7 April 2026
Beranda blog Halaman 43018

Denpasar Adakan “Petinget Rahina Tumpek Landep”

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar kembali menggelar “Petinget Rahina Tumpek Landep” yang ditandai dengan kirab, pameran keris dan saresehan.
Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra pada acara pembukaan “Petinget Rahina Tumpek Landep” di Denpasar, Rabu malam (15/10) mengatakan peringatan “Tumpek Landep” pada 18 Oktober 2014 sebagai kearifan lokal di Bali dengan representasi keris yang harus dihidupkan di era global dengan spirit yang terus dibangkitkan.
“Transformasi Tumpek Landep secara kekinian dengan fungsi dan makna arti keris yang harus diketahui oleh masyarakat, disamping pengetahuan tentang konsep lahiriah dan batiniah,” sambungnya.
Landep memiliki arti “ketajaman”, dengan fungsi keris tidak hanya untuk berperang saja, namun refresentasi keris sebagai religiusitas, kepemimpinan, dan kemasyarakatan dengan kearifan lokal yang tetap harus dibangkitkan.
Dalam era kekinian ketajaman yang dimaksud adalah ketajaman pemikiran yang inovatif menciptakan teknologi mutahir.
Konteks kekinian, menurut Rai Mantra pembuatan keris harus dihargai yang memerlukan kecerdasan dalam pembuatannya sebagai jiwa dan kekuatan.
Dikatakan dari zaman Nusantara dan Majapahit yang selalu menggunakan keris seperti zaman Bung Karno dengan spirit sebagai alat tempur yang memiliki kekuatan “inerpower”.
Dalam kegiatan ini diikuti sejumlah paguyuban dan tokoh keris Nusantara dari Jawa, Madura, Malang, dan Bandung dengan memamerkan berbagai jenis keris di Museum Bali.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Rai Mantra juga meluncurkan buku “Jelajah Keris Bali Seri 2” yang menyajikan informasi komprehensif dengan aneka ragam bahan dasar, teknologi, seleksi bahan sampai mewaspadai bahan beracun.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Wayan Gatra mengatakan pelaksanaan kegiatan ini untuk memotivasi para perajin khususnya perajin pande besi dan emas perak di Kota Denpasar untuk dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitasnya dengan bertukar pikiran sesama perajin dan masyarakat.
Ia mengatakan berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari kirab keris sebagai pertanda dibukanya “Petinget Rahina Tumpek Landep”, Pameran Keris yang didukung oleh SNKI (Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia), pemerhati dan pecinta keris, komunitas pecinta Kujang, serta didukung juga pecinta keris dari luar daerah seperti Jawa, Madura, Malang, dan Bandung.
Selain memamerkan 150 keris dari kolektor keris tokoh masyarakat, Puri, Griya, pejabat pemerintahan dan komunitas keris lainnya juga memamerkan 50 buah Kujang yang merupakan senjata daerah Sunda.
Disamping itu juga dilaksanakan sarasehan yang bertajuk “Memuliakan Keris Pusaka dan Mengapresiasi Nilai Kebangsaan”, pada hari Kamis, 16 Oktober dengan pembicara Anak Agung Bagus Ngurah Agung, Prof Dr I Wayan Maba, dan Dr Ida Ayu Tari Puspa.

Artikel ini ditulis oleh:

Henderson Bangga Memiliki Gerrard Sebagai Kapten

Jakarta, Aktual.co — Gelandang Liverpool, Jordan Henderson mengatakan, dirinya bersyukur dapat bermain bersama Steven Gerrard, ketika mantan kapten Inggris itu merayakan 11 tahunnya sebagai kapten di klub Anfield itu pada Rabu (15/10).

Gerrard, yang menulis pada akun Instagramnya berkata, “11 tahun silam saya menjadi kapten tim favorit saya semasa kanak-kanak, itu merupakan hari-hari paling membanggakan dalam karier saya. Merupakan kehormatan besar untuk menjadi kapten klub hebat ini #YNWA (You’ll Never Walk Alone, motto tidak resmi klub Liverpool).

