13 April 2026
Beranda blog Halaman 920

KPK Cegah Empat Orang ke Luar Negeri dalam Kasus Bansos

Jakarta, aktual.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah empat orang untuk ke luar negeri di kasus dugaan korupsi terkait pengangkutan penyaluran bantuan sosial di Kementerian Sosial.

“KPK melakukan larangan bepergian ke luar negeri terhadap empat orang berinisial ES, BRT, KJT, dan HER,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (19/8).

Lebih lanjut Budi mengatakan pencegahan tersebut berlaku untuk enam bulan ke depan sejak tanggal 12 Agustus 2025.

“Tindakan larangan bepergian ke luar negeri tersebut dilakukan oleh KPK karena keberadaan yang bersangkutan di wilayah Indonesia dibutuhkan dalam rangka proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dimaksud,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat orang tersebut adalah Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Edi Suharto (ES), dan Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics) sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia (DNR) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT).

Kemudian Dirut DNR Logistics tahun 2018-2022 Kanisius Jerry Tengker (KJT), Direktur Operasional DNR Logistics tahun 2021-2024 Herry Tho (HER).

Sebelumnya, KPK mengumumkan memulai penyidikan kasus tersebut pada 13 Agustus 2025, dan telah menetapkan tersangka.

Walaupun demikian, KPK belum memberitahukan lebih lanjut mengenai jumlah maupun identitas tersangka kasus tersebut.

Di sisi lain, KPK mengatakan kasus dugaan korupsi terkait pengangkutan penyaluran bantuan sosial di Kementerian Sosial merupakan pengembangan perkara dugaan korupsi di Kemensos sebelumnya.

KPK mengusut kasus terkait bansos di Kemensos dimulai dari perkara dugaan suap dalam pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek pada lingkungan Kemensos tahun 2020, yakni pada 6 Desember 2020. Salah satu tersangka kasus itu adalah mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.

KPK pada 15 Maret 2023, mengumumkan penyidikan dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kemensos tahun 2020-2021.

Pada 26 Juni 2024, KPK mengumumkan memulai penyidikan dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial presiden terkait penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek pada Kemensos tahun 2020.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

DPR Minta Perbaiki Tata Kelola Imigrasi untuk Tingkatkan Pariwisata

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim meminta pemerintah memperbaiki tata kelola imigrasi untuk meningkatkan pariwisata nasional, imbas adanya sejumlah kasus melibatkan oknum pegawai imigrasi yang memberikan citra negatif terhadap kinerja birokrasi maupun ekosistem kepariwisataan.

“Sepanjang tahun 2025 kita membaca pemberitaan kasus-kasus viral yang melibatkan oknum imigrasi,” kata Chusnunia di Jakarta, Selasa (19/8).

Menurut dia, sejumlah kasus itu mulai dari dugaan keterlibatan oknum pegawai imigrasi yang membantu gengster Rusia melakukan pemerasan dan penganiayaan, dugaan pemerasan terhadap WNI Tiongkok, hingga suap paspor dan visa untuk memudahkan pengurusan calling for visa.

Dia menegaskan kondisi itu harus segera dibenahi agar imigrasi dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Di sisi lain, dia pun mengapresiasi langkah cepat dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang langsung menindak tegas perilaku oknum-oknum imigrasi yang terlibat tersebut.

Dia menilai tata kelola keimigrasian yang baik akan sangat mendukung perkembangan sektor pariwisata. Kebijakan keimigrasian yang memudahkan wisatawan asing masuk dan keluar wilayah, serta memberikan rasa aman dan nyaman, akan berdampak pada peningkatan minat kunjungan wisatawan.

“Perbaikan sektor imigrasi dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pariwisata nasional terlebih dengan dukungan kebijakan imigrasi yang ramah wisatawan serta peningkatan kualitas layanan imigrasi di bandara dan pelabuhan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan,” katanya.

Berdasarkan data, menurut dia, tren peningkatan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2025 tengah mengalami fase peningkatan. Maka dari itu, pembenahan sektor imigrasi harus terus dilakukan.

“Perjalanan wisatawan domestik juga mengalami peningkatan, memberikan dorongan positif bagi pemulihan sektor pariwisata,” katanya.

Lewat kerja keras ekosistem pariwisata dan sinergi berbagai pihak, dia berharap pertumbuhan ekonomi akan meningkat guna akselerasi program kepariwisataan nasional.

“Kami menaruh harapan besar agar jumlah kunjungan wisatawan mancanegara terus meningkat seiring dengan semakin membaiknya citra pariwisata Indonesia di mata dunia dengan demikian diperlukan tanggung jawab kolektif dalam menjamin keamanan dan keselamatan para wisatawan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

IHSG Bergerak Menguat Seiring Optimisme Pelonggaran Kebijakan Moneter

Ilustrasi - Karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/pri.)

Jakarta, aktual.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (19/8) pagi bergerak menguat seiring optimisme pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral di tingkat global.

IHSG dibuka menguat 6,97 poin atau 0,09 persen ke posisi 7.905,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,26 poin atau 0,15 persen ke posisi 819,80.

“Pekan ini akan menjadi periode penuh agenda penting bagi pelaku pasar, dengan sejumlah rilis kebijakan dan data ekonomi dari dalam negeri maupun global,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa.

Dari mancanegara, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed tetap akan menjadi sorotan sepanjang pekan, di saat para pejabat bank sentral menghadiri simposium kebijakan ekonomi tahunan di Jackson Hole, Wyoming, AS.

Pelaku pasar akan memantau acara itu untuk mencari sinyal mengenai arah suku bunga ke depan. Berdasarkan FedWatch CME, pelaku pasar menilai ada kemungkinan sebesar 83 persen bank sentral akan memangkas suku bunga pada pertemuan September 2025.

Dari kawasan Asia, Bank Rakyat China (PBoC) dijadwalkan mengumumkan kebijakan suku bunga periode Agustus 2025 pada Rabu (20/08). Pelaku pasar menanti langkah otoritas moneter China di tengah melambatnya konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi yang mulai kehilangan momentum.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan kebijakan suku bunga acuannya pada Rabu (20/08), yang diperkirakan akan menahan setelah memangkasnya pada pertemuan terakhir.

Selain itu, BI dijadwalkan akan merilis data transaksi berjalan periode kuartal II-2025 pada Jumat (22/08).

Pada perdagangan Senin (18/08), bursa saham Eropa ditutup variatif, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,25 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,21 persen, indeks DAX Jerman naik 0,18 persen, serta indeks CAC Prancis turun 0,50 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga ditutup variatif pada perdagangan Senin (18/08), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 33,93 poin atau 0,08 persen ditutup di level 44.912,19, indeks S&P 500 melemah 0,64 persen ke level 6.449,91, indeks Nasdaq Composite menguat 1,69 poin atau 0,03 persen dan ditutup di level 23.713,02.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 567,52 poin atau 1,31 persen ke 42.709,00, indeks Shanghai menguat 17,15 poin atau 0,47 persen ke 3.700,87, indeks Hang Seng menguat 106,69 poin atau 0,42 persen ke 25.720,55, dan indeks Strait Times melemah 17,45 poin atau 0,41 persen ke 4.255,45.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Peluncuran Buku Jokowi’s White Paper Sempat Alami Insiden di UGM

Yogyakarta, aktual.com – Roy Suryo bersama Rismon Sianipar serta Tiffauzia Tiyassuma atau dokter Tifa resmi meluncurkan buku berjudul Jokowi’s White Paper pada Senin (18/8). Buku setebal hampir 700 halaman ini memiliki judul lengkap Jokowi’s White Paper: Kajian Digital Forensik, Telematika dan Neuropolitika atas Keabsahan Dokumen dan Perilaku Kekuasaan.

Buku tersebut berisi hasil analisis ilmiah kolaboratif terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Soft launching dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Said Didu, Jenderal Tyasno Sudarto, dan Refly Harun. Namun, acara sempat mendapat hambatan setelah pihak UGM membatalkan penggunaan gedung University Club (UC) sebagai lokasi penyelenggaraan.

Roy Suryo menjelaskan bahwa pemesanan gedung sebenarnya sudah dilakukan sehari sebelumnya. “Minggu, (17/08/25) dr Tifa sudah booking Ruang Nusantara UC (University Club) UGM untuk Hari Senin (18/08/25) pukul 14.00-17.00 dan sudah transfer 1 juta diterima,” ucapnya.

Ia menuturkan bahwa pada malam harinya pihak pengelola UC UGM mendapat tekanan dari aparat. “Minggu malam ada info pihak UC UGM didatangi UP4/Pamdal UGM dan Polsek Bulaksumur diinterogasi,” katanya.

Menurut Roy, pembatalan resmi baru diberitahukan sehari setelahnya melalui pesan singkat. “Senin (18/08/25) Pihak UC UGM mengirim WA untuk membatalkan Booking dan mau mengembalikan Uang booking,” ucapnya.

Roy mengatakan bahwa pihak panitia sempat berencana memindahkan acara ke tempat lain. “Kami sempat mau memindahkan acara ke Kafe Musea di Jl. Cik Ditiro, namun karena sudah banyaknya orang yg datang ke UC UGM, maka kami Rapat sekaligus sholat dan Makan siang di Coffe shop UC UGM,” katanya.

Ia menambahkan bahwa peluncuran tetap digelar karena media dan undangan sudah hadir. “Karena jam sudah menunjukkan pukul 14.00 dan Media-media mainstream sudah juga datang, maka acara makan siang langsung kita ubah jadi Acara Soft Launching,” jelasnya.

Lebih jauh, Roy menyebut ada upaya lain untuk menggagalkan acara. “Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gadjah Mada, tepat saat pembacaan doa mendadak lampu dan AC dimatikan oleh pihak UC UGM (padahal toilet dsb masih nyala), namun kami terus acara sampai sekitar jam 16-an, termasuk dihadiri Jendral Tyasno Sudarto, pak Said Didu, mas Refly Harun, Dr Taufik, Pak Agus FDI, dsb,” ucapnya.

Meski begitu, ia menegaskan acara tetap bisa berjalan berkat dukungan teknis. “Alhamdulillah karena kami pakai Mic Wireless pakai Battery dan ada Lampu-lampu dari Media/YouTuber maka acara tetap bisa dilaksanakan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Trump: Selama Saya Presiden AS, China Tidak Akan Menginvasi Taiwan

Presiden AS Donald Trump - foto X

Washington, DC, Aktual.com – Rencana China untuk menginvasi Taiwan dipastikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan terjadi, selama dirinya menjabat sebagai Presiden AS. Hal itu disampaikan Trump dalam sebuah wawancara dengan Fox News, beberapa hari lalu.

Dilansir dari The Guardian, Trump mengatakan: ”Saya akan memberitahu Anda, Anda tahu, Anda memiliki hal yang sangat mirip dengan Presiden Xi dari China dan Taiwan. Namun saya rasa itu tidak akan terjadi selama saya di sini. Kita lihat saja nanti,” kata Trump.

”Dia bilang ke saya, ’Saya (Xi Jinping) tidak akan pernah melakukannya selama Anda masih menjadi presiden’.  Presiden Xi mengatakan itu dan saya bilang, ’Baiklah, saya hargai itu’. Namun dia juga mengatakan, ’Namun saya sangat sabar dan China juga sangat sabar’,” ungkap Trump panjang lebar.

Hingga Senin malam (18/8) pihak Kedutaan Besar China di Washington belum merespon pernyataan Trump tersebut.

Untuk diketahui, Trump dan Xi Jinping melakukan komunikasi telepon pertama mereka yang terkonfirmasi untuk masa jabatan kedua kepresidenan Trump pada bulan Juni lalu. Trump juga sempat mengatakan pada April lalu, kalau  Xi telah menghubunginya, tetapi tidak menyebutkan kapan panggilan tersebut dilakukan.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pernah menyebut China berencana untuk menginvasi Taiwan pada tahun 2027. Dalam pidatonya di forum pertahanan dan keamanan Shangri-La Dialogue di Singapura pada Mei lalu, Hegseth menyatakan pihaknya sudah tahu kalau Presiden Jinping telah memerintahkan militernya untuk bersiap menginvasi Taiwan pada 2027 nanti. Padahal masa jabatan Trump sebagai Presiden AS baru berakhir pada awal 2029 nanti, artinya kalau benar apa yang diungkapkan Hegseth, berarti serangan China ke Taiwan terjadi di saat Trump masih menjabat sebagai Presiden AS.

”Kami tahu kalau Xi Jinping telah memerintahkan militernya bersiap menginvasi Taiwan pada 2027. PLA (Tentara Pembebasan Rakyat China) sedang membangun kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukannya, dengan kecepatan yang sangat tinggi,” ungkap Hegseth kala itu.

Menurut Hegseth, PLA saat ini terus berlatih setiap untuk menginvasi Taiwan. Namun ia menegaskan kalau AS tak berencana meletuskan perang. ”Izinkan saya memperjelas sekali lagi, AS tidak menginginkan perang. Kami tidak ingin mendominasi atau mencekik China. Kami tidak ingin mempermalukan China. Kami tidak menginginkan perubahan rezim. Namun  kami menginginkan perdamaian,” kata Hegseth.

Untuk diketahui pula, hingga saat ini China menilai Taiwan sebagai wilayahnya sendiri, dan telah berjanji untuk ”menyatukan kembali” dengan Taiwan, bahkan dengan kekerasan bila perlu. Padahal Taiwan sendiri hingga saat ini memiliki pemerintahan demokratis yang sama sekali terpisah dengan China yang komunis. Pemerintah Taiwan secara tegas menolak klaim kedaulatan China atas pulau itu.

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Washington menyatakan bahwa topik Taiwan adalah ”isu paling penting dan sensitif” dalam hubungan China-AS. Menurut pihak Kedubes China di AS, seperti yang disampaikan juru bicara kantor Kedubes China di AS, Liu Pengyu yang mengatakan bahwa pemerintah AS harus mematuhi prinsip ’satu-China’ dan tiga komunike bersama AS-China, terkait penanganan isu-isu terkait Taiwan untuk dilakukan secara  bijaksana, dan sungguh-sungguh menjaga hubungan China-AS, serta perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.

(Indra Bonaparte)

 

 

Boni Hargens: Alumni UI Harus Dukung Pemerintah Merawat Indonesia Cerah

Jakarta, aktual.com – Calon Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) 2025-2028, Boni Hargens menegaskan siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum ILUNI UI harus memiliki komitmen untuk memperkuat UI, alumni dan bangsa Indonesia. Menurut Boni, keberadaan IlUNI harus bermanfaat baik bagi dirinya sendiri tetapi juga terutama bagi bangsa dan negara termasuk mendukung langkah-langkah mewujudkan dan merawat Indonesia cerah.

Hal ini disampaikan Boni seusai bertemu Rektor UI Heri Hermansyah bersama 6 kandidat Ketum ILUNI UI lainnya di Plataran Darmawangsa, Jakarta, Minggu (17/8/2025).

“Jadi siapapun yang menang nanti harus memikirkan UI dan juga alumni dan Indonesia sebagai payung besar kita, rumah kita. Nah itu aja sih intinya. Karena dari tujuh kandidat ini kan banyak sekali pilihan, tetapi semua diarahkan supaya setidaknya gagasan atau komitmen moralnya mengarah kepada keberpihakan pada kepentingan UI dan bangsa ini,” ujar Boni Hargens seusai pertemuan tersebut.

Boni Hargens juga kembali menegaskan visi-misinya menjadikan ILUNI UI sebagai laboratorium gagasan untuk mengkawal pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mewujudkan Indonesia berdaulat, sejahtera dan cerah. Menurut Boni, alumni UI bisa terlibat langsung menyelesaikan persoalan-persoalan dasar masyarakat, seperti pengangguran, kemiskinan, dan pendidikan yang kurang.

“Nah kita berharap nanti lulusan UI ini, dia bukan hanya menjadi bagian dari lapangan pekerjaan, tapi dia juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan, mendukung pemerintah di dalam menciptakan kesejahteraan umum,” imbuh Boni.

“Nah kita harus punya optimisme bahwa pemerintah kita akan terus bekerja dengan baik ke depan, maka kita terutama ILUNI sebagai bagian dari masyarakat civil society harus mendukung mimpi besar itu, harus mendukung optimisme itu supaya semua orang punya harapan bahwa Indonesia ini pasti cerah ke depan,” kata Boni menambahkan.

Pada kesempatan itu, Rektor UI Heri Hermansyah mengatakan Boni Hargens dan 6 kandidat Ketum ILUNI UI lainnya merupakan aset UI yang memiliki membesarkan UI, alumni dan bangsa Indonesia. Menurut Heri, para caketum ILUNI UI merupakan tokoh-tokoh yang bermanfaat dan telah berkontribusi terhadap UI, alumni dan bangsa.

“Tentunya, para kalon Ketua Umum ILUNI UI periode ini kontestannya jumlahnya 7 orang. Dan tentunya mereka semuanya adalah aset-aset Universitas Indonesia, alumni yang bermanfaat, prominent, memiliki jaringan luas, memiliki willingness untuk memajukan universitas dan juga ekosistem alumni,” ungkap Heri.

Heri juga optimistis, siapapun yang terpilih menjadi Ketum ILUNI UI 2025-2028 akan membesarkan UI, alumni dan bangsa. Terutama, kata dia, untuk mengkawal sejumlah program prioritas seperti dana abadi UI dan pengembangan kawasan UI menjadi produktif.

“Memberikan dampak yang besar untuk membantu universitas, juga membantu alumni untuk mobilitas vertikal maupun horizontal, yaitu ada program prioritas dana abadi UI, ada program prioritas pengembangan kawasan UI menjadi lebih produktif yang pada akhirnya kita bisa membantu mahasiswa kita yang kelak akan jadi alumni kita menjadi lebih berdaya, lebih nyaman dengan berbagai akses pendidikan yang lebih menunjang serta mereka juga bisa berprestasi dan mendapatkan akses pendidikan tanpa khawatir dengan biaya UKT,” pungkas Heri.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain