12 April 2026
Beranda blog Halaman 42987

Krisis Patriotisme Picu Runtuhnya Ekonomi Berdikari Indonesia

Jakarta, Aktual.co —  Pancasila merupakan induk dari penyusunan dasar-dasar penyelenggaraan ekonomi nasional, dimana pasal 33 UUD 1945 menjadi panduan operasional bagaimana kegiatan ekonomi tersebut dilakukan. Merujuk pada penjelasan pancasila dan UUD 1945, karakter ekonomi Indonesia haruslah berasaskan ‘kekeluargaan’, dalam hal ini dimaksudkan adalah koperasi. Demikian dikemukakan oleh Ketua Koalisi Anti Utang (KAU) Dani Setiawan pada diskusi media bertajuk ‘Pak Jokowi: Tidak pada kabinet mafia, koruptor dan neoliberal’ di Jakarta, Jumat (17/10).

Menurutnya, koperasi, secara konsepsional para pendiri bangsa telah mewariskan strategi yang jelas untuk mewujudkan ekonomi berdikari berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Strateginya adalah menyusun perekonomian berdasarkan asas kekeluargaan, menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak,” ujar Dani.

Lebih lanjut dikatakan pemerintah harus memastikan bahwa bumi, air dan segala kekayaan yang terkandung di dalamnya dipergunakan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Namun, karakter tersebut kini telah lenyap dari wajah perekonomian Indonesia. Bahkan kondisi ekonomi saat ini justru mewarisi ciri ekonomi kolonial dalam tingkat yang semakin dalam. Lihat saja, sekitar 60 persen ekspor Indonesia masih berupa bahan mentah. Indonesia juga semakin bergantung pada impor hasil industri bahkan lebih parahnya kini Indonesia justru malah menjadi negara pengimpor pangan.

“Indonesia semakin bergantung pada modal asing yang telah mendominasi sektor-sektor perekonomian nasional. Bahkan, Pemerintah dan sektor swasta telah terpuruk dalam jeratan utang luar negeri yang mencapai Rp3.000 triliun lebih,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, hal ini terjadi sejalan dengan diadopsinya pemikiran ekonomi berpaham kapitalisme atau neoliberalisme dalam kebijakan ekonomi nasional oleh sejumlah ekonom sejak masa orde baru, praktis terjadi pembelokan arah dan strategi ekonomi berdikari. Sejak masa orde baru, ekonomi berdikari tidak dapat diwujudkan karena dukungan sumber daya manusianya tidak memiliki patriotisme, bahkan cenderung menjadi agen asing atau kolonial.

Akibatnya, di tangan sejumlah teknokrat atau ekonom inilah Indonesia memulai liberalisasi investasi sejak tahun 1967, leberalisasi perbankan, keuangan, dan perdagangan sejak tahun 1980-an, melaksanakan restrukturisasi ekonomi berdasarkan titah IMF, Bank Dunia, dan lembaga asing lainnya sejak 1998 hingga saat ini. Dan kelompok inilah yang juga membela kebijkan bailout Bank Century.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ditinggal Jokowi, Ahok: Dia Cuma Nyebrang Monas Kok

Jakarta, Aktual.co —Ditinggal Joko Widodo yang melenggang jadi Presiden Terpilih RI, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengaku tak merasa sedih.
Lantaran mantan atasannya di Pemprov DKI itu toh hanya pindah kantor saja dari Balaikota DKI di Jalan medan Merdeka Selatan ke Istana Presiden di Merdeka Utara yang posisinya praktis tak jauh-jauh dari kantor lamanya dan hanya dihalangi lapangan Monas saja. 
“Enggak perlu perpisahan dengan Pak Jokowi, dia cuma nyeberang Monas doang kok. Kalau dia pulang ke Solo, saya baru sedih,” ujar Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (17/10).
Sambil tertawa Ahok berseloroh kalau dirinya justru merasa sedih kalau ditinggal Jokowi mudik ke tempat asalnya di Solo, Jawa Tengah.
Kendati ‘berpisah’, Ahok berharap jika Jokowi sudah resmi menjadi presiden untuk tidak melupakan koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi DKI dalam usaha membangun kota Jakarta menjadi lebih baik, sehingga masalah-masalah yang ada semakin mudah teratasi. 
Terlebih lagi Ahok dan Jokowi telah bersama-sama memimpin Jakarta selama dua tahun terakhir.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin telah mengeluarkan Keppres Nomor 98/T/2014 mengenai pengunguran diri Jokowi. Dengan begitu mulai kemarin Jokowi resmi tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI.
Secara otomatis Ahok pun menjadi Plt Gubernur DKI hingga nantinya resmi dilantik sebagai gubernur oleh DPRD DKI Jakarta.

Artikel ini ditulis oleh:

KMP Masih Kaji 122 UU Pro Asing yang Akan Diamandemen

Jakarta, Aktual.co — Koalisi Merah Putih (KMP) berencana melakukan amandemen 122 Undang-Undang yang pro terhadap asing. Namun, proses itu masih terus dikaji.
“Undang-undangnya masih terus dikaji, sampai sekarang 122 UU itu semuanya masih belum diseleksi lagi,” kata politikus Partai Golkar, Bambang Soesatyo di gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (17/10).
Bambang menjelaskan, dari 122 UU yang akan diamandemen, ada beberapa UU yang akan di revisi seperti UU Perbankan dan UU Pertambangan.
“Yang sudah pasti kita revisi baru UU Perbankan dan Pertambangkan,” kata dia.
Ketika diminta untuk membeberkan isi 122 UU tersebut, Bambang tak mau memberikannya.
“Belum bisa kita kasih dulu, itu masih dalam pembahasan, beri kami waktu mungkin 1 sampai 2 minggu lagi bisa saya kasih,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Pertandingan PSS Sleman vs Persiwa Tanpa Penonton

Jakarta, Aktual.co — PT Liga Indonesia (PT LI), selaku operator kompetisi sepakbola Indonesia, menetapkan bahwa, pertandingan babak delapan besar Divisi Utama, antara PSS Sleman vs Persiwa Wamena, tanpa penonton.

Pertandingan tersebut akan diselenggarakan di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (18/10).

Larangan tanpa penonton itu diambil, setelah Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, memberikan sanksi kepada PSS Sleman, setalah terjadi bentrokan suporter, pada Minggu (12/10), ketika pertandingan antara PSS Sleman melawan PSCS Cilacap.

“LIGA memutuskan laga PSS vs Persiwa dilaksanakan di Stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan, pada Sabtu (18/10) dan dilaksanakan tanpa penonton,” papar Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia, dikutip laman resmi PSSI, Jumat (17/10).

Selain itu, PT LI selaku operator kompetisi sepakbola di Indonesia, nampaknya sangat serius dengan hukumannya yang dilayangkan untuk tim asuhan Herry Kiswanto.

“Pertandingan hanya dapat disaksikan perangkat pertandingan, tim kesehatan, tim keamanan dan wartawan. Bila  pertandingan itu disaksikan penonton, maka laga itu dinyatakan sebagai pertandingan persahabatan,” kata pria yang biasa disapa Jokdri.

Penetapan stadion yang menjadi kandang Persita Tanggerang sebagai venue laga PSS vs Persiwa, sebenarnya sudah diputuskan oleh PT LI pada Rabu (16/10) kemarin. Keputusan tersebut ditetapkan setelah melihat Surat Keputusan Komdis PSSI pada 14 Oktober 2014 terkait sanksi terharap PSS Sleman.

Pada berita sebelumnya yang berjudul “Komdis PSSI Sanksi Pendukung PSS Sleman”, di mana Hinca Panjaitan yang menjabat sebagai Ketua Umum Komdis PSSI juga telah menghukum PSS Sleman.

Hukuman tersebut berupa sanksi pertandingan tanpa penonton yang dilaksanakan di tempat netral yang jaraknya minimal 100 km dari Kabupaten Sleman, saat PSS Slemana berjumpa Persiwa Wamena pada 18 Oktober 2014.

Artikel ini ditulis oleh:

Bangun Ekonomi Berdikari, Tidak Pada Kabinet Neoliberal!

Dari kiri ke kanan, Direktur Puspol Universitas Negeri Jakarta, Ubeidillah Badrun, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti, Koordinator Koalisi Anti Utang (KAU), Dani Setiawan, Direktur IHCS, Ridwan dan Sekjen FITRA Yenni Sucipto, saat diskusi “Bangun Ekonomi Berdikari, Tidak Pada Kabinet Neoliberal di Jakarta, Jumat (17/10/2014). Diskusi ini menyoroti adanya nama Sri Mulyani muncul masuk dalam Kabinet Jokowi-JK muncul, mau gimana lagi membawa Indonesia ketidak mandirian lagi, bisa-bisa negara ini hancur. Sri Mulyani, tidak sesuai dengan amalan konstitusi, tidak sesuai pancasila yang menjadi sistem di negara kita. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Sentimen Positif Politik, IHSG Melonjak 77,33 Poin

Jakarta, Aktual.co —  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 1,56 persen didorong sentimen positif dari eksternal dan dalam negeri.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 77,33 poin (1,56 persen) ke posisi 5.028,94. Sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 16,93 poin (2,02 persen) ke posisi 854,19.

Analis HD Capital, Yuganur Wijanarko mengatakan bahwa kondisi pasar regional dan sentimen politik di dalam negeri yang cukup baik mendorong indeks BEI bergerak naik cukup tinggi setelah sebelumnya bergerak dalam area konsolidasi.

“Selain dorongan dari pasar regional yang bergerak positif, sentimen menyambut pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI yang diperkirakan berjalan lancar membuat investor kembali mengambil posisi beli,” katanya di Jakarta, Jumat (17/10).

Reaksi yang positif itu, lanjut dia, mendorong laju IHSG BEI bergerak menembus level 5.000 poin. Secara teknikal, bila perdagangan saham selanjutnya indeks BEI ke posisi 5.045 poin maka akan tercipta tren penguatan.

Selain itu, ia menambahkan, dengan keadaan politik yang kondusif akan membuat program-program pemerintahan baru yang telah dicanangkan sebelumnya dapat berjalan baik dan didukung oleh parlemen, salah satunya mengenai penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Kalau dinaikan harga BBM dapat menurunkan defisit dan nantinya akan menguatkan nilai tukar rupiah,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 263.931 kali dengan volume mencapai 4,40 miliar lembar saham senilai Rp7,33 triliun. Tercatat, efek yang mengalami penguatan sebanyak 206 saham, turun sebanyak 107 saham, dan tidak bergerak nilainya atau stagnan 83 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 15,32 poin (0,65 persen) ke 22.023,21, indeks Nikkei turun 205,87 poin (1,40 persen) ke 14.532,51 dan Straits Times menguat 14,71 poin (0,47 persen) ke posisi 3.168,92.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain