Bank Indonesia perkirakan pertumbuhan kredit perbankan 2017 cuma 8%. (ilustrasi/aktual.com)
Jakarta, Aktual.com – Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) sepanjang tahun 2017 tak terlalu bertumbuh tinggi. Namun begitu, perseroan bisa mencatatkan laba di atas Rp1 trilun atau tepatnya Rp1,6 triliun.
Laba emiten dengan kode BJBR itu cuma naik tipis sebesar 1,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Tapi hal ini tetap positif karena ditopang oleh laju kredit yang tumbuh tinggi mencapai 12 persen.
“Total pertumbuhan kredit kita 12 persen dengan nilai total sebesar Rp70,7 triliun. Itu cukup tinggi di atas laju industri yang 7,66 persen. Tahun ini kami juga tetap yakin kredit bisa stabil di angka 12 persen juga,” ungkap Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan, di Jakarta, Kamis (15/2).
Dia menambahkan, pertumbuhan laba karena ditopang ekspansi kredit itu salah satunya dipengaruhi oleh kredit konsumer yang bertumbuh 6,5 persen yang menjadi pilar utama perseroan.
“Dimana salah satu pendorong pertumbuhan kredit konsumer ini yaitu meningkatnya pertumbuhan kredit pensiunan yang naik menjadi Rp10,1 triliun. Itu menjadi pilar pertama kami,” kata dia.
(Andy AbdulHamid)