggantinya kita pilih Rafli Langi asal DKI Jakarta. Rafli selain berdedikasi juga memiliki kualitas dan prestasi di sejumlah kejuaraan,” katanya di Makassar, Jumat (17/10).

Untuk pencapaian terakhir Rafli, kata dia, ketika berhasil merebut medali perak pada kejurnas Piala Wapres di Lahat, Sumatera Selatan. Rafli menempati peringkat kedua setelah kalah dari Ari Agustin dibabak final.

Sementara bagi Ari, meskipun bersatus peraih emas namun bukan jaminan bisa bertahan jika tidak memiliki disiplin dalam berlatih. Pihaknya juga meminta pada seluruh petinju untuk terus fokus jika ingin memperkuat timnas di SEA Games 2014.

“Hal ini berlaku bagi atlet manapun. Kami mengambil sikap tegas dengan harapan bisa berprestasi khususnya di SEA Games 2015,” katanya.

Sementara untuk sembilan atlet yang lain, dirinya mengaku tidak mengalami perubahan. Seluruh atlet juga sudah fokus mengikuti program pelatnas di Jakarta.

Untuk sembilan atlet yang juga menghuni pelatnas SEA Games 2015 yakni Kornelis Kwangu (Bali/kelas 49kg), Farrand Papendang (Papua Barat/kelas 60kg), Vinky Montolalu (DKI Jakarta/kelas 64 kg), dan Kristianus Nong Sedo asal Kaltim di kelas 75kg putra.

Sementara empat putri yang dipanggil yakni Beatrik Suguro (Kalsel, 48kg), Novita Sinadia (DKI, 51kg), Noberta (Papua Barat, 54kg), dan Kristina Jembay (Papua Barat, kelas 57kg).

Mantan Direktur Teknik Pertina Sulsel itu menjelaskan dalam pelatnas kali ini memang tidak memanggil petinju asal Sulsel seperti Alex Tatontos dan Erico Amanupunyo yang tak lain anaknya sendiri. Kualitas keduanya dinilai masih kalah bersaing dengan atlet yang sudah disebutkan.

Namun demikian, kata dia, pihaknya tentu berharap bermunculan atlet baru yang bisa memperkuat timnas dalam sejumlah kejuaraan internasional.

“Seluruh atlet yang sekarang menghuni pelatnas kita harapkan tetap menjaga dan meningkatkan kualitasnya agar bisa mempersembahkan yang terbaik bagi timnas. Saya kira peluang atlet meraih prestasi cukup terbuka,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Mendag Turunkan Target Ekspor USD5,7 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah merevisi target ekspor Indonesia 2014 sebesar USD5,7 miliar dari sebelumnya ditargetkan sebesar USD190 miliar, menjadi USD184,3 miliar atau hanya mengalami kenaikan 0,9 persen dari kinerja ekspor tahun 2013.

“Untuk tahun 2014, Kementerian Perdagangan mengkoreksi target ekspor Indonesia dari sebelumnya USD190 miliar menjadi USD184,3 miliar,” kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (17/10).

Lutfi mengatakan, jika dibandingkan dengan kinerja ekspor pada 2013 lalu yang tercatat sebesar 182,6 miliar dolar AS, sesungguhnya pertumbuhan ekspor ditargetkan sebesar 4,1 persen, namun, dengan adanya koreksi tersebut maka pertumbuhan hanya menjadi sebesar 0,9 persen.

Menurut Lutfi, koreksi target ekspor tersebut lebih disebabkan turunnya harga komoditas utama ekspor Indonesia dikarenakan masih belum pulihnya perekonomian dunia, dan menekan harga komoditas unggulan Indonesia.

“Seperti kita ketahui, perekonomian dunia dikoreksi, dari sebelumnya diprediksi sebesar 4,7 persen menjadi 3,1 persen, dan hal tersebut diikuti pula dengan banyaknya komoditas Indonesia yang tergantung dengan pasar dunia,” tutur Lutfi.

Lutfi menjelaskan, seperti harga Crude Palm Oil (CPO) telah mengalami penurunan harga sebesar 21,7 persen dari 928 dolar AS per metrik ton menjadi 726 dolar AS per metrik ton, batu bara turun 15,4 persen dari 78,6 dolar AS/MT menjadi 66,4 dolar AS/MT.

Selain itu, karet juga mengalami penurunan yang cukup tajam mencapai 28,79 persen, dari sebelumnya 2.230 dolar AS/ton menjadi 1.588 dolar AS/ton, tembaga turun enam persen dari sebelumnya 7.291 dolar AS/MT menjadi 6.782 dolar AS/MT, dan bijih besi yang turun lebih dari 35 persen dari 128 dolar AS/MT menjadi 82 dolar AS/MT.

“Kendati banyak penurunan yang drastis tersebut, kita melihat pertumbuhan ekonomi di negara tujuan ekspor seperti Tiongkok, India, Inggris, Amerika Serikat dan Taiwan masih menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik,” ucap Lutfi.

Menurut Lutfi, pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang sebelumnya diprediksi 7,4 persen, naik menjadi 7,5 persen, sementara India dari 4,6 persen menjadi 5,7 persen, Taiwan dari 3,1 persen menjadi 3,7 persen, dan Amerika Serikat dari 1,9 persen menjadi 2,5 persen.

“Kita harus mengkoreksi, tapi kita masih melihat bahwa geliat pertumbuhan ekonomi dunia, terutama negara-negara tujuan ekspor masih terlihat positif walaupun ada juga yang mengalami penurunan seperti Singapura,” ujar Lutfi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, secara kumulatif, kinerja ekspor Indonesia untuk periode Januari-Agustus 2014 mencapai 117,42 miliar dolar AS atau menurun 1,52 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2013 lalu.

