Ketua MPR Zulkifli Hasan dicecar pertanyaan oleh wartawan seusai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Selasa (18/9). Wakil Ketua Majelis Pembina Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) itu diperiksa KPK sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Lampung Selatan Tahun Anggaran 2018 dengan tersangka Gilang Ramadhan. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyarankan agar pemerintah merebut hati masyarakat Papua untuk menyelesaikan persoalan di daerah tersebut karena tidak hanya cukup diselesaikan dengan pembangunan jalan dan bandara.

“Hati masyarakat Papua harus direbut, tidak bisa hanya dengan membangun jalan saja dan tidak hanya membangun bandara,” kata Zulkifli Hasan di sela-sela acara Jalan Sehat Empat Pilar MPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Ahad (25/8).

Dia mengakui Papua harus mendapatkan perlakuan khusus dan kesetaraan, itu tidak mudah untuk dilakukan namun bisa dijalankan, asalkan ada kemauan.

Zulkifli mengatakan, Presiden Joko Widodo sudah sering mengunjungi Papua, namun menyelesaikan persoalan di sana harus dilakukan bersama-sama, tidak hanya presiden saja.

“Harus bersama-sama, tidak bisa pemerintah saja, DPR dan TNI-Polri bisa terlibat. Misalnya kami (PAN) mencalonkan putra terbaik Papua untuk DPR RI, alhamdulillah dapat dua, itu contoh merebut hati masyarakat Papua,” ujarnya.

Menurut dia, peristiwa di Papua seperti “panggilan yang membangunkan” atau wake up call bagi bangsa Indonesia, sehingga pemerintah harus berhati-hati.

(Abdul Hamid)