Capres Joko Widodo dan Cawapres KH Ma'ruf Amin menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8). Tes kesehatan ini merupakan salah satu persyaratan Pilpres. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Sekretaris Kabinet Pramono Anung belum mau mengungkap ketua Tim Sukses Pemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Pokoknya kamu tanya siapa saja, saya nggak akan jawab. Itu domain Presiden sepenuhnya,” kata Pramono, ketika ditanya wartawan di ruang kerjanya, di Jakarta, Rabu (29/8).

Ia hanya mengungkapkan bahwa kriteria ketua timses itu good looking atau enak dilihat, komunikatif atau gampang diterima, bisa memimpin organisasi.

Dia mengaku walaupun sudah ada nama, namun Presiden Jokowi yang akan mengumumkan sendiri secara langsung.

“Pokoknya dalam waktu dekat, sebelum tanggal 21 September 2018,” katanya lagi.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Joko Widodo mengatakan kriteria ketua tim sukses harus memiliki ide dan gagasan muda serta kekinian.

“Yang paling penting, sekali lagi, ide gagasan. Bukan masalah muda dan tua. Muda pun kalau gagasannya jadul¬†gimana, tua tapi gagasan idenya muda, kekinian, yang itu,” kata Jokowi, usai membuka acara “Young on Top National Conference 2018”, di Jakarta, Sabtu (25/8).

Namun, Jokowi tidak mau menjelaskan secara rinci apakah ketua timses itu dari kalangan muda atau tua.

Dia sebelumnya juga menyatakan bahwa pihaknya masih mencari figur yang tepat untuk menetapkan ketua timsesnya saat maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

“Ya, nanti dicarikan ketuanya. Ya, santai sajalah enggak usah tergesa-gesa,” kata Jokowi, usai melaksanakan Shalat Idul Adha di Lapangan Tegar Beriman Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/8).

Daftar tim sukses pemenangan, kata Jokowi, telah diserahkan ke KPU. Namun, belum tercantum nama ketua tim suksesnya.

Berdasarkan data yang beredar, ketua tim kampanye pasangan Jokowi/Ma’ruf belum tercantum namanya, sementara Wakil Ketuanya yakni Moeldoko, Lodewijk F Paulus, H Abdul Kadir Karding, Johnny G Plate, H Arsul Sani, H Herry Lontung Siregar, Hajriyanto Y Thohari, dan Eriko Sotarduga.

Jabatan Sekretaris tim kampanye diduduki Hasto Kristiyanto, sedangkan Wakil Sekretaris Verry Surya Hendrawan, Ahmad Rofiq, Raja Juli Antoni, dan Dewi Suharto.

Bendahara tim kampanye adalah Sakti Wahyu Trenggono dan Agus Gumiwang Kartasasmita, sedangkan Wakil Bendahara I (Urusan Parpol) Juliari P Batubara dan Amir Uskara, Wakil Bendahara II (Tokoh dan Ormas) Jazilul Fawaid dan Samsuddin Andri Aryad, Wakil Bendahara III (Relawan) Rerie Lestari Moerdijat dan Dudy Purwagandhi.

Ant.

(Teuku Wildan)