Sementara impor, untuk periode yang sama, tercatat mencapai 118,83 miliar dolar AS atau mengalami penurunan sebesar 4,82 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2013 lalu.

Dengan demikian, defisit neraca perdagangan Indonesia untuk Januari-Agustus 2014 mencapai 1,41 miliar dolar AS kendati neraca perdagangan non-migas mampu mengantongi surplus sebesar 7,18 miliar dolar AS, namun harus tertekan dengan defisit neraca perdagangan migas sebesar 8,59 miliar dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Minggu, Bojonegoro Adakan “Grebeg Berkah Jonegaran”

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, akan menggelar “Grebeg Berkah Jonegaran”, 19 Oktober, sebagai ungkapan rasa syukur dalam berbagai bidang pembangunan dan menjadi puncak acara perayaan HUT ke-337 kabupaten tersebut.
“Acara Grebeg Berkah Jonegaran yang digelar kedua kalinya ini merupakan puncak HUT ke-337 Kabupaten Bojonegoro,” kata Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Suyanto, di Bojonegoro, Jumat (17/10).
Ia menjelaskan bahwa di dalam acara budaya itu akan ditampilkan tumpeng utama dengan tinggi 2,25 meter, yang dilengkapi dengan berbagai hiasan hasil pertanian di daerahnya berupa sayur mayur, buah-buahan dan produk pangan lainnya.
“Selain tumpeng utama, juga ada empat tumpeng pendukung yang tingginya masing-masing satu meter, juga dengan hiasan produk hasil bumi di Bojonegoro,” ucapnya menegaskan.
Menurut dia, acara Grebeg Berkah Jonegaran juga akan melibatkan berbagai lapisan masyarakat di 430 desa/kelurahan di daerahnya, juga seluruh jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD), perusahaan daerah, juga pihak lainnya.
“Sesuai target nantinya akan ada sekitar 5.000 tumpeng makanan, yang dibawa berbagai lapisan masyarakat untuk dimakan bersama di dalam acara Grebeg Berkah Jonegaran,” tandasnya.
Sesuai rencana, menurut dia, acara “Grebeg Berkah Jonegaran” akan diawali dengan upacara adat pengambilan api di lokasi api abadi Kahyangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, yang kemudian disemayamkan di pendopo pemkab.
“Tumpeng utama, dan empat tumpeng pendukung bersama api akan dikirab dengan berjalan kaki dari pendopo pemkab menuju alun-alun,” paparnya.
Ia menambahkan Bupati Bojonegoro Suyoto, yang akan memimpin acara Grebeg Berkah Jonegaran, sekaligus akan membagikan produk hasil bumi di daerahnya yang menjadi hiasan tumpung utama dan empat tumpeng pendukung kepada pengunjung.
“Seperti tahun lalu, masyarakat sangat antusias mengikuti acara budaya tersebut, termasuk ikut berebut memperoleh produk hasil bumi hiasan tumpeng,” terangnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jaga Fundamental Ekonomi, BKPM: Investor Lihat Kinerja Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar mengatakan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diharapkan bisa mendorong kepercayaan investor untuk menanamkan modal di Indonesia.

“Faktor pemerintah baru diharapkan bisa dorong lebih kuat tingkat kepercayaan dengan menjaga momentum fundamental yang terjaga untuk jangka menengah dan panjang yang berkelanjutan,” kata Mahendra dalam paparan realisasi investasi di Jakarta, Jumat (17/10).

Menurut dia, pencapaian cemerlang dari realisasi investasi triwulan III 2014 yang tumbuh 16,8 persen menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan investor terhadap kondisi dasar fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.

Demikian pula ekspektasi dan kepercayaan yang kuat terhadap dasar dan motor pertumbuhan utama Indonesia tetap berlanjut karena didorong oleh kelas menengah.

“Satu dua kali kami bertemu dengan para investor. Intinya, mereka pastilah akan menambah investasi jika dilihat dari perkembangan yang ada, tapi yang mereka mau lihat apakah mereka mau ‘top-up’ investasi. Itulah yang mau mereka konfirmasi dari pemerintah yang baru,” ujarnya.

Mahendra berharap keberadaan pemerintah baru diharapkan bisa memberikan iklim positif bagi investasi guna menumbuhkan ekspektasi investor dan meningkatkan realisasi.

BKPM mencatat realisasi investasi pada triwulan III 2014 mencapai Rp119,9 triliun, tumbuh 19,3 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp100,5 triliun. Angka tersebut memecahkan rekor pencapaian tertinggi sejak 2010.

Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp41,6 triliun, naik 24,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tumbuh 16,9 persen dengan sebesar Rp78,3 triliun.

Ada pun secara kumulatif realisasi investasi pada Januari-September 2014 mencapai Rp342,7 triliun, tumbuh 16,8 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp228,3 triliun dengan pertumbuhan 14,6 persen.

Pertumbuhan itu ditopang oleh realisasi investasi PMDN di sektor listrik, gas dan air; industri makanan; transportasi, gudang dan telekomunikasi; perumahan, kawasan industri dan perkantoran serta industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi.

Realisasi PMDN mayoritas disumbang oleh Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Sementara realisasi investasi PMA ditopang oleh sektor pertambangan; transportasi, gudang dan telekomunikasi; industri makanan; industri kimia dasar, barang kimia dan farmasi serta tanaman pangan dan perkebunan.

Realisasi PMA datang dari Singapura, Jepang, Belanda, Inggris dan Malaysia. Sedangnya di dalam negeri, realisasi PMA dilakukan di Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Banten dan Jawa Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain