12 April 2026
Beranda blog Halaman 42631

Ikappi Ragukan Rencana Kemendag Bangun 5.000 Pasar Tradisional

Jakarta, Aktual.co —Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) merespon rencana Kementerian Perdagangan untuk membangun lima ribu pasar tradisional dalam lima tahun ke depan.
Meski menyetujui, namun Ketua Ikappi Abdullah Mansuri mengaku ragu rencana itu bisa terealisasi, mengingat APBN yang terbatas.
“Misalkan mereka dalam lima tahun membangun lima ribu pasar berarti dalam satu tahun harus membangun seribu pasar. Jika satu pasar memakan biaya sebesar Rp 10 miliar maka untuk seribu pasar akan memakan biaya Rp 10 triliun. Itu perlu dipertimbangkan juga,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (29/10).
Karenanya, ketimbang gembar-gembor berencana membangun lima ribu pasar baru yang malah terkesan mubazir, Mansuri berpendapat lebih baik Kemendag merevitalisasi saja pasar-pasar tradisional yang sudah tidak layak kondisinya. 
Selain itu, Mansuri pun berpendapat pembangunan ribuan pasar baru harusnya bukan hanya di pembangunan fisik saja.
Tapi hendaknya juga mengutamakan pembangunan mental sumber daya manusianya, baik pedagang pasar ataupun pengelola pasar.
“Karena selama ini belum mendapat sentuhan dari pemerintah. Sebelum melakukan pembangunan fisik hendaknya utamakan pembangunan pengelolaan pasar,” ujarnya.
Sebagai informasi, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji rencana pembangunan lima ribu pasar tradisional yang merupakan salah satu janji Jokowi saat kampanye pemilihan presiden.
Ia mengatakan, kajian tidak hanya mengenai pembangunan fisik pasar, tetapi juga mengenai pengelolaan dan sistem logistik barang di pasar tradisional. Pihaknya juga akan mengevaluasi keberadaan dan peran pasar tradisional selama ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri ESDM Janji Buang Kepentingan Kelompok

Jakarta, Aktual.co — Menteri ESDM Sudirman Said berjanji akan membuang kepentingan pribadi atau kelompok (vested interest) yang selama ini mengganggu kelancaran kegiatan sektor energi dan pertambangan.

“Kalau kita buang ‘vested interest’, maka semua hal bisa dilaksanakan,” katanya saat memberi sambutan dalam acara serah terima jabatan Menteri ESDM dengan Chairul Tanjung di Jakarta, Rabu (29/10).

Sudirman yang dikenal sebagai pegiat antikorupsi itu mengakui, pengalaman dan pengetahuannya soal ESDM masih terbatas karena hanya bersinggungan dengan sektor tersebut selama 10 tahun. Namun, dirinya yakin para pejabat Kementerian ESDM sudah mempunyai solusi teknis untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada.

“Kawan-kawan di sini punya kemampuan yang luar biasa,” katanya.

Hanya saja, lanjutnya, kadang kala “vested interest” menghambat pengambilan keputusan.

“Saya mulai dengan niat baik. Kalau kita buang ‘vested interest’, maka tidak ada yang tidak bisa diselesaikan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengungsi Sinabung Sambut Jokowi dengan Spanduk Pengharapan

Medan, Aktual.co — Puluhan siswa SD, SMP dan SMA yang merupakan anak-anak dari pengungsi Sinabung menyambut kedatangan Presiden Jokowi dengan spanduk pengharapan, Rabu (29/10).
Puluhan siswa itu melebarkan spanduk berisikan tulisan dan tanda tangan, dan harapan-harapan itu di Jalan Veteran, Kabanjahe. Jalur ini sedianya akan dilewati Presiden Jokowi menuju Posko utama penanggulangan bencana erupsi Sinabung.
Refelita Sianipar, pengungsi asal Desa Simacem kepada Aktual.co mengungkapkan pengibaran spanduk ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan hati. Ia ingin pemerintahan Jokowi memperhatikan para pengungsi yang sudah setahun lamanya berada di posko penampungan diperhatikan. 
“Relokasi yang selama ini dijanjikan agar direalisasikan. Kami seperti tidak diperhatikan, jadi kami memohon kepada pak presiden (untuk diperhatikan),” ucap Refelita.
Menariknya, dari antara tiga spanduk yang dibawa para siswa oleh anak-anak pengungsi dari tiga desa masing-masing Desa Bakerah, Simacem dan Suka Meriah, yang kini masih di posko-posko pengungsian itu, sebuah tulisan singkat ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi, Gubernur Sumut dan Plt. Bupati Tanah Karo.

