Bangka, Aktual.com – Pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah memiliki peran yang besar dalam meningkatkan partisipasi pemilih.

Disampaikan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, Hendra Sinaga, jika secara emosional masyarakat merasa dekat dengan pasangan calon maka itu akan membuat kesadaran untuk mencoblos ke TPS semakin tinggi.

Namun demikian, menurut Sinaga, sosialisasi yang dilakukan penyelenggara pemilu juga sangat menentukan dalam meningkatkan partisipasi pemilih. Gencarnya sosialisasi pilkada, diakuinya, akan membuat masyarakat lebih sadar dan paham bahwa pesta demokrasi merupakan momentum untuk memilih pemimpin masa depan terbaik,” ujarnya.

Sementara Riski, seorang warga Bangka Tengah mengatakan partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah dikhawatirkan menurun karena ruang sosialisasi dan kampanye yang diberikan kepada pasangan calon sudah dibatasi.

“Sekarang ini aturan kampanye dan sosialisasi sudah diatur dan dibatasi, kondisi seperti ini bisa berpengaruh terhadap menurunnya partisipasi pemilih,” ujarnya.

Ia mencontohkan, pemasangan alat peraga kampanye dibatasi dan anggarannya disediakan negara sehingga tempat dan ruang waktu kampanye melalui APK menjadi terbatas. “Pasangan calon tidak dibenarkan memasang APK, akibatnya semarak Pilkada jadi kurang dan banyak masyarakat tidak kenal dengan pasangan calon,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh: