13 April 2026
Beranda blog Halaman 89

Puspom TNI Tahan 4 Anggota TNI Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto. ANTARA/Fath Putra Mulya/am.
Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto. ANTARA/Fath Putra Mulya/am.

Jakarta, aktual.com – Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI menahan empat anggota TNI yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Selain penahanan, aparat juga telah melakukan pemeriksaan awal terhadap para terduga pelaku.

“Melakukan kegiatan membuat laporan polisi, mungkin nanti dari saksi korban. Kemudian melakukan penahanan sementara kepada terduga empat orang tadi,” kata Danpuspom TNI Yusri Nuryanto dalam jumpa pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Sebagai bagian dari proses penyidikan, Puspom TNI juga akan mengajukan permohonan visum terhadap korban ke RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Kita akan mengajukan permohonan visum et repertum ke RSCM,” lanjutnya.

Keempat tersangka kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka rencananya akan ditahan di fasilitas militer dengan tingkat keamanan tinggi.

“Para tersangka sudah kita amankan sudah kita lakukan pemeriksaan di Puspom TNI. Untuk tempat penahanannya, kita akan lakukan penahanan dititipkan di Pomdam Jaya, di sana ada tahanan super security maximum,” tuturnya.

Adapun identitas para tersangka masing-masing berinisial NDP, SL, BWH, dan ES. Puspom TNI saat ini masih melakukan pendalaman guna mengungkap lebih jauh peran dan keterlibatan masing-masing.

“Ini sekarang yang diduga 4 tersangka sudah kita amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyidikan,” kata Yusri.

Pihak TNI juga masih menyelidiki motif di balik aksi penyiraman air keras tersebut. Para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal pidana.

“Pasal yang dikenakan kepada 4 terduga pelaku sementara kita meremapkan 467 KUHP di situ ada ayat 1, 2, di mana ancaman hukumannya sudah tertuang di situ ada yang 4 tahun, 7 tahun,” jelas Yusri.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Trump Tegaskan AS Bisa Amankan Selat Hormuz Tanpa NATO

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menunjukkan sikap pongahnya terhadap negara yang bersebrangan dengan kepentinganya dan AS. Trump, yang foto-fotonya muncul dalam serangkain file milik Jeffrey Epstein, mengatakan akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol setelah AS tidak bisa menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran. Foto: REUTERS/Kevin Lamarque

Washington, Aktual.com – Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat tidak lagi membutuhkan bantuan negara-negara anggota NATO untuk mengamankan Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran.

“Amerika Serikat telah diberi tahu oleh sebagian besar ‘sekutu’ kami di NATO bahwa mereka tak ingin terlibat dalam operasi militer kami melawan rezim Iran,” kata Trump di Truth Social, dikutip Rabu (18/3/2026).

Trump menegaskan militer AS memiliki kemampuan sendiri dan telah menunjukkan keberhasilan dalam operasi.
“Karena keberhasilan militer yang telah kami capai, kami tidak lagi membutuhkan atau menginginkan bantuan negara-negara NATO — kami memang tak pernah membutuhkannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Trump meminta sejumlah negara, termasuk China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris, mengirim kapal perang ke Selat Hormuz untuk mengamankan jalur pelayaran penting bagi perdagangan minyak global. Namun, menurutnya, tidak semua sekutu bersedia berpartisipasi.

“Banyak negara telah memberi tahu saya bahwa mereka sedang menuju lokasi, beberapa sangat antusias, beberapa tidak. Beberapa adalah negara yang telah kami bantu selama bertahun-tahun,” ujar Trump pada 16 Maret.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyatakan negaranya tidak mengetahui adanya permintaan resmi dari AS agar NATO bergabung dalam operasi melawan Iran atau membantu menjaga navigasi Selat Hormuz.

Lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz hampir terhenti setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang menewaskan warga sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel serta target-target militer AS di Timur Tengah.

Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, menegaskan Iran tidak bermaksud menutup Selat Hormuz, namun memiliki hak untuk menjaga keamanan jalur pelayaran tersebut.

Eskalasi konflik di Selat Hormuz berdampak signifikan terhadap pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global, serta mengganggu ekspor dan produksi minyak regional.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Koalisi Sipil Desak Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis HAM Diadili di Peradilan Umum

Foto dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus ditampilkan pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Ilham Kausar/aa.
Foto dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus ditampilkan pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Ilham Kausar/aa.

Jakarta, aktual.com – Koalisi Masyarakat Sipil mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus yang diduga melibatkan empat anggota TNI. Peristiwa tersebut dinilai sebagai bentuk kekerasan serius yang mencederai prinsip demokrasi, konstitusi, dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menegaskan bahwa pelaku harus diproses melalui peradilan umum agar transparansi dan akuntabilitas dapat terjamin.

“Koalisi Masyarakat Sipil mengutuk keras tindakan brutal penyiraman air keras yang dilakukan oleh 4 orang Anggota TNI kepada Pembela HAM, Andrie Yunus. Tindakan kekerasan dan brutal ini merusak demokrasi, mengangkangi Konstitusi, dan menyerang hak asasi manusia. Koalisi Masyarakat Sipil mendesak agar keempat tersangka dituntut secara pidana melalui sistem peradilan umum, agar bisa dijamin transparansi dan akuntabilitasnya,” kata Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Muhammad Isnur, Rabu (18/3).

Koalisi juga mengkritik langkah TNI yang berencana menyelesaikan perkara melalui jalur peradilan militer. Mereka menilai mekanisme tersebut kerap menjadi ruang impunitas dan berpotensi mengaburkan pertanggungjawaban hukum.

“Koalisi Masyarakat Sipil sangat menyayangkan respons reaktif dari TNI, yang akan melakukan penyelesaian melalui jalur peradilan militer. Padahal sudah menjadi rahasia umum, terkait problem impunitas dari peradilan militer, yang acap menjadi ruang untuk menutup akuntabilitas atas tindakan pidana umum yang melibatkan anggota TNI,” ungkapnya.

Lebih jauh, koalisi menilai proses di peradilan militer berpotensi menutup kemungkinan pengungkapan aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

“Membawa kasus ini ke peradilan militer juga dikhawatirkan akan menghilangkan severity dan sistematisnya kasus ini. Bukan tidak mungkin kasus ini menyeret pelaku dengan rantai komando (chain of command) lebih tinggi, sebagai aktor intelelektualnya. Koalisi Masyarakat Sipil berkeyakinan, bahwa unsur sistematis dan pertanggungjawaban komando yang ada di balik kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus ini potensial tidak akan terungkap bila diselesaikan melalui jalur peradilan militer. Sebaliknya, kasus ini akan ditutup di level pelaku lapangan saja dan meninggalkan jejak pelanggaran HAM yang tak tuntas,” ucapnya.

Oleh karena itu, mereka mendesak agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh hingga ke pihak yang diduga berada di balik perintah.

“Untuk itu, Koalisi Masyarakat Sipil mendesak agak kasus ini diusut secara tuntas hingga ke aktor intelektualnya dan tidak berhenti pada pelaku lapangan. Melalui proses peradilan yang transparan dan akuntabel, dalam sistem peradilan umum,” katanya.

Koalisi juga menyoroti tanggung jawab pimpinan institusi militer, termasuk pejabat tinggi terkait, agar tidak lepas tangan atas peristiwa tersebut.

“Mempertimbangkan indikasi awal pelaku lapangan yang terlibat, sudah seharusnya Kepala BAIS, Panglima TNI, dan Menteri Pertahanan, tidak lepas tangan dan melepas tanggung jawabnya atas peristiwa ini. Sebagai pemegang komondo tertinggi dari para pelaku lapangan, ketiganya bertanggung jawab untuk membuka kasus ini hingga tuntas, sampai terungkap pelaku intelektualnya,” ucapnya.

Selain itu, Koalisi meminta Komnas HAM segera turun tangan untuk menilai kemungkinan adanya pelanggaran HAM berat dalam kasus tersebut.

“Selain itu, memperhatikan informasi dan bukti-bukti awal dari kasus ini, yang menunjukan terstruktur dan sistematisnya tindakan dari pelaku, Komnas HAM harus segera melakuan penyelidikan pemeriksaan untuk menilai kemungkinan adanya dugaan pelanggaran HAM yang berat,” katanya.

Koalisi juga mengaitkan kasus ini dengan rekam jejak korban sebagai pembela HAM yang aktif dalam advokasi isu strategis, termasuk revisi UU TNI.

“Apalagi melihat rekam jejak dari korban sebagai pembela HAM, yang sudah ikut aktif dalam advokasi revisi UU TNI sejak Februari 2025. Belum lagi dugaan keterlibatan dari institusi para pelaku, yang diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa kekerasan, khususnya dalam tragedi kerusuhan akhir Agustus 2025,” ucapnya.

Lebih lanjut, mereka menilai perlunya evaluasi terhadap pimpinan militer atas dugaan kegagalan pengendalian internal.

