RR sendiri merasa tidak terbebani dengan diberhentikan dirinya sebagai menteri. “Diberhentikan, ‘happy-happy’ saja karena tahu yang dorong itu kelompok vested interest,” jelasnya.

Lebih lanjut RR mengungkapkan bahwa dirinya merasa sedih karena Presiden Joko Widodo tersandera oleh kelompok vested-interest.

“Hanya sedih, JKW sudah disandera kelompok vested-interest, tinggalkan Trisakti” paparnya.

RR juga mengatakan bahwa salah satu contoh paling nyata yang merugikan rakyat yakni, Menteri Perdagangan yang sangat rugikan petani, Bulog dan lain-lain.

“Kebijakan ekonomi Presiden Jokowi semakin neo-liberal, didorong oleh Menkeu “terbalik” (rugikan rakyat dan ekonomi nasional. Agresif pajakin ekonomi rakyat, tapi beri tax holiday 30 tahun untuk yang besar2) dan “terbaik” untuk kreditor karena berikan bunga super tinggi. Lonjakan utang sudah jadi rem otomatik pertumbuhan ekonomi,” tukasnya.

(Abdul Hamid)