1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 43586

Loyalis Demokrat Menggugat SBY

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Departemen Penanggulangan Teror DPP Partai DemokratAndy Soebjakto,menggugat jajaran anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, diantaranyaKetua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.  Isi gugatan menyangkut Rapat Majelis Tinggidiperluas dengan menghasilkan 8 keputusan strategis partai dan mundurnya KetuaUmum tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat.

Dalam keterangan persnya siang ini, Andy sudah melaporkangugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 19 Maret 2013. Andy juga menggugat Mantan Ketua Umum Anas Urbaningrumkarena sesuai AD/ART Bab VIII Pasal 99 ayat 1 keanggotaan partai berakhirkarena meninggal dunia, mengundurkan diri, menjadi anggota partai lain, danmelanggar AD/ART.

Dalam tuntutannya Andy mengharapkan Kemenkumham untuktidak mengesahkan putusan Majelis Tinggi Partai Demokrat yang diadakan padatanggal 8 Februari 2013.

5 Fakta Menarik Hugo Chavez

Jakarta, Aktual.co —
5 Fakta Menarik Hugo Chavez :

1 . Lahir dari keluarga Miskin
2 . Minum 40 Gelas Kopi Sehari
3 . Musuh Bebuyutan Amerika
4 . Sumpahnya Diwakili Ribuan Rakyat Venezuela
5 . Takut Mati Sebelum Menyelesaikan Tugasnya

MKRI Tak Bernyali Karena Intimidasi

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang HumasKepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, pihaknya tetapmemberi pengamanan maksimal. Lebih dari 12 ribu personel yang ditempatkandibeberapa titik jalan menuju ring 1. Diberitakan sebelumnya, MKRI akanmenggelar aksi besar-besaran serentak di berbagai provinsi. MKRI mengultimatumSBY agar turun dari jabatannya dan MKRI memberikan batas waktu hingga tanggal25 Maret 2013.

Gagal melakukan aksi didepanIstana, MKRI melakukan bakti sosial (baksos) sebagai pengganti aksi demonstrasimassal. Dalam acara baksos tersebut MKRI membagikan 3000 paket sembako kepadamasyarakat miskin.

MKRI Tak Jadi Kudeta

Jakarta, Aktual.co — Hari ini MKRI mengagendakan akanmelakukan konsolidasi bersama seluruh Presidium MKRI. Dalam konsolidasi kali ini MantanKetum Partai Demokrat Anas Urbaningrumdikabarkan akanhadirke sekretariat MKRI. Namun, ketika awak media menunggu kehadirannya, Anas puntidak menampakkan diri.

Seperti yang sudah diketahui bahwa MKRI telahmemberi ultimatum kepada rezim SBY agar segera  mengundurkan diri dari jabatannya karena sudahterbukti telah gagal mensejahterakan rakyat dan melanggar konstitusi. Ultimatumberlaku hingga tanggal 24 Maret 2013, yangkemudian akan disikapi dengan aksi besar menuntut SBY turun, nasionalisasi asettambang, migas dan perkebunan serta membentuk pemerintahan transisi.

Pemerintah sempat mencurigaiadanya rencana kudeta yang diorganisir oleh MKRI dengan menggelar demonstrasibesar-besaran pada Senin, 25 Maret 2013 untuk menuntut turunnya pemerintahanSBY. Namun MKRI membantah isu itu, dan menjelaskan bahwa aksi tersebut bukanlahsebuah kudeta melainkan aspirasi dari rakyat.

 

Dinamika dan Problematika Energi Nasional Bersama Satya Widya Yudha

Jakarta, Aktual.co — Berbagai permasalahan energi nasional dikupas bersama anggota Komisi VII DPR RI, Ir. Satya Widya Yudha, M.Sc. Regulasi, investasi dan prosentasi migas terhadap APBN merupakan topik yang hangat yang di sajikan dengan santai dalam program AKTUAL ENERGY.
Simak juga diskusi bersama Ir. Satya Widya Yudha, M.Sc di majalah AKTUAL edisi april 2013

Gita Wirjawan Membantah Aliran Century

Jakarta, Aktual.co — Gita Wirjawan, Menteri Perdagangan yang juga pemilik Ancora Group memenuhi panggilan Tim Pengawas (Timwas) Century hari ini digedung DPR RI. GitaWirjawan dimintai untuk memberikan penjelasan perihal akuisisi PT. Graha NusaUtama (GNU) yang dilakukan oleh PT. Ancora Land. Timwas Century DPR menduga adaketerlibatan Gita Wirjawan dalam kasus korupsi dana talangan Bank Century yangmerugikan negara hingga Rp 6,7 triliun.

Gita membantahmemiliki saham di PT Ancora Land, semenjak Gita menjabat Menteri Perdaganganbeliau telah  mendelegasikan sahamtersebut saat masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
                                                                                                                                        Karena itu, Gita menegaskan dirinya tidak mempunyai kepemilikan sahamapapun di Ancora Land, baik itu secara langsung maupun tidak langsung.

Berita Lain