Bandung, aktual.com – Polda Jawa Barat angkat bicara soal teror yang diterima wartawan Tribun Jabar, Zezen Zaenal, oleh oknum LSM atau ormas terkait pemberitaan PON Jawa Barat. Pihak kepolisian siap memprosesnya jika korban melakukan pelaporan.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan jika wartawan tersebut merasa terusik atau terganggu, pihaknya mempersilakan untuk melakukan pelaporan dengan membawa bukti-bukti teror yang dialaminya.

“Kalau memang merasa terusik dipersilahkan buat laporan. Siapkan juga bukti-buktinya,” kata Yusri melalui pesan singkat, Selasa (20/9).

“Nanti diperiksa dulu alat bukti yang diserahkan, kalau ternyata sudah ada dua alat bukti atau lebih yang sesuai, baru bisa diproses,” lanjutnya.

Sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi. informasi yang diterima baru dari media massa. (Baca: Beritakan Anggaran PON Jabar, Keluarga Wartawan Ini Disatroni Preman)

Kabarnya, laporan baru akan dilakukan Rabu 21 September 2016 bersama redaksi Tribun Jabar.

 

*Muhammad Jatnika

()