Jakarta, aktual.com – Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) bersinergi dengan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan kegiatan Gelar Budaya Dalam Memupuk Semangat Integritas Anti Korupsi di Lingkungan KKP.

Dirjen Perikanan Tangkap, M Zaini Hanafi dalam laporan kegiatan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan selain bertujuan untuk mempupuk kesadaran Aparatur Sipil Negara lingkup KKP terhadap korupsi, kegiatan ini juga bertujuan untuk
meningkatkan integritas pegawai dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pelayanan sehari-hari.

“Kegiatan ini membentuk budaya positif yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat; serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Zaini dalam sambutannya di Gedung Mina Bahari III KKP, Rabu (7/12).

Zaini menambahkan kegiatan Gelar Budaya ini dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) adalah sebagai bentuk komitmen dunia melawan korupsi yang diperingati setiap tahun pada tanggal 9 Desember.

“Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap korupsi dan peran konvensi dalam memerangi dan mencegahnya terjadinya korupsi,” tegas Zaini.

Untuk tercapainya tujuan penyelenggaran kegiatan gelar budaya ini kata Zaini dilaksanakan dengan format Talkshow dan mengundang pembicara/narasumber antara lain: Ketua KPK, Firli Bahuri; Budayawan Sujiwo Tejo Sabrang Mowo; dan dimoderatori oleh Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan, Wahyu Muryadi.

“Kegiatan Gelar Budaya ini dilaksanakan secara hibrid yaitu gabungan antara offline dan online dimana selain dilaksanakan di Ballroom Gedung Mina Bahari III ini, kegiatan juga disiarkan secara live pada Channel Youtube Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Ditjen Perikanan Tangkap. Harapannya kegiatan ini dapat disaksikan langsung oleh seluruh pegawai lingkup KKP dan masyarakat di seluruh penjuru tanah air,” ungkap Zaini.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam sambutannya mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di kementeriannya untuk terus meningkatkan integritas antikorupsi dalam memberikan pelayanan ke masyarakat kelautan dan perikanan sekaligus menjaga ekologi laut.

“Budaya antikorupsi itu dimulai dari diri kita sendiri. Sudah selesai belum dengan urusan diri kita sendiri. Ada ukurannya dan tidak harus menjadi hebat dulu baru sudah selesai. Jika kita sudah selesai dengan diri kita sendiri, maka ketika kita ingin berbuat sesuatu yang sangat jelas dan tidak menimbulkan ketimpangan untuk kepentingan tujuan dari Kementerian ini dalam melayani masyarakat dan sekaligus menjaga ekologi laut kita,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Menteri Trenggono meminta kepada jajarannya untuk fokus pada 5 program prioritas KKP untuk memastikan laut tetap sehat. Yaitu memperluas wilayah konservasi, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pembangunan budidaya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, menjaga wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil terhadap potensi kerusakan, serta program bulan cinta laut.

“Integritas yang tinggi harus jadi budaya untuk mewujudkan lima program prioritas tadi yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

(Rizky Zulkarnain)