Jambi, Aktual.com – Petugas pemantau permukaan air Sungai Batanghari, Sahruddin mengatakan debit air sungai tersebut kini dalam status waspada banjir, karena ketinggian air telah menyentuh angka 13,35 meter.

“Kategorinya sudah waspada, sehingga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai juga harus waspada,” kata Sahruddin ditemui di pos pemantau air Sungai Batanghari di kawasan Tanggo Rajo, Kota Jambi, Minggu (3/12).

Dia memperkirakan debit air akan terus mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan, menyusul tingginya intensitas hujan di Provinsi Jambi terutama di bagian hulu sungai itu.

“Permukaan air masih berpotensi meningkat, selain tingginya intensitas hujan juga ada limpahan air dari wilayah hulu dan kiriman dari pasang air laut di wilayah hilir,” katanya menjelaskan.

Debit air Sungai Batanghari yang merupakan sungai terpanjang di Sumatera itu kata dia, untuk kategori normal permukaan airnya yang terpantau harus berada di level sembilan meter.

Namun jika ketinggian permukaan air sudah menyentuh angka 13,85 meter maka akan masuk level siaga III sedangkan pada 14,37 meter siaga II dan 14,87 meter siaga I.

Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jambi melansir sejumlah daerah di provinsi ini masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang. Kondisi cuaca tersebut, dipengaruhi sirkulasi di perairan Selatan Timur sebagai bibit siklon tropis, konvergensi terbentuk memanjang dari Sumatera Barat hingga Bangka dari laut Banda hingga Papua bagian utara. BMKG mengimbau masyarakat terutama yang tinggal di sekitar aliran Sungai Batanghari agar terus waspada kiriman banjir dari wilayah hulu sungai itu.

 

Ant.

Artikel ini ditulis oleh: