5 April 2026
Beranda blog Halaman 43035

Jabat Danpaspampres, Bintang Menantu Hendropriyono Jadi Dua

Jakarta, Aktual.co — Menantu mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono, Brigjen TNI Andika Perkasa, yang kini menjabat Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat akan menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).
Hal itu, kata Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernadus Robert, di Jakarta, Rabu (15/10), berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/760/X/2014 tanggal 14 Oktober 2014, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI telah ditetapkan mutasi jabatan 4 Perwira Tinggi TNI.
“Pemutasian ini dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan. TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi Jabatan Personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI, sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal,” kata Robert.
Dalam mutasi tersebut tercatat empat posisi yang bergeser, di antaranya Brigjen TNI Andika Perkasa dari Kadispenad menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres). Dengan promosi jabatan itu, maka Andika akan memperoleh bintang dua atau mayjen.
Sementara itu, Laksda TNI Suyitno dari Koorsahli KSAL menjadi Staf Khusus KSAL, Laksda TNI A.Taufiqoerrochman M dari Gubernur AAL menjadi Koorsahli KSAL, dan Brigjen (Mar) Guntur Irianto Ciptolelono dari Wakil Komandan Paspampres menjadi Gubernur AAL.

Artikel ini ditulis oleh:

Perbanas: Gabungkan BNI-Mandiri, Lalu Akuisisi BTN

Jakarta, Aktual.co — Ketua Perhimpunan Bank-Bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan penggabungan Bank BNI dan Bank Mandiri sebagai salah satu opsi agar industri perbankan dapat bersaing di regional dan global.

“Pemerintah dapat melakukan mega merger dengan menggabungkan Bank Mandiri dengan Bank BNI menjadi Bank BNI-Mandiri,” ujar Sigit di Jakarta, Rabu (15/10).

Sigit menuturkan, bank hasil penggabungan tersebut kemudian mengakuisisi Bank BTN dan menjadikannya sebagai anak perusahaan BNI-Mandiri yang tetap fokus pada pembiayaan perumahan rakyat. Selanjutnya, semua portofolio kredit perumahan dari BNI dan Mandiri diserahkan ke BTN.

“Bank BNI-Mandiri tetap dikembangkan menjadi bank komersial yang kuat dan harus menjadi pemain besar dan tangguh di ASEAN bahkan hingga di luar ASEAN,” ujar Sigit.

Seiring dengan merger tersebut, pemerintah harus menambah modal Bank BNI-Mandiri agar lebih mampu bersaing di pasar ASEAN dengan bank-bank lain ASEAN seperti milik Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Adapun opsi lain untuk memperkuat industri perbankan, lanjut Sigit, yakni dengan menggabungkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik pemerintah provinsi di seluruh Indonesia dengan Bank Pembangunan Infrastruktur (BPI), dengan pemerintah provinsi menjadi pemegang saham BPI.

“Harus diupayakan agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah tidak boleh melakukan intervensi langsung dalam kepengurusan dan pengelolaan BPI,” kata Sigit.

Dengan cara tersebut, semua BPD melalui BPI akan dikembalikan fungsinya menjadi bank yang benar-benar sesuai dengan tujuan awal pendiriannya, yaitu membangun daerah dan bukan sekedar sebagai pencari rente yang mengendapkan dana alokasi pembangunan dari pemerintah pusat dengan menginvestasikan kembali dalam surat berharga pemerintah dan Bank Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tentara Irak Gagalkan Serangan ISIS di Kilang Minyak Baiji

