14 April 2026
Beranda blog Halaman 93

Viral! BGN Stop 62 SPPG MBG, Ada Dugaan Penyimpangan Anggaran Ramadhan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan program saat saat rapat bersama Komisi IX DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2025). Kepala BGN menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 116,6 triliun untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2025. Dari total kebutuhan itu, BGN masih membutuhkan tambahan dana sekitar Rp 50 triliun karena saat ini baru tersedia Rp 71 triliun. Aktual/TINO OKTAVIANO

Jakarta, Aktual.comBadan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena menyajikan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak sesuai pagu anggaran selama Ramadhan 1447 Hijriah/2026.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan penutupan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran publik dan kualitas layanan.

“Minimal ada 62 SPPG yang kami tutup sementara karena tidak sesuai dalam memberikan menu, baik itu menu minimalis maupun menu yang kurang baik. Ini soal akuntabilitas anggaran,” ujarnya usai pertemuan dengan Kejaksaan Agung di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Dadan menekankan bahwa jumlah SPPG yang dihentikan hanyalah sebagian kecil dari total lebih 25.000 unit di seluruh Indonesia. Ia menyoroti fenomena viral di media sosial terkait 62 SPPG tersebut.

“Ada 25.000 lebih SPPG yang berjalan, tetapi 62 itu yang membuat menu kurang sesuai dan minimalis yang membuat viral, jadinya vocal minority, kan? 62 tetapi membuat viral seluruhnya, padahal sebagian besar kan melaksanakan dengan baik. Jadi, kami ingin yang 62 itu makin lama makin kecil, sehingga laporan yang keluar itu adalah yang silent majority ini, jadi harus diungkap bahwa (SPPG) yang bagus-bagus itu banyak,” ujarnya.

Sebagian besar SPPG ditutup sementara karena menu yang disajikan tidak sesuai pagu anggaran. Sebagian lainnya ditutup karena pelanggaran administratif, seperti belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Penutupan dilakukan secara bertahap melalui surat peringatan pertama dan kedua, sebelum akhirnya diberhentikan sementara. Mitra pengelola tetap diberikan kesempatan untuk memperbaiki layanan.

“Kalau pelanggaran berulang, tidak tertutup kemungkinan dilakukan penutupan permanen,” ucapnya.

Selain pengawasan internal, BGN membuka kemungkinan langkah hukum jika terbukti terjadi penyimpangan atau penyalahgunaan anggaran.

“Kalau ada indikasi penyalahgunaan anggaran yang terbukti secara hukum, tentu akan ditindak. Saat ini fokus kami adalah pembinaan dan penguatan akuntabilitas, agar program MBG berjalan optimal dan dana publik digunakan dengan benar,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka Permadhi

Arus Mudik H-4 Melonjak, 25 Ribu Kendaraan Padati GT Cikampek Utama

Situasi arus mudik kendaraan masuk ke Gerbang Tol Cikampek Utama, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (17/3/2026). Aktual/ ANTARA

Purwakarta, aktual.com — PT Jasa Marga mencatat lonjakan signifikan arus mudik kendaraan yang melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, Purwakarta, Jawa Barat, pada H-4 Lebaran 2026, Selasa.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, mengatakan peningkatan volume kendaraan sudah terlihat sejak sif 1 dengan kenaikan mencapai 201 persen dibandingkan kondisi normal.

“Kalau dilihat dari shift 1 tadi saja, itu kita sudah catat sampai 25 ribu kendaraan yang melewati Gerbang Tol Cikampek Utama menuju arah timur,” kata Ria saat ditemui di Kantor GT Cikampek Utama.

Ia menyebutkan, jumlah kendaraan yang melintas menuju arah Jawa Tengah diperkirakan akan terus meningkat, terutama setelah diberlakukannya rekayasa lalu lintas berupa sistem one way sepenggal.

“Jadi memang one way tahap 1 ini sudah membuat volume lalu lintas menjadi bertambah banyak,” ujarnya.

Ria juga mengungkapkan bahwa pada Selasa petang, volume kendaraan yang melintas dalam satu jam mencapai sekitar 5.700 kendaraan, jauh di atas kondisi normal yang hanya berkisar 3.000 kendaraan per jam.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa sekitar 40 persen pemudik dari wilayah aglomerasi Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) telah meninggalkan daerah menuju kampung halaman.

Menurut dia, puncak arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi akan terjadi pada gelombang kedua, yakni pada malam hari hingga Rabu (18/3).

“Sejak Operasi Ketupat Jaya 2026 arus mudik masih cenderung ramai lancar, meski ada peningkatan. Sudah 40 persen warga Jadetabek mudik, kemungkinan puncaknya nanti malam dan besok, akan terus meningkat,” kata Asep di Cikarang, Selasa.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt

Istana Larang Open House Berlebihan, Ini Alasannya

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Aktual/ANTARA

Pemerintah secara resmi mengimbau seluruh instansi negara untuk tidak menggelar acara open house maupun halalbihalal secara berlebihan pada perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2025 Masehi.

Mensesneg Prasetyo Hadi di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa, menyebut langkah ini diambil sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang masih dalam kondisi ekonomi sulit.

“Kami sudah menyampaikan surat edaran untuk seluruh kementerian dan lembaga untuk kami imbau untuk tidak berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” katanya.

Prasetyo mengatakan bahwa surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kementerian dan lembaga negara merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Prasetyo menekankan bahwa semangat perayaan tahun ini harus dibarengi dengan kesederhanaan.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para pejabat negara untuk peka terhadap situasi sosial, mengingat masih banyak warga negara yang berada dalam kondisi prihatin.

“Bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang pada kondisi yang belum baik. Jadi kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan,” katanya.

Saat ditanya mengenai rencana open house di Istana Kepresidenan, Prasetyo belum memberikan jawaban pasti.

Ia menyatakan bahwa kepastian mengenai agenda tersebut masih menunggu perkembangan situasi lebih lanjut.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt

TPG Cair Jelang Lebaran, DPR Sebut Bukti Komitmen Pemerintah Sejahterakan Guru Madrasah

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri di kompleks parlemen, Jakarta. Aktual/DOK DPR RI

Jakarta, aktual.com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri menilai pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru madrasah sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan ratusan ribu tenaga pendidik.

Menurut Abidin, langkah percepatan verifikasi data yang dilakukan pemerintah berhasil memastikan sekitar 405.438 guru madrasah dapat menerima haknya tepat waktu.

“Pembayaran tepat waktu sebelum Idul Fitri menunjukkan responsivitas Kementerian Agama terhadap aspirasi DPR dan guru madrasah yang selama ini bergantung pada honor rendah,” kata Abidin di Jakarta, Selasa.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak kesejahteraan guru madrasah sangat penting dilakukan tepat waktu guna mencegah potensi gejolak sosial, terutama menjelang perayaan Lebaran.

Abidin juga menilai pencairan TPG tersebut tidak hanya membantu meringankan beban finansial para guru, tetapi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara di sektor pendidikan keagamaan.

Karena itu, ia mendorong Kementerian Agama untuk menjaga konsistensi dalam pencairan tahap berikutnya, sejalan dengan fungsi pengawasan Komisi VIII DPR RI.

Selain itu, Abidin menyebut bahwa pada 2026, program TPG di Kementerian Agama tidak hanya diberikan kepada guru madrasah dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), tetapi juga mencakup guru agama Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

“Komisi VIII DPR RI akan terus melakukan pengawasan secara seksama terhadap perkembangan pelaksanaan pembayaran TPG bagi guru pendidikan agama dan madrasah oleh Kementerian Agama RI,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama memastikan pencairan TPG dilakukan secara bertahap seiring percepatan penerbitan Surat Keputusan Analisis Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT) bagi guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi.

“Sesuai arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar, kami terus mempercepat proses penerbitan SKAKPT agar hak para guru madrasah dapat segera diterima,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, Jumat (6/3).

Berdasarkan data pemrosesan SKAKPT per 2 dan 4 Maret 2026, dari total 405.438 guru madrasah yang memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG), sebanyak 246.449 SKAKPT telah diterbitkan.

Jumlah tersebut termasuk 32.081 guru yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2025. Sementara itu, sekitar 158.989 guru lainnya masih dalam tahap finalisasi administrasi untuk pencairan pada tahap berikutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt

Kapolri Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Perkuat Community Policing hingga Ojol

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menandatangani prasasti saat meresmikan renovasi Masjid Al-Adzim Mapolda Riau didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi dalam rangkaian kunjungan kerja dan Safari Ramadan di Pekanbaru, Selasa (17/3/2026). Aktual/HO

Pekanbaru, aktual.com – Kapolri Listyo Sigit Prabowo meresmikan renovasi Masjid Al-Adzim Mapolda Riau dalam rangkaian kunjungan kerja dan Safari Ramadan di Pekanbaru, Selasa (17/3/2026) petang.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum penguatan nilai spiritual, tetapi juga menegaskan komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan humanis.

Kapolri tiba di Mapolda Riau sekitar pukul 16.30 WIB didampingi Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi serta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Turut hadir mendampingi jajaran pejabat utama Mabes Polri, di antaranya Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, serta Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir.

Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolri, dilanjutkan dengan peninjauan langsung hasil renovasi. Masjid Al-Adzim kini tampil lebih representatif sebagai pusat ibadah sekaligus ruang kebersamaan bagi personel kepolisian dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga mengukuhkan Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Provinsi Riau serta Ojol Kamtibmas Presisi. Secara simbolis, Kapolri memasangkan rompi kepada perwakilan Satgas dan pengemudi ojek online sebagai tanda dimulainya peran aktif mereka dalam mendukung stabilitas kamtibmas serta upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari penguatan strategi community policing, di mana Polri tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga membangun kemitraan luas dengan masyarakat. Keterlibatan komunitas ojek online sebagai bagian dari “sabuk kamtibmas” dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan silaturahmi Ramadan serta penyerahan santunan kepada anak yatim piatu dari Panti Asuhan Amanah dan Panti Asuhan Anugerah Pekanbaru. Kapolri bersama Titiek Soeharto menyerahkan bantuan secara langsung sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci.

Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Ia mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat dalam demokrasi harus dijaga, namun tidak boleh dimanfaatkan untuk memecah belah bangsa.

“Kita harus bersatu untuk mengawal Indonesia menjadi negara maju. Momentum bonus demografi harus dimanfaatkan dengan menyiapkan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Kapolri.

Ia juga memastikan pemerintah terus melakukan langkah mitigasi terhadap dampak krisis global guna menjaga stabilitas nasional, termasuk melalui berbagai kebijakan untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Secara khusus, Kapolri memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau Herry Heryawan atas berbagai inovasi yang dilakukan, termasuk pembentukan Satgas PHK dan inisiatif Ojol Kamtibmas Presisi.

“Ini adalah wujud nyata kemitraan Polri dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Riau menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan merupakan bagian dari upaya menghadirkan negara secara nyata di tengah masyarakat.

“Seluruh kegiatan ini pada dasarnya agar masyarakat merasa aman, merasa didengar, dan merasa negara benar-benar hadir di tengah kehidupan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, inisiatif tersebut lahir dari interaksi langsung dengan masyarakat, khususnya pengemudi ojek online dan kelompok pekerja yang menjadi bagian penting dalam roda ekonomi daerah.

Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan tausiah, doa bersama, serta buka puasa berjamaah dalam suasana penuh kehangatan. Momentum ini mencerminkan kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta keberlanjutan pembangunan di Provinsi Riau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, serta jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Artikel ini ditulis oleh:

Tino Okt

Berita Lain