Ratusan personil Kepolisian dan TNI menjaga aksi damai ribuan pendukung Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, di depan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (23/1/2017). Kepolisian Daerah Metro Jaya memeriksa imam besar Front Pembela Islam, Rizieq Syihab, dalam kasus ujaran kebencian terkait dengan adanya gambar palu-arit di uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia.

Jakarta, Aktual.com – Umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia akan berpartisipasi dalam Aksi Bela Islam atau Aksi 313, Jumat (31/3). Umat Islam menuntut pemerintah memberhentikan Gubernur non-aktif Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penodaan agama.

“Ini lebih dari 20.000 yang kita siapkan. Pasukan di DPR tetap disini, istana beda lagi,” ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochammad Iriawan usai memantau aksi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/3).

Personil kepolisian disampaikan sudah siap untuk melayani pendemo dari beberapa elemen yang akan ke Istana Negara besok. Secara keseluruhan pasukan sudah mulai setting dari sore ini menjelang malam nanti.

“Kita akan menutup beberapa jalan menuju istana. Pendemo harus berada di radius lima ratus dari lingkaran istana. Kami akan mundurkan lima ratus meter supaya lebih leluasa. Kami berharap besok yang unjuk rasa dapat melakukan kegiatan seperti sekarang ini (tertib),” jelas Iriawan.

Dia mengaku akan mengakomodir para peserta aksi sesuai Undang-Undang mengenai penyampaian pendapat atau aspirasi di muka umum.

“Sekali lagi saya sampaikan untuk mematuhi aturan-aturan yang ada dan menjaga ketertiban. Jangan mengganggu ketertiban umum, sehingga berjalan tertib dan terkendali,” himbaunya.

(Nailin Insa)

()