Suasana penutupan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (8/11). Pada perdagangan hari ini berakhir memerah setelah kemarin berhasil mencetak rekor tertinggi. Bursa saham Tanah Air ditutup turun ke level 6.049,38 atau melemah 11,07 poin setara dengan 0,18%. AKTUAL/Tino Oktaviano

Jakarta, Aktual.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, diperkirakan menguat terbatas di tengah masih adanya kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian ekonomi global.

IHSG pada awal perdagangan, dibuka menguat 14,21 poin atau 0,24 persen menjadi 6.052,74. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,28 poin atau 0,56 persen menjadi 940,71.

“IHSG bergerak menguat namun diperkirakan relatif terbatas pada akhir pekan ini di tengah masih adanya kekhawatiran investor terhadap global,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat (4/10).

Ia mengemukakan bahwa ketidakpastian ekonomi masih membayangi seluruh dunia, yang muncul akibat perang dagang dan proteksionisme, fluktuasi harga komoditas, brexit, dan modernisasi pertumbuhan China.

“Ditambah lagi, mengenai keamanan, geopolitik, dan perubahan iklim,” katanya.

(Abdul Hamid)