13 April 2026
Beranda blog Halaman 42615

Ito Warsito: Pungutan OJK Kurangi Laba BEI

Jakarta, Aktual.co — Pungutan sebesar 15 persen dari nilai pendapatan yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai akan menggerus laba bersih Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ito Warsito selaku Direktur Utama BEI mengaku bahwa pungutan OJK tersebut berdampak signifikan terhadap kinerja BEI.

“Pungutan sebesar 15% itu sudah full dari total pendapatan usaha tentu berdampak signifikan pada kinerja BEI, tapi ini kan untuk kebaikan industri keuangan tidak perlu dipermasalahkan,” ujar Ito di Jakarta, Rabu (29/10).

Pada tahun 2015 biaya usaha BEI sebesar Rp772,73 miliar termasuk biaya iuran OJK sebesar Rp118,15 miliar, sehingga laba sebelum pajak menjadi Rp128,21 miliar. Setelah dikurangi estimasi beban pajak maka perkiraan laba bersih BEI 2015 sebesar Rp81,71 miliar.

Perlu diketahui bahwa pada tahun 2015 mendatang OJK mewajibkan para Self Regulator Organisation (SRO) dan penyelenggara perdagangan Surat Utang Negara (SUN) di luar bursa efek membayar usaha. Tahun ini OJK masih mengenakan 2/3 dari ketentuan normal.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Mengapa Orang Sekarang Lebih Susah Dapat Jodoh? Ini 7 Jawabannya

, Aktual.co — Usia sudah di atas 30 tahun, namun jodoh belum kunjung tiba. Jangankan calon pendamping hidup, pacar pun sampai sekarang masih belum punya juga. Mungkin, itulah keluhan dan problematika yang sering dialami oleh lajang jaman sekarang. 
Ada orang yang mudah mendapatkan jodoh, namun ada pula orang yang sulit untuk menemukan tambatan hatinya. Yang menjadi pertanyaannya, apa masalahnya?

Manusia biasanya jatuh cinta dengan seseorang yang memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkannya. Kriteria tersebut biasanya dibuat berdasarkan berbagai faktor seperti pengalaman masa lalu, hubungan kita dengan orang tua, dan kejadian-kejadian yang pernah terjadi dalam hidup kita. 
Ada 7 alasan mengapa generasi jaman sekarang ada yang masih sulit untuk mendapatkan jodoh, yaitu: 
1. Tidak tega menyakiti perasaan orang lainKarena memiliki rasa takut untuk melukai diri sendiri bisa menjadi penyebab Anda menutup diri terhadap lawan jenis, yang mengakibatkan Anda semakin kesulitan untuk menemukan si Mr. Right itu. 
2. Punya standar kriteria tinggi Standar yang terlalu tinggi juga bisa membuat kita sulit untuk menemukan jodoh. Terlalu menuntut kesempurnaan bisa menghambat kita untuk membuka diri untuk bertemu orang-orang baru. Apalagi jika terlalu sering melihat sisi negatif seseorang karena merasa diri kita ini jauh lebih baik dari dirinya.
3. Takut akan komitmenDengan berkomitmen, maka dibutuhkan perhatian dan prioritas, masalahnya tidak semua orang sanggup akan hal tersebut. Ketakutan akan komitmen inilah yang membuat sejumlah orang tak berani jatuh cinta atau memulai hubungan, dan jodoh pun jadi semakin jauh.
4. Tidak bisa memahami apa artinya cintaBanyaknya film dengan kisah-kisah cinta yang ditonton. Berbagai kejadian tentang hubungan asmara yang kita ketahui lewat akun media sosial. Belum lagi dengan pengaruh banyaknya budaya yang bisa kita serap dengan mudah. Hal tersebut bisa membuat kita bingung akan arti cinta yang sesungguhnya. Hingga kita jadi semakin kesulitan untuk membedakan siapa yang benar-benar tulus mencintai kita dan siapa yang tidak.
5. Dalam taraf proses penyembuhan diri sendiriSaat seseorang baru mengalami kegagalan dalam menjalin hubungan percintaan, maka dibutuhkan waktu untuk pulih. Menyembuhkan luka karena sakit hati pun biasanya butuh proses tersendiri. Apalagi di generasi sekarang di mana kita bisa terhubung dengan siapa saja dengan sangat mudah. 
Melihat akun media sosial mantan kekasih saja bisa membuat perasaan jadi sedih. Saat sedang dalam proses penyembuhan diri ini, secara tidak langsung kita membentengi diri untuk tak menemui orang baru.
6. Takut akan hubungan baruSering melihat hubungan orang lain gagal bisa membuat kita jadi takut untuk memulai hubungan sendiri. Takut gagal dalam menjalin hubungan juga bisa menghambat seseorang menemukan jodohnya saat ini.
7. Mungkin punya prioritas lainBanyaknya kesibukan dan aktivitas dapat menguras energi dan waktu kita. Akibatnya kita tak lagi punya waktu untuk mencari kekasih. Biasanya ketika kita sudah terfokus untuk mengejar puncak karier, kita jadi kehilangan prioritas untuk mencari jodoh. Dikutip dari laman berita wanita, Rabu (29/10). 

Menpora Akan Lakukan Pendalaman Soal Peralatan Olahraga

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, berjanji akan melakukan pendalaman ke setiap cabang olahraga (cabor), untuk mengetahui apa saja yang menjadi aspirasi mereka.

Hal ini terkait dengan keterlambatan peralatan latihan olahraga, bagi atlet yang dipersiapkan mengikuti Asian Games Incheon 2014, yang belum juga terselesaikan.

“Berikan saya waktu satu bulan untuk mengkaji dan menyambangi semua cabor. Sarana dan pra-sarana jadi masalah utama yang harus diselesaikan,” ujar Imam saat serah terima jabatan Menpora di Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (29/10).

Meski begitu, pria yang juga sempat menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PKB itu, tidak mengetahui soal permasalahan pengadaan peralatan kontingen Indonesia yang berlaga di Asian Games Korea Selatan beberapa waktu lalu.

“Saya belum tahu secara rinci permasalahan keterlambatan perlengkapan tersebut,” tambahnya.

Lebih jauh disampaikan Menpora yang baru menjabat itu, bahwa bukan hanya masalah peralatan. Terkait bonus atlet juga menjadi hal penting yang akan diperhatikan.

“Kesejahteraan atlet juga jadi prioritas utama. Karena kesejahteraan itu jadi faktor seberapa jauh prestasi yang bisa diraih. Iya beri kami waktu untuk melihat duduk persoalannya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Amin Rais dan JK Bahas Situasi Politik

Jakarta, Aktual.co — Akhirnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Amien Rais jadi melakukan pertemuan Club Bimasena, Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (29/10).  
Wapres Jusuf Kalla yang tiba terlebih dahulu, tampak hangat menyambut kedatangan Amin Rais pada pukul 19.00 Wib. Amin sendiri dengan menggunakan Toyota Vellfire Hitam, tampak didampingi oleh Wakil Ketua Umum PAN Drajad Wibowo.
“Nanti ya,” ucap Amin singkat.
Mereka berdua terlihat kompak mengenakan batik lengan panjang. Kalla memakai batik merah sedangkan Amien mengenakan batik biru dengan motif angka delapan. Sebelum masuk ke ruangan, keduanya berjabatan tangan di hadapan wartawan. Keduanya juga sempat cium pipi kanan, cium pipi kiri.
Pertemuan itu tak lepas dari situasi politik belakangan ini. “Apalagi Pak Amien kan tokoh reformasi. Prabowo (Subianto) kan sudah bertemu (Kalla), Bang Ical (Aburizal Bakrie) juga sudah ketemu,” ujar Juru Bicara Kalla, Husain Abdullah, Rabu (29/10).

Artikel ini ditulis oleh:

Ironis, Mahasiswi Hukum Terlibat Praktik Perdagangan Anak

Perdagangan Anak
Ilustrasi perdagangan anak. DOK/IST

Jakarta, Aktual.co —Ironis, seorang mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Pamulang, Tangerang Selatan, terlibat dalam praktik perdagangan manusia dan anak di bawah umur.
Tak tanggung-tanggung, mahasiswi bejat bernama Ayuningsih Prihatin itu menjual lebih dari dua gadis berusia 14 hingga 17 tahun untuk dijadikan sebagai pekerja seks komersial.
Dalam menjalankan aksinya, Ayu tak sendiri. Sepasang suami isteri Wahyu Chandra Efendi dan Helmi juga ikut menjalankan praktik tersebut.
Modusnya, mereka mengiming-imingi korban dengan janji tinggi. Kenyataannya, para korban dijual kepada pria hidung belang di sejumlah hotel di Jakarta.
Di sidang perdananya di Pengadilan Negeri Tangerang hari ini dengan agenda pembacaan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum Riana Nirmala menuntut ketiganya dengan dakwaan hukuman 20 tahun penjara.
Ketiganya dijerat Pasal 2, 6,12, 19 jo Pasal 48 UU no 21/2007 tentang tindak pidana perdagangan orang , jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, serta Pasal 88 uu/23/2009 tentang perlindungan anak. 
“Ancaman hukuman 20 tahun penjara,” kata JPU Riana Nirmala, Rabu (29/10). 
Majelis hakim yang diketuai Syamsudin memberikan kesempatan bagi ketiga terdakwa dan kuasa hukumnya untuk  menyusun eksepsi atau pembelaan pada sidang selanjutnya  yang  direncanakan digelar Rabu (5/11) pekan depan.

Artikel ini ditulis oleh:

KIH Tak Merasa Parlemen Tandingan Hambat Kinerja Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Politikus PDIP Arif Wibowo mengatakan jika pengukuhan pimpinan DPR RI tandingan dan mosi tidak percaya yang dibentuk oleh fraksi partai Koalisi Indonesia Hebat (KIH), tidak akan menghambat jalannya pemerintahan Presiden Joko Widodo.
“Kami bukannya ingin menghambat pemerintah presiden Jokowi, justru kami pengusung pemerintah ingin menyelamatkan konstitusional rakyat,” kata dia dalam di DPR, Jakarta, Rabu (29/10).
Eks anggota Komisi II DPR RI periode 2009-2014 itu mengatakan, justru yang menghambat kinerja pemerintahan Jokowi-JK adalah parlemen yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP). Hingga saat ini, parlemen  secara keseluruhan dikuasai oleh lima fraksi, yaitu  Golkar, Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat.
“Jadi jika kami disebut menghambat kinerja DPR dengan tidak menyerahkan nama-nama komisi alat kelengkapan dewan itu tidak benar. Padahal mereka (KMP) yang ingin menghambat dan menjegal pemerintahan Jokowi-JK,” kata dia.
Untuk diketahui, KIH sudah mengukuhkan pimpinan DPR RI yang disebut parlemen tandingan. Mereka itu, yakni Politisi PDI Perjuangan Pramono Anung sebagai ketua. Sedangkan, Abdul Kadir Kading (PKB), Syaifullah Tamliha (PPP), Dosi Iskandar  (Hanura) dan Rio Patrice Capella (NasDem) sebagai Wakil Ketua.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain