Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutan ketika pembukaan pembekalan calon legislatif (caleg) DPR gelombang III di Kantor PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (15/11/2018). Megawati Soekarnoputri membuka pembekalan caleg gelombang terakhir yang diikuti ratusan kader serta menutup kader fungsional yang bertugas di kantor-kantor PDIP. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Dalam Kongres V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan pesan Bung Karno akan pentingnya menjaga keutuhan bangsa saat Pemilu.

“Saya teringat pesan Bung Karno dalam amanatnya pada tanggal 17 Agustus 1954, menjelang Pemilu Pertama 1955. Dan, sebagai sudah kukatakan berulang-ulang, janganlah pemilihan umum ini nanti menjadi arena pertempuran politik demikian rupa, hingga membahayakan keutuhan bangsa. Gejala-gejala akan timbulnya pertajaman pertentangan-pertentangan antara kita, antara sesama kita telah ada, gejala-gejala akan karamnya semangat toleransi sudah muncul. Tidakkah orang sadar, bahwa tanpa toleransi maka demokrasi akan karam, oleh karena demokrasi itu sendiri adalah penjelmaan daripada toleransi. Inilah pesan Bung Karno,” kata Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Denpasar, Kamis (8/8).

Mega kembali mengingatkan para kader partai untuk tidak berperilaku intoleran terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak tahun 2020. Pasalnya, jika sikap perilaku intoleransi digunakan dalam kampanye pemilihan umum, maka demokrasi Pancasila yang dicita-citakan akan musnah.

“Jika sikap perilaku intoleransi kalian gunakan dalam kampanye pemilihan umum, maka demokrasi Pancasila yang kita cita-citakan akan musnah. Persatuan bangsa akan musnah. Kekuatan bangsa akan musnah. Kejayaan semangat gotong royong akan musnah. Dan, yang nanti tinggal hanyalah teror dan anarki, kekacauan dan kepedihan,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh: