Jakarta, Aktual.com – Aktivis sekaligus musisi Ananda Badudu menyebut dirinya memiliki kepentingan untuk menyuarakan kebenaran, menanggapi penyataannya yang disomasi oleh Polda Metro Jaya.

“Yang jelas poin utama yang ingin saya sampaikan, kepentingan saya yang pertama adalah menyuarakan kebenaran karena kebenaran itu tidak boleh dibengkokan sebagaimana saya belajar dari guru saya di Tempo, Amarzan Loebis,” ujar Ananda di Jakarta, Selasa (2/10) malam.

Pernyataan Ananda yang dipersoalkan polisi adalah pernyataannya yang mengaku melihat proses pemeriksaan yang tidak etis terhadap mahasiswa.

Ananda mengatakan selama enam tahun bekerja di Tempo, ia rajin mengikut kelas evaluasi Amarzan Loebis, di mana ia mendapat ajaran bahwa kebenaran harus dinyatakan seberapa sulit itu beresiko.

“Karena saya bukan pinokio, saya akan terus menyuarakan kebenaran,” ujar dia.

(Abdul Hamid)