21 April 2026
Beranda blog Halaman 42805

Ditanya Dapat Jatah Menteri, Ical: Golkar Jadi Wakil Presiden

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan, pertemuannya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla tak membahas soal kabinet. Ical mengakui kalau pertemuannya tadi hanya makan-makan saja.
“Dikasih makan enak, terus ngobrol,” kata Ical yang didampingi JK, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (24/10).
Ketika ditanya apakah Partai Golkar ditawari untuk menempatkan kadernya di kabinet Jokowi-JK, Ical menjawab bahwa Golkar sudah punya kader yang kini menjabat Wakil Presiden.
“Ini ada Golkar jadi wakil presidennya (Jokowi),” kata Ical.

Artikel ini ditulis oleh:

Danjen Kopassus Baru Janji Meningkatkan Profesionalitas Prajurit

Jakarta, Aktual.co — Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Doni Monardo berjanji akan meningkatkan profesionalisme prajuritnya dan akan melanjutkan program yang sudah berjalan selama masa kepemimpinan Mayjen TNI Agus Sutomo.
“Pertama saya akan konsolidasi dulu dengan Pak Agus apa yang sudah dilakukan selama satu tahun terakhir ini,” kata Doni usai serah terima jabatan di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (24/10).
Menurut dia, peningkatan profesionalisme prajurit sangat penting dalam menjalankan tugas, bahkan dirinya akan melipatgandakan profesionalisme prajurit baret merah Kopassus.
Mayjen TNI Agus Sutomo yang kini menjabat sebagai Pangdam Jaya mengatakan, ini bukan kali pertama Mayjen Doni Monardo menggantikan jabatan yang ditinggalkannya.
Pertama Doni Monardo menggantikan Agus Sutomo sebagai Wakil Asisten Operasi (Waasops) Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), kedua Komandan Grup A Paspampres, ketiga Komandan Komando Resor Militer (Danrem) Bogor, keempat Wakil Komandan (Wadan) Paspampres, kelima Komanan Paspampres dan keenam Danjen Kopassus.
Dirinya yakin, Doni sudah tahu betul apa yang dilakukan selama menjabat. “Berarti Pak Doni sudah hafal betul apa yang sudah saya lakukan, dan Pak Doni berjanji akan melanjutkan termasuk apa yang sudah dirintis sama pendahulu-pendahulu,” papar Agus.
Jenderal berbintang dua itu berharap dengan kemampuan yang dimiliki Doni, Kopassus bisa seperti yang diharapkan Kepala Sfat TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Gatot Nurmantyo dan rakyat Indonesia, karena Kopassus milik rakyat Indonesia dan sebagai aset bangsa.
“Kopassus adalah senjata pamungkas negara. Di bawah kepemimpinan Pak Doni saya yakin Kopassus akan lebih maju, lebih solid, semangat, dan lebih profesional, dan dicintai rakyat,” ujar Agus.

Artikel ini ditulis oleh:

GFI: Megawati ‘Keukeuh’ Plot Rini Soemarno Jadi Menteri BUMN

Jakarta, Aktual.co — Batalnya pengumuman kabinet Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla beberapa waktu lalu di Pelabuhan Tanjung Priok mengundang banyak spekulasi dari kalangan pengamat dan peneliti. 
Menurut Peneliti ekonomi politik Global Future Institute (GFI) Hendrajit, batalnya pengumuman kabinet Jokowi itu lebih disebabkan oleh ‘ruwet-nya’ perseteruan internal terkait nama-nama menteri.
“Ruwetnya perseteruan di sisi internal kubu Jokowi yang menjadi penyebab batalnya pengumuman di Tanjung Priuk itu,” kata Hendrajit dalam Diskusi Buku di Dapur Selera, Tebet, Jakarta, Jumat (24/10).
Terutama nama Rini Soemarno yang sejak awal akan diplot sebagai Menteri BUMN, dan seiring itu, KPK justru memberi ‘stabilo merah’ kepada nama mantan Menteri Perindustrian tersebut.
“Masalahnya yaitu KPK memberi stabilo merah Rini Soemarno. Tapi dilain sisi, Megawati akan all out untuk memplot nama Rini sebagai Menteri BUMN. Kemudian juga informasi nama Rini pun diminta Bakrie diplot sebagai menteri,” terangnya.
Dalam kabar tersebut, lanjut Hendrajit, adanya deal antara Bakrie dan Jokowi untuk nama Rini Soemarno jadi Menteri BUMN.
Seperti diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun dari orang dekat Presiden Joko Widodo, penundaan pengumuman lantaran masih belum lengkapnya komposisi menteri.
Menurutnya, pengumuman itu tertunda kemungkinan akibat ada calon menteri yang masih bermasalah dengan penegak hukum komisi pemberantasan korupsi (KPK).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Temui Wapres JK, Ical: Kasih Undangan Resepsi

