Pesawat Wings Air

Jember, Aktual.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Jember kembali meluncurkan penerbangan Rute domestik yakni rute Jember-Surabaya PP, setelah mendapatkan Kerjasama lagi dari pihak maskapai.

Seperti yang diluncurkan pada Rabu (16/6) kemarin, dimana kali ini dengan Wings Air terbang kembali dan satu-satunya maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Notohadinegoro Jember.

Hal ini disampaikan langsung oleh Plt. Dinas Perhubungan Kabupaten Jember Siswanto, saat di Konfirmasi diruangannya pada, Jumat (18/6) pagi.

Menurutnya, Dishub Jember sempat mengirim surat terhadap dua maskapai yang dulunya pernah beroperasi di Bandara Notohadinegoro, kebetulan maskapai wings Air ini memang sudah memiliki rute Jember-Surabaya PP.

“Kita pernah menyampaikan surat ke Wings dan Citilink waktu itu, wings ini karena sudah ada rute, rutenya sendiri memang siang karena ada rute lain yang di layani sebelum ke sini, jadi Surabaya ke Kalimantan setelah Kalimantan baru ke sini,” ujarnya.

Selain itu, Ia menjelaskan terkait kenapa peluncurannya pada hari rabu kemarin, sebab hari yang diberikan maskapai wings kurang pas.

“Jadi sebab rutenya sudah ada sejak lama, cuma hari untuk peluncuran yang dari wings itu kurang efektif karena pas jumatan,” jelasnya.

Maskapai Wings Air sendiri mengoperasikan pesawatnya rute Jember-Surabaya PP dengan Jenis ATR 72-600 yang berkapasitas 70 penumpang.

Tak hanya itu, para calon penumpang di Bandara Hadinotonegoro diwajibkan ikuti protokol kesehatan sesuai peraturan dirjen perhubungan.

Sementara itu, Plt. Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember Edi Purnomo menyampaikan Seperti penerbangan lainnya, para calon penumpang diwajibkan menyertakan tes Wab Antigen yang berlaku.

“Sesuai dengan ketentuan yang ada bahwa semua penumpang pesawat terbang wajib menyertakan surat dokumen kesehatan yaitu rapid antigen, swab dan geneus,” ujar Edi.

Oleh sebab itu, Edi memgatakan, pihak bandara memberlakukan protokol kesehatan ini, sebagai tindakan yang sudah di tetapkan sesuai peraturan yang berlaku di bandara.

“Sesuai ketentuan Airlines, semua calon penumpang di pandemi ini wajib 3 jam sebelum melakukan pemberangkatan wajib harus berada di bandara, karena harus mempersiapkan dukomen kesehatan dan takut bermasalah,” tutupnya.

(Aminudin Azis)