Tenaga kesehatan melakukan vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat peserta vaksinasi booster di Kantor Bank DKI Kantor Layanan Juanda, Jakarta, Sabtu (5/3). Untuk mendukung pencegahan dan penanganan Covid-19 di Jakarta, berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta Pemprov DKI, Bank DKI menggelar Sentra Vaksinasi Booster (Tahap 3) yang terbuka untuk masyarakat umum yang telah mendaftar via Jaki ataupun secara walk in. Selain di Bank DKI Kantor Layanan Juanda yang berlokasi di Jakarta Pusat dan Bank DKI Syariah Matraman yang berlokasi di Jakarta Timur. Sentra Vaksinasi Booster ini, Bank DKI telah menyiapkan fasilitas tempat, tim pelaksana, serta infrastruktur pendukung dari Bank DKI serta akan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. AKTUAL/Dok Bank DKI

Jakarta, Aktual.com – Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima suntikan vaksin dosis lengkap mencapai 162,75 juta jiwa hingga 17 April 2022, pukul 12.00 WIB.

Data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, Minggu menunjukkan jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan dua dosis vaksin COVID-19 per hari ini bertambah 189.426 menjadi 162.750.057 orang.

Sementara penerima dosis pertama bertambah 91.829 orang, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 198.191.838 orang.

Untuk vaksinasi untuk dosis ketiga hari ini bertambah 598.282 jiwa menjadi 30.947.385 orang.

Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 juta orang.

Dengan demikian, maka tercatat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 sudah diberikan pada 95,16 persen dari total 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19.

Sementara warga yang sudah menyelesaikan dua dosis vaksinasi, meliputi 78,15 persen dari total sasaran.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melakukan akselerasi vaksinasi COVID-19 menyusul terjadi pelambatan suntikan pada pekan pertama Ramadhan 2022.

“Ramadhan ini kalau kita lihat secara total, baik dosis satu, dosis dua, dosis ketiga terjadi pelambatan,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi.

Nadia mengatakan percepatan vaksinasi terjadi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara dan DKI Jakarta. Sementara daerah lain mengalami pelambatan penyuntikan.

“Pemerintah memerlukan laju suntikan minimal 750 ribu per hari demi memenuhi target vaksinasi lengkap kepada 70 persen seluruh populasi saat momentum Ramadhan,” katanya.

(Antara)

(A. Hilmi)