Kelihatannya Henderson, yang sekarang menjadi wakil kapten Liverpool, akan menyandang ban kapten itu suatu hari kelak, namun ia menegaskan bahwa dirinya gembira untuk saat ini memiliki Gerrard sebagai kapten.

“Stevie mungkin bukan hanya kapten terbaik untuk Liverpool dan sebelumnya dengan Inggris, namun pada permainan ini sendiri,” kata Henderson kepada majalah resmi Liverpool FC, Kamis (16/10).

“Berada di sekitarnya memberi banyak keuntungan terhadap saya. Itu merupakan hal besar, setiap hari saya mengamatinya. Merupakan hasratnya untuk berkembang. Ia merupakan pemain terbaik dan yang paling berpengaruh di sini untuk kurun waktu yang lama, namun ia masih ingin tetap lebih baik lagi.”

“Ia berlatih dengan benar-benar serius dan mengatur ritme bagaimana sejumlah hal harus dilakukan. Semua yang lain mengikutinya. Ia melakukan banyak hal yang tidak dapat dilihat orang-orang dari luar.”

Henderson menambahi, “Di atas lapangan ia merupakan pemimpin yang hebat. Anda dapat melihat gol-gol, operan-operan, dan tekel-tekel yang ia lakukan; cara ia menginspirasi tim. Namun di luar lapangan, ia membawa diri dengan brilian pula. Ia merupakan orang yang baik dan semua orang di tim tahu bahwa mereka dapat pergi dengannya.” “Hal terpenting adalah ia meletakkan tim atas semua orang, termasuk dirinya. Hal terpenting adalah tim.” Jordan, yang bergabung dengan Liverpool dari Sunderland pada 2011 awalnya kesulitan dengan besarnya harapan saat ia tiba di Anfield, namun saat ini ia telah menjadi pemain reguler di tim Inggris.

“Itu merupakan salah satu hal terbesar yang perlu saya atasi saat pertama kali datang ke sini,” kata pemain 24 tahun ini.

“Saya masih berusia 20, 21 ketika saya bergabung dan ketika Anda masih muda, memikirkan banyak hal. Itu adalah salah satu area yang banyak saya tingkatkan,” ucapnya.

“Pada akhirnya Anda tidak dapat mengubah apa yang telah terjadi. Sepanjang Anda dapat belajar dari kesalahan-kesalahan, Anda akan baik-baik saja.” “Ketika kami mendapat hasil buruk atau saya tampil buruk, itu tidak bagus. Itu menyakitkan, itu merusak malam Anda, namun keesokan harinya Anda harus bangkit, membuang hal-hal negatif dan mengambil hal-hal positif.”

Artikel ini ditulis oleh:

Hindari Pemilihan Pimpinan Komisi Melalui Voting, KIH Lobi KMP

Jakarta, Aktual.co — Koalisi Indonesia Hebat (KIH) akan menghindari voting dan hanya ingin di musyawarah mufakat dalam paripurna penetapan mekanisme pemilihan pimpinan komisi DPR.
Hal itu diyakini KIH lantaran Koalisi Merah Putih (KMP) tidak akan terlalu ngotot dalam mekanisme pemilihan pimpinan komisi.
“Gontok-gontokan kan sudah lewat, dan jangan terjadi lagi lah. Kalau pimpinan AKD tidak perlu lah pakai voting, apa sih yang dicari?” kata Saleh Ketua DPP Hanura Saleh Husin, di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (16/10).
Dirinya mengatakan, guna menghindari voting di pemilihan pimpinan komisi, semua kader di KIH sejak beberapa hari terakhir terus melakukan lobi-lobi politik. Begitupun dengan fraksi Hanura yang juga ikut melobi fraksi yang tergabung dalam KMP.
“Strategi KIH dan Hanura semua unsur akan melobi. Termasuk saya lah ikut melobi juga,” kata Saleh.
“Yang penting kami untuk pimpinan AKD, kami mengharapkan asas musyawarah mufakat akan diutamakan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Kembangkan Penyidikan Wisma Atlet, KPK Periksa Aminuddin

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Informasi Pengembangan Permukiman dan Bangunan Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumatera Selatan, Aminuddin, terkait kasus dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet dan Gedung Serbaguna Provinsi Sumatera Selatan tahun 2010-2011, Kamis (16/10).
Aminuddin diperiksa sebagai saksi untuk tersangka dalam kasus tersebut yaitu Rizal Abdullah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Selatan sekaligus Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet SEA Games.
“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk RA (Rizal Abdullah),” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha, Kamis (16/10).
“Untuk mengkonfirmasi dalam rangka pengembangan penyidikan,” lanjut Priharsa.
Kasus ini merupakan pengembangan dari kasus Wisma Atlet yang lebih dulu menjerat M Nazaruddin.
Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet Rizal Abdullah sendiri sebelumnya telah mengakui menerima fee sebesar Rp 400 juta dari PT Duta Graha Indah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumatra Selatan (Sumsel) ini mengakui jika pemberian uang secara tunai itu diberikan secara bertahap.
Rizal disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Rizal diduga melakukan mark up atau pengelembungan anggaran. Kerugian negara dalam kasus itu sebesar Rp 25 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Martinel Prihastuti Atlet yang Suka Berbisnis

Padang, Aktual.co — Berawal dari titipan makanan yang diberikan oleh sang ibu untuk dijual, semangat jiwa bisnis atlet karate Sumatera Barat, bernama Martinel Prihastuti, mulai tumbuh. Dulunya, hasil dari jualan tersebut diserahkan kembali kepada ibunya, dan hasil dari satu makanan untuk jajannya semasa sekolah.

Kemudian, Atlit yang sudah meraih medali dari berbagai kejuaraan nasional maupun internasional ini pun, mencoba untuk menggeluti usaha lainnya. “Banyak bisnis yang sudah saya lakukan pak, seperti membuka Warnet, kolam ikan, jualan makanan hingga punya angkot, tetapi semuanya gagal,” katanya dikediamanannya di Kota Padang, Kamis (16/10).

Namun, hal itu tidak menyulutkan semangatnya untuk terus berusaha. Terbukti, saat ini dia bisa membuka sendiri bisnis penjualan perlengkapan alat olahraga. Dimana, usaha ini dimulainya semenjak mengikuti Pelatnas pada 2007 silam.

“Tidak selamanya saya akan menjadi seorang atlet,Saya ingin dengan hasil yang saya raih sebagai atlet ini ada meninggalkan bekas nantinya,” ujarnya.

Trik Astuti dalam berjualan mengandalkan secara online dan mulut ke mulut. Bahkan, pembelinya tidak hanya berasal dari Sumbar, tetapi juga ada dari Pekanbaru dan Pulau Jawa. ”Biasanya kalau yang dari luar Sumbar, mereka memesan baju karate original,” tuturnya.

Uniknya, sebagian jualannya didapat dari rekannya saat mengikuti Pelatnas di Jawa. “Waktu pelatnas saya memiliki teman agen-agen penjual baju karate dan dari mereka saya mendapatkan link penjualan perlengkapan olahraga karate ini,” katanya.

Dalam berjualan, Astuti mengaku mementingkan harga dan kualitas bagi konsumennya. Hal ini dilakukannya agar para konsumennya tidak lari, dan tetap memilih membeli perlengkapan olahraga di tokonya.

Selama berjualan, Astuti pernah mencapai omset Rp25 juta, padahal saat itu dirinya tengah mengikuti pertandingan. “Dalam satu bulan saya pernah mencapai jual beli Rp25 juta, waktu itu juga sedang ada event,” terangnya.

Kedepan, Astuti berencana akan mewujudkan cita-citanya yang sempat tertunda, yaitu membuka klub karate dan toko sendiri.

“Waktu sepulang dari SEA Games (2013) saya sudah ada mendapatkan ruko, disana rencananya saya akan membuka klub karate sekaligus menjual perlengkapan olahraga, namun saya lebih dulu mendapatkan jodoh, sehingga ruko tersebut tidak jadi saya ambil,” katanya sembari tertawa.

Sehari-harinya, Astuti yang sudah mempunyai satu anak ini, juga melatih karate pada klubnya sendiri. “Belum sampai satu tahun saya membuka tempat latihan karate ini, ada sekitar 40 orang yang mengikuti latihan dan itu masih anak-anak kelahiran 2003, namun kemaren telah mengikuti kejuaraan dan mendapatkan medali,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jaksa Minta Hakim lanjutkan Persidangan Anak Syarief Hasan

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Penuntut Umum meminta kepada majelis hakim untuk menolak semua nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh Direktur Utama PT Rifuel, Riefan Avrian terkait proyek pengadaan videotron di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
“Menyatakan bahwa Pengadilan Tipikor berwenang untuk memeriksa dan mengadili perkara ini serta melanjutkan pemeriksaan terhadap perkara atas nama terdakwa Riefan Avrian dengan memeriksa saksi-saksi,” kata jaksa Mia Banulita membacakan tanggapan atas eksepsi penasihat hukum Riefan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (15/10).
Dalam tanggapannya, jaksa menjelaskan sejumlah poin yang jadi keberatan kubu Riefan. Pertama soal perkara pengadaan videotron yang diklaim penasihat hukum Riefan sebagai perkara perdata. Jaksa menilai, materi tim penasihat hukum yang menyebut perkara terdakwa adalah murni perkara perdata terlalu prematur karena dalam surat dakwaan perkara a quo, penuntut umum telah sangat jelas menguraikan perbuatan materil terdakwa bersama-sama dengan Hendra Saputra, Kasiyadi, dan Hasnawai Bachtiar.
Dalam dakwaan, jaksa telah menguraikan fakta-fakta perbuatan Riefan yang mendukung unsur perbuatan melawan hukum yang telah merugikan keuangan negara. Dia menganggap, perbuatan Riefan merupakan perbuatan pidana yaitu tindak pidana korupsi yang akan dibuktikan di persidangan sehingga pendapat penasihat hukum yang menyatakan perkara a quo adalah perkara perdata adalah telah memasuki materi pokok perkara.
Jaksa juga menyanggah tim penasihat hukum yang menyebut tidak terjadi kerugian keuangan negara sebab PT Imaji Media sudah mengembalikan kelebihan pembayaran pekerjaan proyek Rp 2,695 miliar.  Pengembalian ini merupakan tindak lanjut rekomendasi audit BPK soal kelebihan pembayaran buka audit perhitungan kerugian negara.
Jumlah kerugian keuangan negara dalam proyek ini mencapai Rp 5,392 miliar berdasarkan audit BPKP ditambah hasil perhitungan dari Ahli Teknologi Indoemasi dari Institut Teknologi Bandung.
Selain itu jaksa juga menjawab keberatan tim penasihat hukum yang menyebut surat dakwaan tidak disusun secara cermat terkait rumusan pasal yang didakwakan. Jaksa menegaskan penulisan Pasal 3 ayat 1 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi hanya kesalahan ketik. Seharusnya tim penasihat hukum memahami yang dimaksud dalam dakwaan subsidair adalah Pasal 3.
“Kesalahan pengetikan yang sifatnya redaksional dan tidak mengakibatkan dakwaan menjadi batal demi hukum,” ujar jaksa Andri Kurniawan.
Atas tanggapan ini, jaksa meminta majelis hakim yang diketuai Nani Indrawati menolak eksepsi tim penasihat hukum Riefan. “Menyatakan surat dakwaan penuntut umum telah memenuhi syarat yang ditentukan dalam Pasal 143 ayat 2 huruf a dan b KUHAP,” kata Jaksa.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Berita Lain