Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyampaikan sambutan saat acara peringatan Nuzulul Qur'an dan Peluncuran Gerakan 10 Juta Al-Qur'an di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/6). Acara ini merupakan gagasan besar dari Ketua Umum DPP PPP dalam rangka mendekatkan partai kepada umat Islam. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum DPP PPP Muktamar Islah Pondok Gede, M Romahurmuziy meyakini konflik internal kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan akan segera berakhir dengan selesainya tahapan Pilkada DKI Jakarta 2017.

“Saya ingin sampaikan akhir PPP ini, nanti setelah Pilkada DKI selesai itu PPP Pilkada (PPPP) bukan PPP, kerumitan dan seolah-olah keributan PPP yang terjadi lantaran karena soal Pilkada dan setelah Pilkada selesai,” kata Romi -sapaanya- di Jakarta, Kamis (5/1) malam.

Berbicara dalam acara Hari Ulang Tahun PPP ke 44 di Kantor DPP PPP, berkelakar jika konflik tidak juga selesai berarti ada semacam perpanjangan waktu. Hal itu terjadi misalnya karena Pilkada DKI Jakarta tidak cukup satu putaran, melainkan berlanjut ke putaran kedua.

“Berakhirnya Pilkada maka akan selesai juga persoalannya, kalau tidak (selesai) maka itu ada putaran kedua,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Romi juga menegaskan bahwa partainya akan terus mengawal revisi undang-undang (RUU) Pemilu terutama terkait verifikasi partai politik. Salah satunya menyangkut verifikasi partai politik akan tidak mengikuti verifikasi ulang.

“Nanti bagi Parpol yang sudah di verifikasi tidak akan perlu diverifikasi kembali, karena tentu hanya akan membuang biaya saja. dan itu nanti akan dikawal temen-teman kita di sana,” demikian Romi.

(Novrizal Sikumbang)

Artikel ini ditulis oleh: