Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo,Senin (17/11), akan menggelar sidang kabinet paripurna untuk menindaklanjuti hasil dari pertemuannya di forum KTT APEC, KTT ASEAN, dan G20 di Tiongkok, Myanmar, dan Australia.
“Rapat kabinet jam 13.00 (WIB), salah satu agendanya adalah mendengarkan rangkuman dari Ibu Menlu tentang hasil-hasil KTT, kemudian Presiden akan memberikan ‘PR’ kepada menteri-menteri terkait untuk segera menindaklanjuti hasil-hasil KTT,” kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (16/11) malam.
Andi mengklaim jika sudah 10 negara lebih yang menawarkan kerja sama dengan Indonesia.
“Misalnya terkahir itu dengan Turki di Brisbane, memberi tawaran konkret. Sebelumnya dengan Perancis juga seperti itu. Itu yang akan dirangkum Ibu Menlu, Menteri Perdagangan, Menteri Keuangan disampaikan di sidang kabinet besok,” kata dia.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo langsung mengutus sejumlah menteri untuk menindaklanjuti hasil pertemuan bilateral yang dilakukannya dengan kepala negara dalam forum KTT APEC, KTT ASEAN, dan G20.
Para menteri itu diminta untuk jemput bola mendatangi negara-negara yang sudah menyatakan ketertarikannya menjalin kerja sama dengan Indonesia.
Jokowi mencontohkan Menteri Koordinator Maritim Indroyono Soesilo akan diutus ke Tiongkok dan Jepang untuk membahas masalah kemaritiman. Untuk industri otomotif, Jokowi mengungkapkan pengusaha Italia tertarik untuk berinvestasi ban di Indonesia.
Selain itu, Jokowi juga mengaku berhasil membawa rencana investasi di sektor pelabuhan hingga pembangkit listrik. Untuk menggarap dua sektor itu, Jokowi mengaku akan meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar menindaklanjuti sehingga benar-benar tercipta kerja sama yang konkret.
“Ini harus ditindaklanjuti. Kalau enggak, ya enggak akan ketemu,” kata dia.
Artikel ini ditulis oleh: