Jakarta, Aktual.com – DPP Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (DPP SEMMI) dan Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (PERISAI) memberikan klarifikasi terkait desakan kepada Kapolri, Jenderal Pol. Tito Karnavian.

Ketua Umum SEMMI, Azizi Rois menyatakan, pihaknya tidak pernah sekalipun mengeluarkan pernyatakan yang bersifat desakan agar Tito mundur dari posisinya.

Ia mengatakan, hal tersebut merupakan pencatutan yang dilakukan oknum tertentu terhadap organisasi sayap Syarikat Islam Indonesia ini.

“Kami tidak pernah menyampaikan atau memberikan statment atau menggelar konferensi pers tersebut. Maka dari itu kami meluruskan pemberitaan yang tidak benar,” ucap Aziz di Kantor DPP SEMMI, Jakarta Barat, Sabtu (26/5).

Ia menegaskan, apabila pada waktu yang akan datang muncul lagi oknum mengatasnamakan DPP SEMMI dan Perisai yang jauh dari haluan organisasi, maka Aziz tak segan-segan akan membawanya ke ranah hukum.

“Ke depan, saya kira apabila ini (pencatutan) terus berlanjut, kami akan membawanya ke ranah hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” cetusnya.

Di tempat sama, Komandan Perisai Pusat Saeful menambahkan bahwa pihaknya justru mendukung kinerja Tito beserta jajarannya untuk bisa mengayomi masyarakat.

“Kami yakin dengan adanya sinergi antara TNI, Polri dan Ormas yang baik, Insya Allah semua gangguan akan bisa dikenadilkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, terdapat siaran pers dari DPP SEMMI yang berisi desakan agar Tito mundur sebagai Kapolri pada Kamis (24/5) lalu. Dalam siaran pers tersebut, terdapat nama Alam Somadayo sebagai Ketua DPP SEMMI dan Absul Rosyid Walid sebagai Sekjen dari Perisai.

“Kami meminta Jenderal Tito segera mundur dari jabatannya,” demikian kutipan dari siaran pers itu.

(Teuku Wildan)