Jember, Aktual.com – Dengan perkembangan Covid 19 di kabupaten Jember, tak lepas dari peran Ketua Rukun Tetangga (RT) serta Ketua Rukun Waga (RW), sebab ujung tombaknya pemerintah Kabupaten Jember.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, usai mengikuti rapat koordinasi secara virtual mengenai perkembangan kasus Covid-19 Jawa Timur, yang dipimpin Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin dan diikuti Menteri terkait, Gubernur Jatim serta seluruh kepala daerah di Jatim, Rabu (21/07).

“Secara garis besar, rakor sore ini membahas lebih mendetil per daerah, sekaligus mengintruksikan untuk pemantauannya lebih mendetil dengan fokus per lingkungan atau dusun, sehingga peran Ketua RT dan RW akan dimaksimalkan dalam memantau wilayahnya,” jelas Bupati Hendy.

Tak hanya itu, sebagai langkah awal Bupati Hendy akan melakukan tracing kepada 50 orang warga, vaksinasi kepada 300 orang warga, pembagian 1000 paket bantuan berisi beras dan masker di Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru, besok.

“Kita juga akan mendorong UMKM agar bangkit, dengan cara kita akan borong produknya UMKM yang ada di desa tersebut, dan ini adalah ujicoba pertama untuk melawan Covid-19 dan mendorong kemajuan ekonomi dan apabila ini ada hasilnya maka langkah ini akan kami terapkan yang sama kepada seluruh desa,” ungkapnya.

Oleh karenanya, dalam perpanjangan masa PPKM sampai dengan 25 Juli mendatang.
“Kabupaten Jember masuk PPKM Level 3 dengan kriteria terdapat 50 sampai 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 10 sampai 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2 sampai 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk,” tutunya.

Dari pantauan Aktual.com, Rakor kali ini lebih spesifik membedah kondisi tren kasus Covid-19, ketersediaan BOR, vaksinasi, penyerapan bantuan, serta tingkat kepatuhan warga di masing-masing kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

(Aminudin Aziz)

(Nusantara Network)