Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjalan bersama di kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019 lalu ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT dan diakhiri dengan makan siang bersama. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Pemerintah tampaknya serius untuk memindahkan pusat pemerintahan. Terlebih, pemerintah sudah mendapatkan daerah mana yang akan menjadi ibu kota baru ini.

Untuk daerah yang akan menjadi ibu kota baru sudah ditetapkan yakni Kalimantan. Namun untuk kepastian kotanya, akan segera diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Sudah (ada kotanya) mudah-mudahan dalam waktu dekat atau tidak terlalu lama Presiden Jokowi umumkan lokasi,” ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Rabu (10/7).

Alasan mengapa memilih Kalimantan, Bambang melanjutkan, karena letaknya berada di tengah-tengah. Artinya ibu kota baru ini dekat dengan wilayah dengan wilayah barat dan juga tidak terlalu jauh dari wilayah timur Indonesia.

“Kita ingin ibu kota baru itu Indonesia sentris, karena didesain dan dipilih bangsa sendiri,” ujar dia.

Dipilihnya Kalimantan juga, lanjut Bambang, karena pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut sedang dihadapkan masalah. Mengingat pertumbuhan ekonomi di sana dipengaruhi oleh harga komoditas.

“Kalimantan ini ekonominya sekarang tertekan sekali karena mereka mengandalkan komoditas seperti baru bara,” kata dia lagi.

Karena letaknya di Kalimantan, Bambang melanjutkan, ibu kota baru ini nantinya akan ramah lingkungan. Mengingat Kalimantan sendiri menjadi paru-paru dunia, oleh karenannya sebisa mungkin harus dijaga agar tidak terjadi kerusakan hutan.

“Ibu kota baru) tidak akan mengurangi luas hutan lindung,” kata dia.

(Abdul Hamid)