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengungkapkan kedatangannya ke kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla, hari ini, Jumat (24/10).
Ical mengakui kalau kedatangannya untuk memberikan undangan resepsi HUT ke-50 Partai Golkar kepada mantan Ketum Golkar itu.
“Menyampaikan undangan resepsi 50 tahun Golkar,” kata Ical.
Ical bahkan sempat berkata bahwa dirinya menyampaikan undangan kepada JK sebagai Ketua Umum Golkar.
“Saya menyampaikan undangan kepada ketua umum, saya hanya penggantinya,” kata dia.
Dia juga mengatakan bahwa JK berjanji bersedia hadir pada resepsi HUT Golkar tersebut.
“Beliau bersedia hadir,” kata Ical.
Dia juga menambahkan, acara dimaksud akan berlangsung pada tanggal 28 Oktober 2014.
Sementara itu, Ical juga menegaskan bahwa kehadirannya di kantor wapres tidak terkait dengan pembahasan kabinet.
“Tidak bahas kabinet, apa urusannya kabinet dengan saya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Massa GMJ Datangi DPRD, Tolak Ahok Jadi Gubernur

Jakarta, Aktual.co —Puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) geruduk Gedung DPRD DKI Jakarta. 
Aksi unjukrasa yang dimulai pukul 14.33Wib ini masih seputar penolakan pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur definitif DKI Jakarta.
“Hari ini kita pemanasan demo untuk aksi besar-besaran 10 November, hari ini ada Front Pembela Islam dan Forum Betawi Bersatu (FBB) yang turun dari GMJ. Masih seputar penolakan Ahok, apapun caranya Ahok harus turun,” kata  salah satu staf pengurus GMJ, Fachrudin, di depan Gedung DPRD DKI Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Jumat (24/10).
Selain gelar orasi, dalam aksi mereka kali ini juga akan menyebarkan edaran yang berisi dosa-dosa Ahok dan ajakan kepada masyarakat Jakarta untuk hadir dalam acara aksi damai penolakan Ahok tanggal 10 November nanti.
“Kita akan mengajak masyarakat, majelis talim, ormas Islam dan ormas betawi yang akan dilaksanakan 10 November. Masih satu tuntutan yakni menolak Ahok sebagai Gubernur DKI,” ujarnya.
Saat ini puluhan orang yang tergabung dalam GMJ telah berkumpul di depan gerbang Gedung DPRD DKI Jakarta. Semua peserta aksi membawa atribut kebesarannya mulai dai FPI, Gerakan Reformis Islam, dan FBB.
GMJ sendiri diketahui dibentuk oleh sejumlah pimpinan ormas kedaerahan dan ormas Islam se-Jakarta pada 13 Oktober lalu. 
Dalam pertemuan itu mereka sepakat membentuk organ baru, bernama Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) dan bersepakat akan melengserkan Ahok lewat jalur konstitusi.
Humas Front Betawi Rempug (FBR) Enjun membenarkan kabar itu. Saat dihubungi Aktual.co, dia mengatakan memang ada pertemuan di kediaman salah seorang ulama dan juga merupakan toloh Betawi, KH. Fachrurozi Ishak.
Kata Enjun, dalam pertemuan itu berhasil dirumuskan dua poin. 
“Pertama menolak Ahok sebagai Gubernur DKI, dan kedua mendesak DPRD untuk menggunakan hak-haknya menolak Ahok,” kata H. Enjun, di Jakarta, Rabu (14/10).
Ditambahkan dia, pertemuan itu juga dihadiri dewan-dewan masjid seluruh Jakarta. Rencananya, dalam waktu dekat mereka akan membuka posko-posko menolak Ahok di masjid dan mushola di Jakarta.
“GMJ ini akan buat posko-posko tolak Ahok di setiap Masjid dan Mushola se-Jakarta. juga dikumpulin petisi tolak Ahok yang nantinya akan dibawa ke DPRD DKI Jakarta, kita desak hak angket dan interpelasi untuk tidak angkat Ahok sebagai Gubernur,” tegas Enjun
Selain itu, GMJ juga akan menggelar aksi damai menolak Ahok pada 10 November mendatang yang bertepatan dengan hari Pahlawan. 

Artikel ini ditulis oleh:

Datang ke KPK Mochtar Effendi Urus Mobil yang disita KPK

Tersangka kasus suap mantan Ketua MK Akil Mochtar yang memberikan keterangan palsu, Muchtar Effendi diwawancarai wartawan usai mengurus administrasi pengembalian mobil Toyota Fortuner di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (24/10/2014). KPK memutuskan untuk mengembalikan mobil sitaan, Toyota Fortuner milik Muchtar Effendi. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Berita Lain