Jakarta, Aktual.co — Tentara Irak mengatakan bahwa pihaknya berhasil menggagalkan serangan sengit para petempur Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) terhadap kilang minyak di Baiji, di Provinsi Salahuddin.
Para petempur ISIS, yang juga dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) dan Negara Islam (IS) melancarkan serangan terhadap kilang Baiji dengan empat kendaraan jebakan ditambah dengan tembakan berat, tetapi aparat keamanan melindungi fasilitas itu menggagalkan serangan.
Regu-regu anti-terorisme saling baku-tembak dengan militan ISIS.
Sementara itu, kementerian dalam negeri Irak membantah laporan-laporan pers bahwa orang-orang bersenjata ISIS sampai di pinggiran ibu kota Baghdad, dan bahwa ada bentrokan di dekat Bandar Udara Internasional Baghdad.
Menurut laporan AFP sebelumnya, para pejuang ISIS Selasa telah berada di kota Irak Amriyat al-Fallujah, salah satu yang terakhir masih dikuasai oleh pemerintah di provinsi bermasalah Anbar, kata kepala polisi Irak.
“ISIS telah datang dari tiga arah, kami hampir terkepung,” kata Aref al-Janabi kepada AFP melalui telepon.
“Sejauh ini kami masih berada di sini,” katanya. “Kami memiliki beberapa dukungan dari para pejuang suku, tetapi jika Amriyat jatuh, pertempuran akan pindah ke gerbang Baghdad dan Karbala.” Amriyat al-Fallujah terletak sekitar 35 kilometer (20 mil) barat perbatasan Baghdad, dan para pejuang ISIS harus menguasai bentangan darat signifikan yang dikendalikan pemerintah sebelum mencapai ibu kota.
Kota ini juga terletak di antara benteng ISIS Fallujah, lebih lanjut ke Sungai Efrat, dan daerah yang diperebutkan Jurf al-Sakhr, yang menuju akses ke kota suci Syiah Karbala.
Pasukan pemerintah telah menderita serangkaian kemunduran militer di Anbar dalam beberapa pekan terakhir, mendorong beberapa pejabat memperingatkan bahwa seluruh provinsi bisa jatuh dalam beberapa hari ini.
Tentara ditarik keluar dari pangkalan dekat kota Heet dan bergabung kembali di pangkalan udara besar di gurun, sementara pasukan pemerintah berjuang untuk mempertahankan wilayah mereka di ibu kota Provinsi Ramadi.
Beberapa pejabat di Anbar berpendapat bahwa sesingkat apapun intervensi oleh pasukan darat AS akan menyebabkan Anbar jatuh ke tangan jihad.
Pada Selasa, seorang pemimpin suku Sunni yang berbasis di Kurdistan, Sheikh Ali Hatem al-Suleiman, bahkan menyerukan pasukan dari negara-negara Arab yang terlibat dalam koalisi anti-jihad yang dipimpin AS untuk kembali ke Irak.
Tetapi kepala pemerintahan yang didominasi Syiah Irak, Perdana Menteri Haidar al-Abadi, telah mengesampingkan intervensi darat tentara asing itu.

Artikel ini ditulis oleh:

KontraS: Pernyataan Wakapolda Metro dan Ahok Berbahaya

Jakarta, Aktual.co —Wakil Koordinator KontraS (Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan), Chris Biantoro, mengaku khawatir dengan pernyataan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Sudjarno dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama yang meminta tindakan tegas hingga tembak di tempat bagi pelaku kriminal ataupun pengunjuk rasa yang bersikap rusuh.
Menurut Chris, instruksi seperti itu membahayakan dan harusnya disampaikan secara benar.
Dia khawatir instruksi yang disampaikan Wakapolda akan diartikan secara berbeda oleh jajaran kepolisian di lapangan.
“Bagaimana coba kalau pernyataan seperti itu diartikan mentah-mentah oleh petugas kepolisian di lapangan? itu kami khawatirkan betul,” ujarnya, saat dihubungi Aktual.co, di Jakarta, Rabu (15/10).
Apapun bentuk tindakan yang dilakukan untuk upaya menegakkan ketertiban dan keamanan yang dilakukan polisi, ujarnya, harusnya diinstruksikan untuk dilakukan sesuai prosedur tetap (protap). 
Lebih jauh Chris menilai bentuk pernyataan seperti itu seperti menyederhanakan persoalan. Dan bukan kali ini saja, ujarnya, kepolisian mengeluarkan pernyataan semacam itu.
Harusnya, ujar Chris, Wakapolda belajar dari kejadian yang sudah-sudah mengenai kerapnya anggota kepolisian melakukan kekerasan, seperti yang terjadi Bima, Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu.
Menurutnya, esensi dari yang disebut tegas sesuai prosedur bukanlah dengan tak segan untuk tembak di tempat bagi pihak yang dianggap melakukan tindak kriminal ataupun pengunjuk rasa yang rusuh.
“Kalau dilakukan tanpa protap ya jelas melanggar dong. Semua ada prosedurnya kok,” ujarnya.
Atas alasan-alasan itulah, Chris menegaskan bahwa pihaknya jelas mengeritik pernyataan Wakapolda Sudjarno karena dianggap membahayakan. “Pernyataan seperti itu membahayakan dan menyesatkan,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam acara ‘Revitalisasi Kring Serse’ Ecopark, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/10) kemarin Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Sudjarno meminta seluruh personel reserse Polda Metro berani bertindak tegas terhadap pelaku kriminal dan pelaku kerusuhan. 
Jika perlu, tembak di tempat bisa dilakukan oleh kepolisian. Bahkan Sudjarno meminta seluruh personel tak usah terpengaruh dengan isu pelanggaran HAM dalam bersikap tegas. 
“Anda nggak usah takut HAM, Propam, inspektorat. Itu yang harus Anda lakukan. Kita pertanggungjawabkan kok,” tuturnya.
Wagub DKI Ahok di acara itu pun seperti ikut ‘mengipasi’ dengan mengatakan dirinya sempat heran ketika polisi dalam menghadapi pengunjuk rasa hanya menggunakan semprotan air ataupun gas air mata.
Sedangkan dia berpendapat sekali-kali pelaku kriminal ataupun pengunjuk rasa yang rusuh memang perlu di ‘dor’ untuk melumpuhkan agar kapok. 

Artikel ini ditulis oleh:

Bos Medco: Sembilan Kilang Indonesia Sudah Tidak Memadai

Jakarta, Aktual.co — Pemilik Medco Group, Arifin Panigoro menyatakan, sebanyak sembilan unit kilang minyak di Indonesia tidak memadai dalam peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi.

“Sembilan unit kilang minyak itu sudah tua dibangun di era 1980an, pada akhirnya pemerintah memilih jalan pintas yaitu impor untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat,” katanya di Jakarta, Rabu (15/10).

Ia menjelaskan, saat ini, kebutuhan BBM Indonesia sekitar 1,6 juta barrel per hari (bph) dan sebagian besar diimpor, baik dalam bentuk minyak mentah maupun BBM.

“Sembilan unit kilang minyak berkapasitas 1.047 juta bph, hanya mampu berproduksi sekitar 60 hingga 70 persen dari kapasitas produksi kilang minyak tersebut, karena usia tua,” ujarnya.

Tidak hanya infrastruktur kilang minyak yang tidak memadai, infrastruktur gas juga masih kurang untuk memenuhi kebutuhan gas masyarakat.

“Nampaknya pemerintah masih enggan untuk melakukan pembangunan infrastruktur energi ini dan lebih memilih impor energi,” ujarnya.

Menurut dia, kurangnya infrastruktur gas ini sehingga banyak cadangan migas yang belum dapat dikembangkan dengan baik.

“Apabila infrastruktur energi ini dibangun khususnya untuk monetisasi cadangan energi tersebut, seringkali perhitungan keekonomiannya tidak ekonomis karena tambahan biaya infrastruktur yang sangat besar,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan pemerintah untuk membangun infrastruktur energi ini, agar produksi energi nasional meningkat, pada akhirnya akan mengurangi ketergantungan BBM dan gas impor.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra Masih Mungkin Berubah

Jakarta, Aktual.co —Setelah mengajukan nama Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik, Gerindra dikabarkan juga memunculkan nama Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, sebagai calon Wakil Gubernur DKI untuk mendampingi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan naik jadi Gubernur DKI.
Namun kabar itu dibantah oleh Taufik yang juga merupakan Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta.
Kata dia, hingga saat ini Dewan Pimpinan Pusat Gerindra belum memutuskan.
“Saya kira Gerindra belum memutuskan, itu kemenangannya dewan pimpinan pusat ya. kita lihat saja nanti, saya kira dalam waktu dekat itu akan disampaikan,” kata Taufik saat ditemui di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Selasa (14/10).
Ditemui di tempat yang sama, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Abdul Ghoni mengatakan bahwa DPP Gerindra telah memutuskan menunjuk Taufik sebagai cawagub DKI Jakarta. “Kalau yang pertama DPP sudah memutuskan Bang Taufik,” ujarnya.
Namun Ghoni mengaku tak tahu kalau dalam perkembangannya nanti akan ada perubahan calon yang diajukan, selain Taufik.
Menurutnya munculnya nama lain selain Taufik mungkin saja terjadi. Tapi semua itu tergantung kepada pimpinan partai dan DPP.
Dia juga tak membantah kemungkinan kalau calon yang diajukan partai besutan Prabowo Subianto sebagai Wagub DKI nantinya bakal mengerucut ke Nachrowi Ramli.
“Menurut saya juga Nacrowi Ramli cocok ya. Dia seorang putra daerah jadi bisa diterima di semua lini. Tinggal gimana Nacrowi saja lah nanti,” ujar Ghoni.
Seperti diketahui, Ahok menolak Taufik sebagai cawagub seperti yang diajukan oleh Partai Gerindra. Meski tak menyebut alasan penolakannya, dia hanya mengatakan kalau dirinya punya hak untuk menolak menandatangani nama yang diajukan partai kepadanya untuk soal cawagub.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain