Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany kembali menjalani pemeriksaan kasus suap sengketa Pilkada Lebak dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah, Senin (10/3/2014). Sebelum menjalani pemeriksaan Airin menyempatkan diri untuk menjenguk suaminya, Tubagus Chaery Wardhana atau Wawan di Rutan KPK. Aktual/Tino Oktaviano
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany kembali menjalani pemeriksaan kasus suap sengketa Pilkada Lebak dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah, Senin (10/3/2014). Sebelum menjalani pemeriksaan Airin menyempatkan diri untuk menjenguk suaminya, Tubagus Chaery Wardhana atau Wawan di Rutan KPK. Aktual/Tino Oktaviano
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany kembali menjalani pemeriksaan kasus suap sengketa Pilkada Lebak dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah, Senin (10/3/2014). Sebelum menjalani pemeriksaan Airin menyempatkan diri untuk menjenguk suaminya, Tubagus Chaery Wardhana atau Wawan di Rutan KPK. Aktual/Tino Oktaviano
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany kembali menjalani pemeriksaan kasus suap sengketa Pilkada Lebak dengan tersangka Ratu Atut Chosiyah, Senin (10/3/2014). Sebelum menjalani pemeriksaan Airin menyempatkan diri untuk menjenguk suaminya, Tubagus Chaery Wardhana atau Wawan di Rutan KPK. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Izedrik Emir Moeis, dituntut empat tahun enam bulan kurungan penjara, Senin (10/3/2014). Jaksa menilai Emir terbukti menerima uang sebesar USD 357.000 dari PT Alstom Power Amerika dan PT Marubeni Jepang terkait pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Izedrik Emir Moeis, dituntut empat tahun enam bulan kurungan penjara, Senin (10/3/2014). Jaksa menilai Emir terbukti menerima uang sebesar USD 357.000 dari PT Alstom Power Amerika dan PT Marubeni Jepang terkait pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Izedrik Emir Moeis, dituntut empat tahun enam bulan kurungan penjara, Senin (10/3/2014). Jaksa menilai Emir terbukti menerima uang sebesar USD 357.000 dari PT Alstom Power Amerika dan PT Marubeni Jepang terkait pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Izedrik Emir Moeis, dituntut empat tahun enam bulan kurungan penjara, Senin (10/3/2014). Jaksa menilai Emir terbukti menerima uang sebesar USD 357.000 dari PT Alstom Power Amerika dan PT Marubeni Jepang terkait pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung. Aktual/Tino Oktaviano
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Izedrik Emir Moeis, dituntut empat tahun enam bulan kurungan penjara, Senin (10/3/2014). Jaksa menilai Emir terbukti menerima uang sebesar USD 357.000 dari PT Alstom Power Amerika dan PT Marubeni Jepang terkait pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung. Aktual/Tino Oktaviano
Putra Ratu Atut, Andhika Hazrumy (kiri) dan Ade Rosi Kherunnisa (kanan) saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Senin (10/3/2014). KPK terus mendalami peran Ratu Atut Chosiyah sebagai inisiator kasus suap sengketa Pilkada Lebak. Penyidik menggali keterangan dari orang dekat Atut dengan memeriksa putra dan menantunya. Aktual/Tino Oktaviano
Putra Ratu Atut, Andhika Hazrumy (kiri) dan Ade Rosi Kherunnisa (kanan) saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Senin (10/3/2014). KPK terus mendalami peran Ratu Atut Chosiyah sebagai inisiator kasus suap sengketa Pilkada Lebak. Penyidik menggali keterangan dari orang dekat Atut dengan memeriksa putra dan menantunya. Aktual/Tino Oktaviano
Putra Ratu Atut, Andhika Hazrumy (kiri) dan Ade Rosi Kherunnisa (kanan) saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Senin (10/3/2014). KPK terus mendalami peran Ratu Atut Chosiyah sebagai inisiator kasus suap sengketa Pilkada Lebak. Penyidik menggali keterangan dari orang dekat Atut dengan memeriksa putra dan menantunya. Aktual/Tino Oktaviano
Putra Ratu Atut, Andhika Hazrumy (kiri) dan Ade Rosi Kherunnisa (kanan) saat tiba di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Rasuna Said, Jakarta Senin (10/3/2014). KPK terus mendalami peran Ratu Atut Chosiyah sebagai inisiator kasus suap sengketa Pilkada Lebak. Penyidik menggali keterangan dari orang dekat Atut dengan memeriksa putra dan menantunya. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), mengibarkan 21 bendera pejuang buruh Marsinah di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (9/3/2014). Aksi ini untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia dengan mengibarkan bendera warna - warni bergambar Marsinah berjumlah 21, menyimbolkan 21 tahun kasus kematian buruh perempuan Marsinah di Sidoarjo tahun 1993. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), mengibarkan 21 bendera pejuang buruh Marsinah di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (9/3/2014). Aksi ini untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia dengan mengibarkan bendera warna - warni bergambar Marsinah berjumlah 21, menyimbolkan 21 tahun kasus kematian buruh perempuan Marsinah di Sidoarjo tahun 1993. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), mengibarkan 21 bendera pejuang buruh Marsinah di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (9/3/2014). Aksi ini untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia dengan mengibarkan bendera warna - warni bergambar Marsinah berjumlah 21, menyimbolkan 21 tahun kasus kematian buruh perempuan Marsinah di Sidoarjo tahun 1993. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), mengibarkan 21 bendera pejuang buruh Marsinah di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (9/3/2014). Aksi ini untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia dengan mengibarkan bendera warna - warni bergambar Marsinah berjumlah 21, menyimbolkan 21 tahun kasus kematian buruh perempuan Marsinah di Sidoarjo tahun 1993. Aktual/Tino Oktaviano
Sejumlah buruh perempuan yang tergabung dalam Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), mengibarkan 21 bendera pejuang buruh Marsinah di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (9/3/2014). Aksi ini untuk memperingati Hari Perempuan Sedunia dengan mengibarkan bendera warna – warni bergambar Marsinah berjumlah 21, menyimbolkan 21 tahun kasus kematian buruh perempuan Marsinah di Sidoarjo tahun 1993. Aktual/Tino Oktaviano
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R. Siti Zuhro (kanan) bersama Pengamat Politik Universitas Paramadina Herdi Sahrasad (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi hasil survei Freedom Foundation di Jakarta, Minggu (9/3/2014). Salah satu hasil temuan survei Freedom Foundation pada tanggal 27 Januari hingga 26 Februari 2014 tentang elektabilitas capres pada pemilu 2014 yakni Joko Widodo (31,8 persen), Prabowo Subianto (11,3 persen), Aburizal Bakrie (8,3 persen), Jusuf Kalla (6,4 persen), Dahlan Iskan (5,7 persen), Wiranto (5,7 persen) dan Akbar Tanjung (4 persen). Aktual/Tino Oktaviano
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R. Siti Zuhro (kanan) bersama Pengamat Politik Universitas Paramadina Herdi Sahrasad (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi hasil survei Freedom Foundation di Jakarta, Minggu (9/3/2014). Salah satu hasil temuan survei Freedom Foundation pada tanggal 27 Januari hingga 26 Februari 2014 tentang elektabilitas capres pada pemilu 2014 yakni Joko Widodo (31,8 persen), Prabowo Subianto (11,3 persen), Aburizal Bakrie (8,3 persen), Jusuf Kalla (6,4 persen), Dahlan Iskan (5,7 persen), Wiranto (5,7 persen) dan Akbar Tanjung (4 persen). Aktual/Tino Oktaviano
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R. Siti Zuhro (kanan) bersama Pengamat Politik Universitas Paramadina Herdi Sahrasad (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi hasil survei Freedom Foundation di Jakarta, Minggu (9/3/2014). Salah satu hasil temuan survei Freedom Foundation pada tanggal 27 Januari hingga 26 Februari 2014 tentang elektabilitas capres pada pemilu 2014 yakni Joko Widodo (31,8 persen), Prabowo Subianto (11,3 persen), Aburizal Bakrie (8,3 persen), Jusuf Kalla (6,4 persen), Dahlan Iskan (5,7 persen), Wiranto (5,7 persen) dan Akbar Tanjung (4 persen). Aktual/Tino Oktaviano
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R. Siti Zuhro (kanan) bersama Pengamat Politik Universitas Paramadina Herdi Sahrasad (kiri) menjadi pembicara dalam diskusi hasil survei Freedom Foundation di Jakarta, Minggu (9/3/2014). Salah satu hasil temuan survei Freedom Foundation pada tanggal 27 Januari hingga 26 Februari 2014 tentang elektabilitas capres pada pemilu 2014 yakni Joko Widodo (31,8 persen), Prabowo Subianto (11,3 persen), Aburizal Bakrie (8,3 persen), Jusuf Kalla (6,4 persen), Dahlan Iskan (5,7 persen), Wiranto (5,7 persen) dan Akbar Tanjung (4 persen). Aktual/Tino Oktaviano
Jakarta, Aktual.co —Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat mendeklarasikan dirinya bersama Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) untuk mendukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam perhelatan Pemilu Legislatif maupun pemilihan Presiden 2014. Acara pendeklarasian tersebut dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3). Jumhur menegaskan, kalau dukungan tersebut bukan tanpa alasan. Sejauh ini dari semua partai peserta pemilu, hanya partai bentukan Megawati Sukarnoputri lah yang dinilai dapat membawa panji-panji yang dicanangkan oleh Bung Karno dalam berdikari. Menurut dia, di tahun politik seperti ini sejauh pengamatan yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat, PDIP dinilai masih memegang teguh semangat founding fathers. Karena itu untuk mewujudkannya perlu dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Ketika disinggung, apakah dukungannya juga melakukan lobi-lobi untuk mendapatkan posisi penting dalam pemerintahan nanti? Jumhur membantahnya dengan tegas, bahwa dirinya hanya sebatas sebagai pendukung.