Mungkinkah Rini Suwandi Jual BUMN?

Medan, Aktual.co — Kehadiran Rini Soemarno Soewandi dalam komposisi kabinet Jokowi-JK dinilai menjadikan kabinet pemerintahan baru periode 2014-2019 itu tak “kinclong”. Alasannya, Rini yang diplot sebagai Meneg BUMN terkait dengan sejumlah kasus lama.
Demikian dikatakan politisi asal Demokrat, Ramadhan Pohan menjawab Aktual.co di Medan, Selasa (28/10).
“Rini bikin Kabinet Jokowi ngga kinclong,” ujar Ramadhan.
“Menteri Rini disorot pasar dan publik. Media dan publik yang mengorek-ngorek kasus-kasus masa lalu dan mendugakannya dengan stabilo KPK yang beredar luas. Beberapa masalah, seperti BLBI, pembelian Sukhoi diduga melibatkan Rini dan disebut banyak media. Ada ketakutan publik, ketika dia jadi menteri, dia akan leluasa menjual BUMN,” ungkapnya.
Dikatakannya, terkait isu yang beredar luas itu, hingga kini belum ada bantahan yang kuat. Dan lagi-lagi, itu menyebabkan pasar malas merespon kabinet ala Jokowi.
“Tak terdengar bantahan kuat. Kabinet Jokowi jadinya ngga nyetrum. Pasar merespon dingin, malas-malasan. Pemerintah ini dimulai dengan trust makanya Jokowi terpilih. Tapi modal trust itu jadi percuma karena disia-siakan. Jika publik ngga punya trust ke pemerintah, gegara catatan masa lalu Menteri Rini, ya miris,” kata dia.

Terkait Dirut Pertamina, Rini Akui Kantongi Sejumlah Nama

Jakarta, Aktual.co — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku bahwa pihaknya sudah menyiapkan beberapa nama untuk dijadikan calon direktur utama Pertamina.

“Sekarang Dirut Pertamina sementara masih dijabat oleh Plt Muhamad Husen. Diperpanjang atau diganti dengan yang baru, hal itu masih menunggu rapat selanjutnya,” ujar Rini di Jakarta, Rabu (29/10).

Rini mengatakan, pihaknya saat ini sudah mengantongi nama-nama untuk diusulkan menjadi penggantinya.

Selain hal itu, terkait komisaris utama Pertamina Bambang Brodjonegoro yang terpilih menjadi menteri Keuangan, Komisaris Utama Pertamina Sugiharto enggan berkomentar banyak mengenai pergantian komisaris tersebut.

“Masih akan dibahas di rapat internal dulu,” ucapnya saat ditemui di Lobby Gedung KBUMN sambil berjalan cepat menuju lift.

Sebagai informasi, berdasarkan pantauan Aktual, hingga saat ini Komisaris Utama Pertamina Sugiharto dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro masih berada di gedung Kementerian BUMN. Sementara Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Ignatius Jonan terpantau telah meninggalkan KBUMN setelah menggelar pengangkatan Edi Kusmoro sebagai Dirut PT KAI yang baru.

Sebelumnya sudah ada nama kandidat dirut Pertamina seperti Darwin Silalahi yang saat ini menjabat sebagai CEO Shell Indonesia dan Taslim Yunus yang memiliki jabatan VP Representatif SKK Migas untuk Petrochina, Hanung Budya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ketua Komisi II DPR, Rambe Kamarul Zaman

Jakarta, Aktual.co — Rapat pemilihan pimpinan komisi II DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon memutuskan, Ketua komisi II dijabat oleh Rambe Kamarul Zaman dari fraksi Partai Golkar.
Sedangkan wakilnya, Ahmad Riza Patria (Gerindra), Wahidin Halim (Demokrat) dan Mustafa Kamal (PKS).
Usai diketuk dan menetapkan, Fadli menyerahkan palu pimpinan kepada ketua komisi II periode 2014-2019. Rambe pun yang bersama dengan wakil ketua lainnya, langsung memimpin rapat.
“Baik, mungkin kita perkenalan terlebih dahulu oleh anggota komisi,” kata Rambe di dalam ruang rapat komisi II DPR RI, Jakarta, Rabu (29/10). 

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain