8 April 2026
Beranda blog Halaman 946

7 Kapolda Diganti: Dari Aceh, Polda Metro Jaya, Hingga Maluku

ilustrasi : 7 Kapolda Diganti: Dari Aceh, Polda Metro Jaya, Hingga Maluku

Kepolisian Republik Indonesia merotasi sejumlah jabatan strategis di tingkat perwira tinggi lewat Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor STR/1764/VIII/KEP/2025 tertanggal 5 Agustus 2025. Dokumen yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar itu menetapkan pergantian di posisi Wakapolri, Kabareskrim, hingga tujuh Kapolda di berbagai wilayah.

Salah satu rotasi utama terjadi di Polda Metro Jaya. Irjen Karyoto yang sebelumnya menjabat Kapolda Metro Jaya ditarik ke Mabes Polri sebagai Kepala Baharkam, menggantikan Komjen Fadil Imran. Posisi Karyoto selanjutnya diisi oleh Irjen Asep Edi Suheri, yang sebelumnya menjabat Wakabareskrim.

Selain Jakarta, mutasi juga menyasar Polda Sulawesi Barat. Irjen Adang Ginanjar digantikan oleh Irjen Adi Deriyan, yang sebelumnya menjabat sebagai Sahlijemen Kapolri. Adi Deriyan kemudian digantikan Irjen Krishna Murti, yang selama ini menjabat sebagai Kadiv Hubinter.

Kapolda Kalimantan Utara juga berganti. Irjen Hary Sudwijanto yang memasuki masa pensiun, digantikan oleh Brigjen Djati Wiyoto Abadhy yang sebelumnya menjabat Wakapolda Metro Jaya. Posisi Wakapolda Metro kini diisi oleh Brigjen Dekananto Eko Purwono, yang sebelumnya Direktur Politik Baintelkam.

Mutasi juga terjadi di Polda Gorontalo. Irjen R. Eko Wahyu Prasetyo digantikan Irjen Drs. Widodo, yang ditarik dari tugasnya di Kementerian ATR/BPN. Sementara itu, Kapolda Maluku yang sebelumnya dijabat Irjen Eddy Sumitro Tambunan, kini dipercayakan kepada Irjen Prof. Dr. Dadang Hartanto, Ketua STIK/PTIK.

Polda Banten juga mengalami pergeseran pimpinan. Irjen Suyudi Ario Seto menyerahkan tongkat komando kepada Brigjen Hengki, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Banten. Suyudi selanjutnya ditugaskan di luar struktur Polri.

Irjen Achmad Kartiko yang menjabat Kapolda Aceh, posisinya kini digantikan oleh Brigjen Marzuki Ali Basyah, perwira tinggi yang sebelumnya bertugas di BNN.

Beberapa jabatan penting lain yang turut bergeser yakni Kadiv Hubinter Polri, yang kini dijabat Brigjen Amur Chandra Juli Buana menggantikan Irjen Krishna Murti. Amur sebelumnya menjabat Wakapolda Sultra, dan posisinya digantikan oleh Kombes Pol Gidion Arif Setyawan (Kapolrestabes Medan).

Selain itu, Karo Multimedia Divisi Humas Polri Brigjen Gatot Repli Handoko juga diganti. Ia akan bertugas sebagai Dosen Kepolisian Utama TK I. Jabatan Gatot kini diisi oleh Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andry Haryanto

Komjen Dedi Prasetyo Jadi Wakapolri, Komjen Syahardiantono Pimpin Bareskrim

ilustrasi: Komjen Dedi Prasetyo Jadi Wakapolri, Komjen Syahardiantono Pimpin Bareskrim

Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi besar di jajaran perwira tinggi melalui Telegram Rahasia (TR) Nomor STR/1764/VIII/KEP/2025 tertanggal 5 Agustus 2025. Telegram yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar ini menempatkan Komjen Dedi Prasetyo sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Akhmad Dofiri yang memasuki masa pensiun Juni 2025 lalu.

Komjen Dedi sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri. Posisinya kini diisi oleh Komjen Wahyu Widada, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim). Sementara tongkat kepemimpinan Bareskrim kini resmi dipegang oleh Komjen Syahardiantono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam).

Mutasi ini juga menggulirkan perubahan signifikan di jajaran pimpinan utama lainnya. Komjen Akhmad Wiyagus yang sebelumnya menjabat Asisten Operasi Kapolri (Astamaops) kini ditunjuk sebagai Kabaintelkam menggantikan Syahardiantono.

Posisi Wiyagus diisi oleh Komjen Fadil Imran, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam). Sedangkan jabatan Kabaharkam kini diberikan kepada Irjen Karyoto, mantan Kapolda Metro Jaya.

Jabatan Kapolda Metro Jaya kini diserahkan kepada Irjen Asep Edi Suheri, yang sebelumnya menjabat Wakabareskrim. Perubahan ini menjadi sorotan karena melibatkan sejumlah nama penting yang memiliki rekam jejak dalam penanganan kasus-kasus besar maupun transformasi organisasi Polri.

Rotasi ini turut mencakup belasan posisi strategis lainnya, termasuk di tingkat Kapolda, Kadiv, hingga jabatan struktural lainnya. Telegram ini menjadi lanjutan dari agenda pembenahan internal Polri menjelang penguatan kelembagaan dalam menghadapi tantangan keamanan nasional yang semakin kompleks.

Ralat: Ada kekeliruan penulisan pangkat yang sebelumnya “Irjen Syahardiantono” dan seharusnya ditulis “Komjen Syahardiantono”. Redaksi memohon maaf atas kekeliruan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Andry Haryanto

Satu Suara, Eddy Soeparno dan Pandawara Serukan Aksi Bersama Lawan Sampah

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno bertumpu tangan dengan Pemuda peduli lingkungan yang tergabung dalam Pandawara Grup usai Pertemuan di Bandung, Selasa (5/8). Pertemuan dan dialog bersama Wakil Ketua MPR ini dilakukan setelah sebelumnya Pandawara Grup diterima secara khusus oleh Presiden Prabowo di Istana Negara beberapa waktu lalu. Aktual/DOK MPR RI

Bandung, aktual.com – Pemuda peduli lingkungan yang tergabung dalam Pandawara Grup mengadakan pertemuan dengan Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno. Pertemuan ini dilaksanakan di Bandung, Selasa (5/8).

Pertemuan dan dialog bersama Wakil Ketua MPR ini dilakukan setelah sebelumnya Pandawara Grup diterima secara khusus oleh Presiden Prabowo di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Eddy Soeparno menyampaikan, pertemuan dengan Pandawara ini sudah direncanakan sejak lama, namun baru bisa terealisasi saat ini karena padatnya jadwal masing-masing.

“Saya mengikuti kegiatan Pandawara di media sosial dengan aksi konkrit yang turun langsung mengambil sampah di banyak tempat dengan melibatkan begitu banyak relawan. Alhamdulillah hari ini pertemuan dengan Pandawara bisa terealisasi,” ungkapnya.

Pertemuan ini membahas kegiatan dan aksi lapangan Pandawara yang selama ini sudah dilakukan. Selain itu Pandawara Grup juga menyampaikan upaya memperluas cakupan kegiatan mulai dari pembersihan sampah sampai edukasi kepada masyarakat.

“Saat ini secara total sudah ada 1,79 kg sampah dipulihkan dengan lebih dari 30.000 relawan aktif yang terlibat. Kami juga bersyukur kegiatan ini menginspirasi anak-anak muda di tempat lain untuk melakukan hal yang sama. Bahkan sampai ke Malaysia dan juga Vietnam,” kata Muchamad Ikhsan Destian salah satu pendiri Pandawara.

Kepada Pandawara Grup, Eddy Soeparno menjelaskan program pemerintah tentang penanganan sampah melalui program Waste to Energy (WTE), dimana Eddy sebagai Wakil Ketua MPR turun langsung memberikan saran dan masukan tentang revisi Perpres 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Eddy menjelaskan bahwa sebagai Pimpinan MPR dirinya terus berupaya memfasilitasi pemda mengatasi krisis sampah sekaligus terus memperjuangkan payung hukum mengenai penanganan sampah yang komperehensif dan solutif.

“Melalui Teknologi waste to energy ini kita bisa mendapatkan 2 manfaat sekaligus. Pertama tentu mengurangi secara signifikan tumpukan sampah yang selama ini tidak bisa ditampung di TPA. Kedua, bisa menghasilkan sumber energi terbarukan,” jelasnya.

Secara khusus Eddy Soeparno menyampaikan dirinya membuka ruang kolaborasi dengan Pandawara dalam berbagai kegiatan seperti edukasi, aksi lapangan dan juga diskusi tentang kebutuhan kebijakan publik untuk menangani krisis sampah.

“MPR adalah Rumah Kolaborasi dan karena itu kami menyambut baik jika ada ruang kolaborasi yang bisa dilakukan agar semakin banyak pihak yang terlibat dalam mengatasi krisis sampah, perubahan iklim dan isu lingkungan hidup lainnya,” tutup Eddy.

Jangan Ulang ‘Cicak vs Buaya’! LOHPU Minta RUU KUHAP Atur Tegas Wewenang Aparat

Jakarta, aktual.com – Direktur Lembaga Opini Hukum Publik (LOHPU), Aco Hatta Kainang, menyampaikan pandangannya terkait mencuatnya informasi adanya proses pengintaian oleh anggota POLRI terhadap Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) dan rencana penggeledahan di kediaman JAM Pidsus.

Menurutnya, hal tersebut menunjukkan adanya kekeliruan dalam implementasi sistem peradilan pidana terpadu (intergated criminal justice system).

Dalam keterangannya, Aco menegaskan pentingnya sinergi antara institusi penegak hukum, bukan justru saling mencurigai.

“Ada beberapa prinsip yang harusnya menjadi acuan kedua institusi penegak hukum yakni kesatuan, kordinasi dan kerjasama jangan ada proses intrik atau proses intel menginteli, Polri dan Kejaksaan harus satu padu dalam menjalankan tujuan hukum pidana,” kata Aco pada Selasa (5/8).

Ia menilai bahwa ketegangan antara aparat penegak hukum tidak boleh terulang kembali sebagaimana yang pernah terjadi dalam konflik “cicak vs buaya” di masa lalu.

“Peristiwa ini harus diakhiri cukup peristiwa cicak buaya 1 dan 2 sudah pernah terjadi jangan terulang peristiwa ini sehingga tidak ada pengistilahan terkait konflik Polri dan Kejaksaan,” ucapnya.

Aco juga menyoroti pentingnya penyusunan RUU KUHAP ke depan agar secara tegas mengatur batas kewenangan penegak hukum guna mencegah konflik serupa.

“Dan ini tentu menjadi catatan RUU KUHAP kita kedepan bagaimana pengaturan wewenang dan tugas penegakan hukum tidak menimbulkan konflik rumusan ini harus jelas tanggung jawab ini menjadi tugas DPR RI dan Pemerintah,” katanya.

Ia pun mendorong adanya inisiatif DPR RI, khususnya Komisi III, untuk segera mengambil langkah koordinatif.

“Meminta DPR RI dalam hal ini KOMISI 3 melakukan rapat kordinasi antara POLRI dan KEJAKSAAN RI terkait peristiwa ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Aco menekankan pentingnya klarifikasi terhadap kejadian hukum tersebut agar tidak berkembang menjadi spekulasi liar di tengah masyarakat.

“Mencari fakta dan bukti peristiwa hukum yang terjadi sehingga opini liar dipublik bisa diclearkan,” katanya.

Menurutnya, pembahasan RUU KUHAP ke depan harus menjadi momentum untuk menata ulang kewenangan penegakan hukum secara adil dan pasti.

“Tantangan bagi pembahasan RUU KUHAP untuk meletakkan kewenangan penegak hukum secara baik, adil dan berkepastian hukum,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa prinsip intergated criminal justice system harus dijalankan secara benar agar tidak menimbulkan gesekan antar lembaga penegak hukum.

“Prinsip Intergated criminal justice system harus dijalankan secara benar dan baik. Tentu kita tidak menginginkan terjadinya konflik antar penegak hukum sehingga publik berkewajiban memberikan pandangan dan pendapat bagi pemerintah dan DPR RI untuk menciptakan keteraturan dan stabilitas penegakan hukum di republik ini,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Hetifah Apresiasi Program Menteri ESDM Terbitkan Program Listrik Masuk Desa

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Aktual/DOK DPR RI

Jakarta, aktual.com – Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudin, mengapresiasi program Listrik desa yang diluncurkan menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk menjangkau daerah terpencil di seluruh Indonesia termasuk di sekolah-sekolah yang ada di pelosok negeri.

Penyediaan Listrik ini merupakan bagian dari program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.

Hetifah menyoroti krisis infrastruktur pendidikan yang mengancam masa depan Indonesia. Berdasarkan data dari Kemendikdasmen masih tercatat 5.758 sekolah di daerah 3T yang belum terfasilitasi listrik. Selain itu terdapat 10.692 sekolah yang belum memiliki internet untuk menunjang pembelajaran di daereah 3T.

“Hasil dari Panja Pendidikan di daerah 3T dan daerah marginal menyoroti keterbatasan infrastruktur pendidikan serta sarana dan prasarana di Indonesia. Permasalahan ini tidak hanya terkait pada jumlah ruang kelas, tetapi juga kualitas bangunan, ketersediaan fasilitas sanitasi, listrik, air bersi, akeses internet, hingga peralatan penungjan belajar. Kesenjangan ini memperparah ketimpangan hasil belajar antarwilayah dan berdampak langsung pada rendahnya mutu pembelajaran,” ungkap Hetifah.

Hetifah mengungkapkan bahwa penanganan inrastruktur ini merupakan fondasi penting untuk memastikan pendidikan inklusi dan berkualitasa bagi seluruh warga negara, termasuk yang berada di wilayah paling tertinggal sekalipun.

Untuk itu, Hetifah menyambut baik upaya Menteri ESDM yang berkomitmen kuat untuk terus berkolaborasi dengan PLN dan pemerintah daerah untuk terus memajukan pendidikan di daerah 3T melalui program listrik masuk desa ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Indonesia Kecam Keras Penyerbuan Masjid Al-Aqsa Oleh Israel

Masjid Al-Aqsa di Yerusalem (Foto: Antara/Istimewa)

Jakarta, aktual.com – Indonesia mengutuk keras penyerbuan dan provokasi terbaru terhadap Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur oleh sejumlah menteri Zionis Israel bersama kelompok pemukim ilegal Israel di bawah perlindungan polisi akhir pekan lalu.

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono, serbuan tersebut memperkeruh kondisi keamanan serta memperparah ketegangan antara masyarakat Palestina dan pemukim Israel di Yerusalem.

“Kami melihatnya sebagai pelanggaran status quo yang membuat situasi semakin rumit,” kata Sugiono setelah pertemuan bilateral dengan Menlu Belarus Maxim Ryzhenkov di Kantor Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan semua pihak hendaknya menghormati kesepakatan dan tradisi yang berlaku di Masjid Al-Aqsa dan tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan ketegangan lebih parah, seperti dengan menyerbu wilayah suci bagi kaum Muslim tersebut.

Sejumlah media melaporkan bahwa pejabat dan pemukim sayap kanan Israel yang dipimpin oleh pemimpin otoritas keamanan nasional Itamar Ben-Gvir merangsek masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada Minggu (4/8) untuk beribadah di sana.

Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah lama berlaku selama beberapa dekade ini yang memungkinkan orang Yahudi untuk berkunjung ke situs tersebut, tetapi tidak untuk beribadah di sana.

Ben-Gvir, sekutu Zionis dan ultranasionalis pemimpin otoritas Israel Benjamin Netanyahu, mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan dirinya berdiri di situs suci umat Islam tersebut dengan dikelilingi oleh para pemukim Yahudi dan polisi Israel.

Pejabat Zionis itu diketahui sudah memerintahkan polisi untuk mengizinkan pemukim ilegal menyanyi dan menari di dalam kompleks masjid sejak beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu, Anadolu melaporkan bahwa otoritas wakaf pengelola kompleks Al-Aqsa mencatat adanya lonjakan pelanggaran sejak Ben-Gvir menjabat pada akhir 2022.

Sejak dimulainya perang genosida Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023, lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas dan 7.000 lainnya luka-luka di Tepi Barat akibat serangan pasukan Israel dan pemukim ilegal, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Dalam putusan bersejarah pada Juli 2024, Mahkamah Internasional (ICJ) menyatakan pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menuntut evakuasi seluruh permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Artikel ini ditulis oleh:

Rizky Zulkarnain

Berita Lain