Sulawesi Tengah, aktual.com – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah diminta membuka lapangan pekerjaan seluas mungkin untuk membantu pemulihan kondisi ekonomi  masyarakat setempat yang terpuruk pascagempa dan likuefaksi.

“Lapangan pekerjaan harus menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Sigi untuk mewujudkan ketahanan ekonomi masyarakat,” ucap anggota DPRD Kabupaten Sigi, Endang Herdianti, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Sigi bersama DPRD Sigi saat ini sedang menyusun rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang kesejahteraan sosial. Draf dari ranperda tersebut telah masuk di DPRD.

Endang yang merupakan Ketua Fraksi partai NasDem di DPRD Sigi mengemukakan, ranper tentang kesejahteraan sosial sangat penting untuk dibahas dan ditetapkan Pemkab Sigi.

“Karena ini akan menjadi landasan dasar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya pada sektor ekonomi,” ujar dia.

Ia menyebut, Pemkab Sigi mengklaim bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Sigi pascabencana gempa dan likuefaksi menurun. Akan tetapi, kata dia, realita di lapangan tidak sesuai dengan data yang dipaparkan oleh Pemkab Sigi.

“Kalau kita lihat dari daya beli masyarakat, belum lagi daerah ini tertimpa bencana gempa dan likuefaksi yang secara otomatis menghilangkan lapangan pekerjaan dan permukiman warga,” sebutnya.

Karena itu, sebut dia, Fraksi NasDem, beberapa hal yang harus menjadi fokus Pemkab Sigi, yang mendi penghambat pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat yaitu, kurangnya lapangan pekerjaan.

Kemudian, ketersediaan sumber daya manusia dan keterampilan masyarakat, serta kurangnye perhatian pemerintah dan minimnya regulasi yang mengatur tentang standar kesejahteraan sosial. [Eko Priyanto]

(Zaenal Arifin)