17 April 2026
Beranda blog Halaman 902

Prabowo Kumpulkan Panglima, Kapolri, dan Jaksa Agung

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalami Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Pangllima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat Upacara Peringatan ke-79 Hari Bhayangkara di Monumen Nasional, Jakarta, pada Selasa, 1 Juli 2025. Aktual/DOK BPMI Setpres

Jakarta, aktual.com – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat tinggi negara ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Hadir dalam pertemuan tersebut Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (BPPIS) Aris Marsudiyanto.

Usai pertemuan, Aris mengungkapkan bahwa Presiden menaruh perhatian serius pada kondisi bangsa, khususnya terkait generasi muda yang rentan terprovokasi informasi menyesatkan.

“Saya tadi dipanggil Pak Presiden, membahas berbagai hal tentang situasi di Indonesia. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya adik-adik kita yang masih sekolah, jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang tidak jelas dari sumbernya,” kata Aris kepada wartawan.

Aris menegaskan, hoaks sering kali digunakan pihak tertentu untuk memecah belah bangsa. Dengan maraknya teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan (AI), masyarakat diminta lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Apalagi sekarang ada artificial intelligence atau AI. Jadi harus benar-benar menyaring berita itu, karena saat Indonesia sedang membangun seperti ini, mungkin ada pihak yang tidak ingin Indonesia maju. Jangan mudah untuk melakukan kekerasan,” tegasnya.

Selain itu, Aris menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kondusivitas nasional demi kelancaran agenda pembangunan. Menurutnya, program pemerintah saat ini sudah berjalan di jalur yang tepat dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.

“Itulah arahan dari Pak Presiden, untuk menjaga kondusivitas negeri ini. Pemerintah sudah on the right track, program-programnya berjalan dengan baik dan sampai ke masyarakat. Mari kita junjung rasa persatuan, karena Indonesia akan maju dengan satu kunci, yaitu bersatu,” pungkasnya.

Pilkada Ulang Pangkalpinang Dihantui Politik Uang, Paslon Maulan Akil–Zaki Yamani Disorot

Pangkalpinang, aktual.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang Kota Pangkalpinang diduga tidak berjalan bersih karena muncul indikasi adanya praktik politik uang atau money politik.

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 2, Maulan Akil–Zaki Yamani, disebut-sebut sebagai pihak yang terlibat dalam dugaan praktik tersebut. Kasus ini terungkap setelah warga melakukan operasi tangkap tangan (OTT).

Komisioner Bawaslu RI, Puadi, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menerima informasi terkait dugaan tersebut.
“Itu sudah tersampaikan dalam bentuk informasi awal dari masyarakat yang datang ke kantor,” kata Puadi di Pangkalpinang, Rabu (27/8/2025).

Ia menambahkan, saat ini tim dari Gakumdu tengah melakukan proses kajian lebih lanjut.
“Kemudian juga tim Gakumdu sedang melakukan proses pekajian dan pendalaman apakah terhadap informasi dan laporan tersebut,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pilkada di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka kembali digelar setelah calon tunggal di kedua wilayah tersebut kalah suara melawan kotak kosong.

Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi dasar dilaksanakannya pemilihan ulang. Pada Pilkada serentak 27 November, pasangan Maulan Akil–Zaki Yamani merupakan calon tunggal yang kalah dari kotak kosong.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Jelang Munaslub, Bahlil Bawa Elite Golkar Sambangi Prabowo di Istana

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usai berpidato dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR RI dan DPRD Fraksi Partai Golkar (FPG) Periode 2024-2029 Seluruh Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12/2024).
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia usai berpidato dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR RI dan DPRD Fraksi Partai Golkar (FPG) Periode 2024-2029 Seluruh Indonesia di Jakarta, Rabu (11/12/2024). Akatual/HO

Jakarta, aktual.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mendadak jadi sorotan usai memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/8/2025). Bahlil tidak datang sendiri. Ia kompak hadir bersama jajaran pengurus inti DPP Golkar yang mencolok dengan balutan jaket kuning.

Rombongan Golkar tiba sekitar pukul 12.56 WIB. Di barisan terdepan tampak Agus Gumiwang, Meutya Hafid, dan Wihaji mendampingi sang ketua umum menemui orang nomor satu di Indonesia.

“Hari ini kami dari pengurus DPP Partai Golkar melakukan silaturahmi dengan Bapak Presiden,” ujar Bahlil singkat usai pertemuan.

Meski diklaim hanya silaturahmi, pertemuan elite Golkar dengan Presiden jelas memantik tanda tanya politik. Apalagi, Golkar tengah bersiap menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang disebut-sebut akan menentukan arah partai beringin ke depan.

Bahlil menegaskan posisi Golkar tetap konsisten sebagai partai koalisi yang mendukung penuh Presiden Prabowo. “Sebagai partai koalisi yang dari awal ikut berjuang, pasti mendukung, pasti memberikan masukan-masukan yang baik untuk negara. Masukannya nanti kita lihat,” ungkap pria yang juga menjabat Menteri ESDM itu.

Namun, ketika ditanya agenda spesifik, Bahlil buru-buru mengelak. “Enggak ada (pembahasan khusus), enggak ada,” katanya. Ia juga menepis kehadiran partai politik lain dalam pertemuan tersebut. “Ya jaketnya pakai jaket apa semua? Setahu saya sih kami bersilaturahmi dari DPP Partai Golkar,” pungkasnya.

Publik pun menafsir pertemuan ini bukan sekadar basa-basi politik. Kehadiran Bahlil bersama jajaran inti DPP di Istana disebut-sebut sebagai upaya menguatkan legitimasi sekaligus mengirim sinyal kuat menjelang Munaslub.

DPR Nilai Pemindangan Napi High Risk ke Nusakambangan Bisa Lumpuhkan Kendali Kejatahan

Dokumentasi - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Dokumentasi - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara menilai pemindahan 1.300 narapidana (napi) kategori berisiko tinggi (high risk) ke lembaga pemasyarakatan (lapas) di Pulau Nusakambangan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bagian dari strategi melumpuhkan pusat kendali kejahatan.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (27/8), Dewi menilai kebijakan tersebut efektif untuk memutus mata rantai komunikasi dan koordinasi para pelaku kejahatan yang kerap masih mengendalikan jaringannya dari balik jeruji besi.

“Langkah pemindahan ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan bagian dari sebuah strategi besar untuk melumpuhkan pusat kendali kejahatan. Kita tahu bahwa banyak lapas di Indonesia mengalami kelebihan kapasitas dan memiliki tingkat keamanan yang beragam,” kata Dewi.

Dia lantas berkata, “Dengan memusatkan mereka yang paling berisiko di Nusakambangan, kita tidak hanya mengisolasi ancaman, tetapi juga memberikan ruang bagi Lapas lain untuk menjalankan program pembinaan secara lebih efektif bagi narapidana dengan risiko lebih rendah.”

Dewi memandang konsentrasi narapidana berisiko tinggi, seperti bandar narkoba jaringan internasional, teroris, dan pelaku kejahatan terorganisir lainnya, dari berbagai daerah di satu lokasi dengan sistem keamanan super maksimum adalah sebuah keharusan.

Menurut dia, langkah tersebut dapat menciptakan efek jera sekaligus memperbaiki tata kelola sistem pemasyarakatan nasional secara menyeluruh.

Dengan demikian, lanjut dia, lapas dapat kembali berfungsi optimal sebagai lembaga pembinaan untuk mengembalikan narapidana menjadi warga negara yang baik dan produktif.

Dia pun menekankan pentingnya pengawasan berlapis dan penerapan teknologi keamanan canggih di Nusakambangan untuk memastikan tidak ada celah bagi para narapidana tersebut untuk kembali beroperasi.

Dewi mendorong pula Ditjenpas untuk terus melakukan evaluasi dan pemetaan risiko secara berkala di seluruh lapas dan rumah tahanan (rutan) di Indonesia.

Untuk itu, dia menggarisbawahi bahwa pemindahan narapidana berisiko tinggi serentak tersebut menunjukkan keseriusan negara dalam memerangi kejahatan luar biasa (extraordinary crime).

“Kami di Komisi XIII akan terus mendukung dan mengawasi implementasi kebijakan ini. Ini adalah komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dan menjaga kedaulatan negara dari ancaman kejahatan terorganisir,” ujar dia.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi mengatakan sudah ada sebanyak 1.300 narapidana kategori high risk atau berisiko tinggi yang dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan, Jawa Tengah.

Menurut dia, sudah banyak pemindahan narapidana sejak di bawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.

“Ini bukan hanya tentang komitmen kami memberantas narkoba dan HP, ini juga upaya kami untuk memberikan pembinaan yang tepat bagi warga binaan kami,” kata Mashudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (24/8).

Warga binaan high risk yang dipindah ke Nusakambangan, kata dia, ditempatkan di beberapa Lapas Super Maximum dan Maximum Security. Mereka, kata dia, akan mendapatkan pembinaan dan pengamanan khusus sesuai kategori dari hasil asesmen.

“Agar saat waktunya kembali ke masyarakat mereka telah pulih secara mental dan perilaku, karena itulah salah satu tujuan sistem pemasyarakatan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Kapolda Babel Tegaskan Harus Jaga Netralitas Pilkada Ulang 2025

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo saat meninjau keamanan di TPS 06 Gabek I Kota Pangkalpinang, Rabu. ANTARA/Aprionis.

Pangkalpinang, aktual.com – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo menegaskan anggota kepolisian harus menjaga netralitas, guna menyukseskan Pilkada Ulang 2025 di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka.

“Anggota netral dan mereka hanya mengamankan penyelenggaraan pilkada ulang ini saja,” kata Irjen Pol Hendro Pandowo saat meninjau keamanan di TPS 06 Gabek I Kota Pangkalpinang, Rabu (27/8).

Ia menegaskan kepolisian menjunjung tinggi netralitas dalam penyelenggaraan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka yang digelar secara serentak pada Rabu (27/8).

“Kepolisian hanya mengamankan pelaksanaan pilkada ulang di dua daerah ini dan tidak ikut-ikutan mendukung atau tindakan lainnya yang melanggar netralitas Polri dalam penyelenggaraan pesta demokrasi ulang ini,” ujarnya.

Ia menyatakan sebelum penyelenggaraan pilkada ulang ini, dirinya telah memberikan atensi kepada seluruh jajaran kepolisian di Polresta Pangkalpinang dan Polres Bangka untuk menjunjung tinggi netralitas.

“Apabila ditemukan anggota kepolisian yang tidak netral, maka akan ditindak tegas sesuai aturan berlaku,” katanya.

Ia mengatakan hingga saat ini kondisi keamanan pencoblosan surat suara di seluruh TPS Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka berjalan dengan kondusif.

“Hingga saat ini belum ada laporan atau tindakan yang akan mengganggu kelancaran dan keamanan masyarakat dalam menjalankan pencoblosan surat suara di TPS. Semuanya berjalan lancar, aman dan sesuai aturan berlaku,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Dukung Energi Bersih, Eddy Soeparno Dorong Pembangkit Sampah Listrik di Manado

Eddy Soeparno (kiri) saat berkunjung ke Kota Manado, Sulawesi Utara. Aktual/DOK MPR RI

Manado, aktual.com – Pimpinan MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno, melanjutkan inisiatifnya dalam membantu pemerintah daerah mengatasi persoalan sampah.

Setelah sebelumnya menyambangi Walikota Yogyakarta, Bandung, dan Tangerang Selatan, kali ini Eddy bertolak ke Kota Manado, Sulawesi Utara. Kedatangan Wakil Ketua Umum PAN tersebut disambut langsung Wakil Gubernur Sulut, Victor Mailangkay, dan Walikota Manado, Andrei Angouw.

Eddy menjelaskan, fokus utamanya adalah memastikan amanat konstitusi terkait hak rakyat atas lingkungan yang bersih dan sehat dapat terwujud. Salah satunya melalui penerapan teknologi waste to energy.

“Di antara inisiatif itu adalah revisi Perpres mengenai pengolahan sampah menjadi energi yang dipimpin Menko Pangan, Pak Zulkifli Hasan. Kami ikut terlibat di dalamnya, karena itu saya turun langsung ke daerah-daerah untuk meminta ide, masukan, dan gagasan dalam penerapan teknologi waste to energy,” kata Eddy di Manado, Senin (…).

Politisi yang juga Doktor Ilmu Politik lulusan UI itu menegaskan, Sulawesi Utara, khususnya Kota Manado, memiliki potensi besar untuk menjadi pionir pengolahan sampah menjadi energi, seiring posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

“Dengan penerapan waste to energy dan penanganan sampah yang lebih baik, saya kira Sulut dan Kota Manado bisa semakin menjadi ikon pariwisata berkelanjutan di Indonesia, termasuk dalam pengembangan ecotourism,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Eddy meninjau langsung TPA Sumompo milik Pemkot Manado dan proyek pembangunan TPSA Ilo-Ilo milik Pemprov Sulut, yang digadang menjadi lokasi Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL).

“TPA Sumompo saat ini sudah menjadi landfill dan tidak lagi sekadar open dumping. Kami juga mendorong percepatan pembangunan TPSA Ilo-Ilo agar PSEL dapat segera beroperasi. Semoga berdampak positif bagi lingkungan dan warga Sulut,” tutupnya.

Berita Lain