9 April 2026
Beranda blog Halaman 578

Prabowo Sambut Raja Yordania dengan Pelukan Hangat di Lanud Halim Perdanakusuma

Presiden Prabowo Subianto menyambut Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (14/11/2025). Aktual/Sekretariat Presiden.

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah Raja Abdullah II ibn Al Hussein dengan pelukan hangat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Dengan dikawal pesawat tempur F-16, pesawat yang membawa Raja Abdullah II dan rombongan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 16.00 WIB.

Raja Abdullah II ibn Al Hussein disambut langsung oleh Prabowo yang sudah menantinya di ujung tangga pesawat. Raja Abdullah II tampak tersenyum saat menuruni tangga pesawat.

Prabowo langsung menyambut dengan memberikan hormat Raja Yordania. Kedua pemimpin tampak berpelukan hangat.

Prabowo dan Raja Abdullah II kemudian masuk ke dalam mobil yang sama.

Dari Lanud Halim Perdanakusuma, Prabowo akan menyambut Raja Abdullah dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta. Kedua pemimpin selanjutnya akan menggelar pertemuan bilateral. Prabowo akan menggelar jamuan makan malam untuk menyambut Raja Abdullah II pada malam hari nanti.

Soroti Kekayaan Fantastis Kombes Budi Hermanto, CBA Minta Tim Reformasi Polri Periksa Asal-Usul Hartanya

Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi

Jakarta, aktual.com – Setelah Polda Metro Jaya menetapkan Roy Suryo sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi, nama Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mendadak menjadi sorotan publik. Bukan hanya karena perannya dalam menyampaikan perkembangan kasus tersebut, tetapi juga karena kekayaannya yang disebut mencapai Rp52 miliar. Angka ini membuat warganet terkejut hingga ramai mencibir di media sosial.

Kekayaan Budi Hermanto menjadi perbincangan lantaran tergolong sangat besar untuk seorang perwira menengah Polri berpangkat komisaris besar. Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, bahkan menyebut angka tersebut “fantastis” dan “nyaris seperti abrakadabra”.

Menurut Uchok, apabila angka kekayaan itu diperoleh hanya dari menabung gaji, perhitungannya terasa janggal. Ia mencontohkan, bila Budi Hermanto berdinas selama 10 tahun, maka ia harus menabung sekitar Rp438 juta per bulan untuk mencapai total Rp52 miliar. Jika berdinas 15 tahun, maka tabungan per bulannya setara Rp292 juta. Dengan rentang 20 tahun dinas, harus menabung Rp219 juta per bulan. Bahkan bila sudah berdinas 30 tahun, tetap harus menabung Rp146 juta per bulan.

“Kalau sudah berdinas 200 tahun, mungkin bisa nabung Rp21 juta per bulan,” sindir Uchok, Jumat (14/11/2025).

Ia kemudian menyoroti kontras antara posisi Kombes Polri dan perwira TNI berpangkat sama (Kolonel). Menurutnya, perwira Polri terlihat jauh lebih makmur. “Kekayaan selevel Kombes saja sudah jadi miliarder. Apalagi Jenderal, susah menghitung kekayaannya. Kombes Polri bisa hidup mewah, sementara Kolonel TNI untuk membiayai kuliah anak saja harus cari sana-sini,” tegas Uchok.

Karena itu, CBA meminta Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia segera membentuk tim internal untuk memeriksa sumber-sumber harta kekayaan anggota Polri. Uchok menegaskan bahwa kekayaan sejumlah perwira harus ditelusuri, termasuk milik Kombes Budi Hermanto serta Kombes Pol. Adi Benny Cahyono—yang ketika menjabat Kasi STNK Polda Metro Jaya tercatat memiliki uang tunai sebesar Rp5,2 miliar.

“Harus diperiksa asal-usulnya, dari mana duit itu semua,” ujarnya.

Pada bagian akhir, Uchok menyampaikan kritik keras terhadap arah gerak institusi kepolisian. Ia menilai Polri harus kembali pada core business-nya, yakni menangani kriminalitas. “Polri jangan masuk ke ranah politik atau membeking tambang. Itu bukan tugas mereka,” tutup Uchok.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Melchias Markus Mekeng: Gelar Pahlawan untuk Soeharto Sudah Tepat”

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng. Aktual/DOK MPR RI

Yogyakarta, aktual.com – Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.

“Kalau orang Golkar pasti mendukung seribu persen Pak Harto mendapatkan gelar Pahlawan Nasional,” kata Mekeng di Yogyakarta, Kamis (13/11/2025).

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di kediaman Ngarso Dalem, Keraton Kilen Yogyakarta.

Menurut Mekeng, Soeharto layak mendapat gelar tersebut karena pengabdiannya yang panjang bagi bangsa Indonesia.

“Saya anggap layak. Waktu beliau menerima negara ini dalam keadaan susah, inflasi tinggi, dan infrastruktur belum memadai. Tapi beliau mengabdikan diri. Menjadi presiden itu jabatan pengabdian. Selama 32 tahun dia mengabdi, mungkin waktu untuk keluarganya berkurang, tapi dia berbakti untuk bangsa ini,” ujarnya.

Mekeng menilai, setiap pemimpin tentu memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk melihat sisi pengabdian Soeharto dalam membangun bangsa.

“Kita tidak mungkin mendapatkan pemimpin yang seperti malaikat. Dia (Pak Harto) punya kelebihan, dia punya kekurangan. Kalau kita mau maju, kita jangan hanya melihat kesalahannya terus kita ribut,” kata dia.

Menanggapi munculnya pro dan kontra atas pemberian gelar tersebut, Mekeng menilai hal itu sebagai hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi.

“Pro dan kontra itu biasa, asalkan disampaikan dengan cara dan itikad yang baik,” ujarnya.

Menhan Sebut Indonesia Punya Dua Jalan Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

"Ada dua alternatif. Alternatif pertama adalah di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," kata Sjafrie saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11).
"Ada dua alternatif. Alternatif pertama adalah di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)," kata Sjafrie saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11).

Jakarta, aktual.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan pemerintah Indonesia punya dua jalan untuk mendapatkan restu mengirimkan pasukan perdamaian ke Gaza.

Restu itu harus didapatkan pemerintah guna memastikan pengiriman pasukan perdamaian bisa berjalan dengan lancar.

“Ada dua alternatif. Alternatif pertama adalah di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” kata Sjafrie saat ditemui di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11).

Indonesia dan PBB sendiri sudah lama saling bekerja sama dalam pengiriman pasukan perdamaian di beberapa daerah konflik seperti Afrika dan Lebanon.

“Alternatif kedua yakni di bawah persetujuan organisasi internasional yang diinisiasikan oleh Presiden Amerika Serikat,” kata Sjafrie.

Untuk mendapatkan restu dari organisasi internasional ini, Sjafrie mengatakan diperlukan pendekatan dan komunikasi antar kepala negara agar tercipta sebuah kesepakatan tingkat internasional.

Tidak hanya itu, Indonesia juga harus mendapatkan dukungan dari negara-negara yang dinilai kompeten terkait persoalan konflik di Gaza.

“Bagi negara-negara Arab, yaitu Arab Saudi, Yordania, Mesir, Qatar dan Uni Emirat Arab, kalau itu menyatakan silahkan, maka Indonesia dengan senang hati akan melibatkan,” jelas Sjafrie.

“Tentu saja (termasuk) Israel, karena Israel adalah bagian yang sangat kompeten di dalam persoalan ini,” kata Sjafrie.

Sjafrie sendiri memastikan pihaknya sudah menyiapkan 20.000 personel yang terdiri dari pasukan kesehatan dan pasukan Zeni untuk diterjunkan dalam misi perdamaian di Gaza.

Dia berharap seluruh persyaratan dan dukungan dari negara lain dapat dikantongi pemerintah sehingga dalam waktu dekat dapat mengirim pasukan perdamaian ke Gaza.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Wakil Wali Kota Bekasi Sambut Ceria Puluhan Murid TK Belajar Kebencanaan di Kantor BPBD

Kota Bekasi, aktual.com – Puluhan murid Taman Kanak-Kanak (TK) mengunjungi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi.

Rombongan murid TK yang ditemani oleh para guru ini disambut hangat oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.

“Assalamuallaikum, selamat belajar anak-anak ku. Nanti ada kakak – kakak yang menemani anak-anaku untuk mempelajari segala hal tentang kebencanaan. Nanti sama-sama belajar dan naik perahu karet,” sambut Wawali Abdul Harris Bobihoe

Puluhan murid TK ini masuk satu demi satu ke ruangan BPBD, mempelajari dan pengenalan alat bagaimana ketika terjadi banjir dan kebakaran. Para siwa juga melakukan praktek bagaimana cara mendayung serta sosialisasi kebencanaan.

Kunjungan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga bagaimana cara tanggap jika terjadi bencana. Wawali Abdul Harris Bobihoe berharap kunjungan ini dapat memberikan dampak positif bagi para siswa. 

Suasana penuh keakraban saat puluhan murid TK berdialog dan bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Bekasi.

Gurauan-gurauan kecil dari Wakil Wali Kota Bekasi dan sejumlah pegawai BPBD menambah keceriaan anak-anak.

Wakil Wali Kota Bekasi menyambut baik kedatangan-kedatangan para murid TK.

“Saya sangat bahagia, dan bangga dengan anak-anak kita ini. Dengan kunjungan ini anak-anak TK lebih tahu. Dimana perkantoran Pemerintah Kota Bekasi, Kantor BPBD,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe

Wawali Abdul Harris Bobihoe berharap para murid TK ini menjadi generasi penerus pembangunan di Kota Bekasi ini dan kunjungan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para murid TK.

“Menjadi anak- anak yang membanggakan orangtua, agama dan bangsa. Mengharumkan nama Kota Bekasi disaat mendatang. Kunjungan ini juga sebagai edukasi kepada anak-anak kita,” tutupnya. (ADV)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Bekasi Perkuat Ekosistem Inovasi, Wakil Wali Kota Tekankan Kolaborasi untuk Transformasi Daerah

Bekasi, aktual.com – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri acara Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah Kota Bekasi yang berlangsung di Command Centre Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna mendorong kemajuan inovasi daerah.

Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa inovasi merupakan fondasi utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien dan berdaya saing. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah saat ini sangat bergantung pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan memanfaatkan teknologi.

“Kota Bekasi harus menjadi kota yang inovatif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan zaman. Melalui penguatan ekosistem inovasi, kita ingin membangun kolaborasi yang konkret antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” ujar Abdul Harris.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya ide dan kreativitas warga.

“Kami berkomitmen untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi inovasi lokal agar dapat berkembang dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” lanjutnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk perwakilan perangkat daerah, perguruan tinggi, komunitas teknologi, dan pelaku usaha. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun sistem inovasi yang terintegrasi di Kota Bekasi.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang berbagi gagasan dan strategi dalam memperkuat sinergi lintas sektor. Melalui dialog dan diskusi terbuka, para peserta diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah nyata untuk mempercepat transformasi digital di tingkat daerah.

Dengan adanya program penguatan ekosistem inovasi ini, Pemerintah Kota Bekasi optimistis mampu menciptakan iklim pembangunan yang lebih produktif dan berkelanjutan. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang untuk mewujudkan Bekasi sebagai kota modern yang berbasis inovasi dan kolaborasi. (ADV)

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain