Jakarta, Aktual.com – PT Pertamina (Persero) mengaku siap melepas anak usahanya ke publik atau privatisasi melalui jalur penawaran perdana saham (initial public offering).

Menurut Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto persiapan IPO sudah matang, salah satunya anak usaha yang bergerak di bidang perasuransian, yaitu PT Tugu Pratama.

“Itu (IPO) kami siapkan, yang sudah ready saya kira perusahaan asuransi. Yang lainnya nanti segera kami dorong untuk dicatatkan di pasar modal,” tutur Dwi di Jakarta, Senin (11/7).

Bahkan, menurut Dwi, langkah IPO tak hanya Tugu Pratama saja, tapi anak usaha lainnya. Namun, tentu saja yang bisa dijual ke pasar modal itu perusahaan yang mencatatkan keuntungan selama tiga tahun berturut-turut.

“Kalau IPO itu tiga tahun terakhir harus laba terus. Intinya kami akan dorong secepatnya mereka bisa IPO,” tegas dia.

Rencana IPO akan berlangsung pada semester II tahun ini. Namun meski ditargetkan tahun ini proses IPO-nya, pihak Pertamina belum menunjuk penjamin emisinya atau underwriter.

“Iya sudah (siap). Tahun ini harusnya sudah ada yang IPO. Tapi underwriter-nya belum ada,” jelas Dwi.

Selanjutnya, dalam rangka memuluskan IPO, pihaknya segera mengirim laporan keuangan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendapatkan pernyataan efektif.

“Ke OJK-nya sedang dalam proses. Tapi semua manajemen intinya sudah kami arahkan untuk kesana (IPO),” pungkas Dwi.

 

Laporan: Bustomi

()