“Lebih jauh, Koalisi menilai berdasarkan peristiwa kerusuhan agustus dan peristiwa Kekerasan yang di alami Andrie Yunus yang melibatkan anggota BAIS TNI, maka sudah sepatutnya Otoritas Sipil segera mengevaluasi posisi KABAIS dan juga Panglima TNI karena dapat dianggap gagal mengendalikan anggotanya sehingga terjadi kedua peristiwa tersebut,” katanya.

Koalisi turut mendesak agar fakta-fakta yang disampaikan aparat diuji melalui lembaga independen serta mendorong pembentukan tim pencari fakta.

“Koalisi juga mendesak agar fakta fakta yang di sampaikan kepolisian dan TNI perlu di cek ulang kepastiannya melalui lembaga independen dalam hal ini Komnas HAM. Oleh karena itu, sekali lagi kami mendesak Komnas HAM bertindak aktif untuk mengungkap dan menyelidiki fakta-fakta yang ada. Untuk kepentingan itu pula, kami mendesak Presiden untuk membentuk tim gabungan pencari fakta. Pada saat bersamaan, sudah semestinya juga Komnas HAM segera membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kebenaran atas kasus ini,” katanya.

Di akhir, Koalisi menilai peristiwa ini sebagai ancaman serius terhadap pembela HAM dan masa depan demokrasi di Indonesia.

“Terakhir, Koalisi Masyarakat Sipil memandang, bahwa kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus ini merupakan ancaman serius kepada Pembela HAM, maupun juga masa depan HAM dan demokrasi di Indonesia. Oleh karenanya perlu perhatian serius dalam penanganannya, dengan memastikan penyelesaian melalui mekanisme peradilan pidana umum dan apabila unsur-unsurnya terpenuhi, melalui mekanisme Pengadilan HAM untuk kejahatan pelanggaran HAM yang Berat. Hal ini penting supaya kasus-kasus kekerasan dan teror serupa, yang ditujukan kepada masyarakat tidak lagi terjadi, sebagai manifestasi dari jaminan ketidakberulangan (non-recurrence),” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Tips Mudik Pakai Mobil Listrik: Aman, Hemat, dan Bebas Drama di Perjalanan

Jakarta, Aktual.com – Mudik merupakan tradisi tahunan mayoritas masyarakat Indonesia. Kini, penggunaan mobil listrik untuk mudik bukan lagi sekadar wacana. Hal ini seiring dengan meningkatnya tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia setiap tahunnya.

Pemerintah juga terus menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai jalur utama. Meski demikian, pengguna mobil listrik yang berencana melakukan perjalanan mudik tetap perlu melakukan persiapan secara matang.

“Memastikan kendaraan listrik tidak hanya relevan untuk penggunaan harian, tetapi juga siap mendukung perjalanan jarak jauh dengan aman dan nyaman,” ujar CEO Changan Indonesia  Surya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/03/2026).

Agar perjalanan mudik dengan mobil listrik tetap lancar, nyaman, dan aman, berikut beberapa tips penting:

1. Manfaatkan Fitur Keselamatan Kendaraan
Mobil listrik modern telah dilengkapi berbagai teknologi keselamatan canggih. Contohnya pada Changan Lumin yang memiliki NBooster Smart Braking System untuk meningkatkan respons pengereman, terutama dalam kondisi jalan padat atau menanjak.

2. Cek Kondisi Kendaraan Sebelum Berangkat
Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, mulai dari sistem pengereman, keamanan, kondisi ban, hingga daya baterai. Pemeriksaan di bengkel resmi sangat disarankan untuk meminimalkan risiko kendala di perjalanan.

3. Rencanakan Rute dan Lokasi SPKLU
Perencanaan rute sangat penting. Ketahui lokasi SPKLU dan sesuaikan dengan jarak tempuh kendaraan. Sebagai gambaran, Deepal S07 mampu menempuh hingga 560 km, sedangkan Changan Lumin sekitar 301 km dalam sekali pengisian daya.

4. Manfaatkan Fast Charging Secara Efisien
Teknologi fast charging memungkinkan pengisian daya dari 30% hingga 80% dalam waktu sekitar 35 menit. Manfaatkan waktu pengisian untuk beristirahat agar perjalanan tetap nyaman.

5. Gunakan Gaya Berkendara Efisien
Hindari akselerasi agresif dan manfaatkan fitur regenerative braking untuk menghemat energi. Gunakan mode berkendara seperti Eco Mode untuk efisiensi maksimal.

6. Perhatikan Beban Kendaraan
Muatan berlebih dapat memengaruhi jarak tempuh, stabilitas, dan keselamatan. Atur barang bawaan secukupnya agar perjalanan tetap optimal.

7. Manfaatkan Fitur Hiburan
Fitur hiburan seperti layar infotainment dan konektivitas smartphone dapat membuat perjalanan lebih menyenangkan. Deepal S07 bahkan dilengkapi layar 15,6 inci dengan fitur canggih seperti gesture control dan AR Head-Up Display.

8. Jaga Jarak Aman Berkendara
Selalu jaga jarak aman dan kecepatan stabil untuk menghindari risiko kecelakaan selama perjalanan mudik.

Dengan persiapan yang matang, mudik menggunakan mobil listrik dapat menjadi pengalaman yang aman, hemat, dan lebih menyenangkan tanpa drama di jalan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Jelang Idul Fitri, Ketua MPR Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Redam Isu Sensitif

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Aktual/DOK MPR RI

Ketua MPR RI Ahmad Muzani merespons dinamika perang antara AS-Israel dengan Iran. Dia berharap menjelang Hari Raya Idul Fitri ini negara-negara kawasan Teluk Persia menahan diri agar peperangan tidak bergejolak dan meluas.

Menurutnya, meredanya intensitas perang akan memberikan jaminan bagi umat Islam untuk merayakan Idul Fitri dengan aman dan damai. Itu sebabnya, Muzani mengimbau agar perang AS-Israel dengan Iran bisa dihentikan.

“Kita bersyukur bahwa para pemimpin negara-negara di Teluk bisa menahan diri. Ini sebagai penghormatan kepada umat Islam untuk bisa merayakan momen Idul Fitri dengan aman dan damai. Kita juga bersyukur bahwa Arab Saudi sebagai penjaga dua Tanah Suci Mekkah dan Madinah bisa menjamin kelangsungan beribadah umrah dengan lancar sejauh ini,” kata Muzani dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Muzani melanjutkan, jika perang dihentikan maka kesulitan global seperti krisis minyak akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dunia. Apalagi umat Islam dalam waktu dekat akan melaksanakan ibadah haji. Karena itu penting bagi seluruh negara untuk berdialog dengan mengedepankan diplomasi sebagai kunci menuju perdamaian.

“Kita telah menyaksikan dunia selama puluhan tahun dalam keadaan damai melalui diplomasi. Maka penting bagi setiap pemimpin untuk kembali melakukan dialog diplomasi sebagai cara utama menciptakan perdamaian,” jelas Muzani.

Muzani mengatakan, sejak perang AS-Israel dengan Iran pecah, negara Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo sangat responsif untuk berperan aktif menghentikan perang. Meskipun implikasi atas sikap Presiden Prabowo bergabung dalam Board of Peace menimbulkan perdebatan di tengah masyarakat Indonesia.

“Perbedaan pandangan merupakan hal biasa dalam negara demokrasi seperti Indonesia. Namun, ruang-ruang dialog tetap menjadi prioritas bahwa sikap presiden tersebut sebagai upaya diplomasi agar perdamaian bisa tercipta. Ini pun yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin kita terdahulu di masa-masa awal kemerdekaan,” jelas Muzani.

Terakhir, Muzani mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak mudah terpecah belah akibat perbedaan pandangan. Menurutnya, persatuan dan kesatuan adalah hal yang utama agar Indonesia ke depan bisa menjadi negara yang kuat dan diperhitungkan dunia global.

“Kita tidak boleh mudah terpancing dengan isu-isu yang sensitif yang dapat memecah belah persatuan kita. Sebagai rakyat kita harus membangun rasa kepercayaan kepada pemimpin kita, kepada pemerintah kita, kepada Presiden kita. Dengan kepercayaan yang kuat, maka Indonesia tidak akan mudah dipecah belah,” tutup Muzani.

Ramadan Demokrat Peduli dan Berbagi, Edhie Baskoro Yudhoyono Ajak Kader Perkuat Silaturahmi, Gotong Royong dan Membantu Masyarakat

Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, Aktual/DOK MPR RI

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, Ibas menegaskan bahwa Ramadan mengajarkan bahwa kekuatan bangsa ini adalah silaturahmi dan kebersamaan. Hal ini disampaikan saat ia melakukan silaturahmi bersama masyarakat Dapil VII Jawa Timur dalam kegiatan “Ramadan Demokrat Peduli dan Berbagi” yang digelar secara virtual melalui Zoom, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh ratusan masyarakat dari berbagai desa di Kabupaten Magetan, Ngawi, Pacitan, dan Ponorogo, serta jajaran kader Partai Demokrat mulai dari Ketua DPC, PAC, hingga ranting.

Selama bulan Ramadan, Wakil Rakyat dari Dapil Jawa Timur VII tersebut telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka Safari Ramadan. Kegiatan tersebut meliputi peninjauan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), peninjauan program irigasi, workshop dan pelatihan terkait ekonomi kreatif, memastikan dapur SPPG berjalan optimal di tiap daerah, bersilaturahmi dengan para kyai dan ulama, hingga penyelenggaraan program mudik gratis bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Ibas menekankan makna Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Ramadan adalah bulan yang penuh hikmat, penuh ampunan, dan penuh berkah. Di bulan ini kita belajar untuk terus sabar, ikhlas, dan peduli. Ramadan mengajarkan kita bahwa kekuatan bangsa ini adalah silaturahmi, kebersamaan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kekuatan bangsa juga terletak pada semangat gotong royong dan saling membantu sesama. Menurutnya, kegiatan sosial dan silaturahmi seperti ini menjadi wujud nyata kehadiran Partai Demokrat di tengah masyarakat. Mengangkat tema safari Ramadan sebelumnya, “Ramadan Religi Menguatkan Negeri”, Ibas menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat.

“Ini adalah bukti bahwa Demokrat hadir, peduli, berbagi. Demokrat tidak diam, turun langsung, menyapa secara langsung untuk meringankan beban masyarakat. Ini merupakan wujud nyata cinta terhadap tanah air, bukan ucapan tapi karya nyata,” tegasnya.
Ibas juga mengingatkan seluruh kader Partai Demokrat untuk tetap solid dan dekat dengan masyarakat.

“Seluruh kader, baik DPC, PAC maupun ranting, merupakan ujung tombak dan wajah Partai Demokrat di tengah masyarakat. Harus tetap kompak dan dekat dengan masyarakat. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing,” pesannya.

Ia menekankan bahwa Partai Demokrat harus selalu hadir, tidak hanya dalam situasi mudah, tetapi juga saat masyarakat menghadapi kesulitan. “PD harus selalu hadir di tengah rakyat, mendengar, melihat, dan memberikan solusi nyata,” lanjutnya.

Dalam konteks pengabdian politik, Ibas mengingatkan pesan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, bahwa Partai Demokrat harus menjadi partai yang bersih, cerdas, dan peduli. “Politik adalah tentang pengabdian, tentang membuka jalan untuk membantu rakyat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat untuk orang lain, urip iku urup, jadikan manfaat kita menjadi cahaya bagi orang lain,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Ibas mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus bersatu dan bergerak bersama.
“Demokrat selalu bersama rakyat dalam kondisi apapun. Mari kita bersatu, bergerak bersama masyarakat, jangan meninggalkan rakyat. Rakyat adalah kekuatan PD. Jika tulus, rakyat akan percaya; jika konsisten, rakyat akan setia. Bukan hanya terlihat, tapi harus berdampak,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan yang juga Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Ibas yang dinilai tidak pernah surut terhadap masyarakat di daerah pemilihannya.

“Terima kasih atas kepedulian Mas Ibas yang tidak pernah surut. Di penghujung bulan Ramadan ini Mas Ibas terus memberikan contoh kepada kita semua untuk terus peduli kepada masyarakat. Kami ingin menyampaikan salam kangen untuk Mas Ibas, semoga tidak lama lagi bisa bertemu langsung dengan kami di dapil,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Acara turut diisi dengan tausiah oleh Ustaz H. Meky Hasan dari Pondok Pesantren Nurul Hikam, Ponorogo. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya silaturahmi dalam membangun kebersamaan, komunikasi, serta ukhuwah Islamiyah. “Insya Allah dengan silaturahmi kita dipanjangkan umur, ditambahkan rezeki. Kebersamaan dan kekompakan akan membangun rasa cinta kepada sesama,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan bekal kehidupan melalui silaturahmi, ilmu, dan amal kebaikan agar mencapai husnul khatimah.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk kesejahteraan bangsa Indonesia serta keberkahan bagi Edhie Baskoro Yudhoyono dan Partai Demokrat. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar Ibas menjadi pemimpin yang amanah dan menjadi teladan bagi masyarakat, serta Partai Demokrat senantiasa diberkahi dalam menjalankan amanahnya demi kemajuan bangsa.

Berita Lain