Jakarta, Aktual.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, bergerak menguat terbatas seiring minimnya katalis positif yang beredar di pasar.

IHSG dibuka menguat tipis 9,76 poin atau 0,16 persen menjadi 6.273,91. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,04 poin atau 0,20 persen menjadi 1.001,80.

“Ketidakpastian pertemuan China-AS untuk membahas perdagangan bisa berdampak negatif bagi IHSG sehingga rawan terkoreksi pada hari ini,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu (6/11).

Ia mengemukakan China menekan Presiden AS Donald Trump untuk menghapus lebih banyak tarif yang diberlakukan pada bulan September sebagai bagian dari kesepakatan dagang AS-China pada fase pertama yang dijadwalkan berlaku pada 15 Desember dengan nilai sekitar 156 miliar dolar AS.

“Seorang pejabat AS mengatakan nasib tarif 15 Desember sedang dipertimbangkan sebagai bagian dari negosiasi,” katanya.

Ia menambahkan pasar juga masih dibayangi oleh pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenai ekonomi dunia saat ini yang tinggal tunggu waktu masuk kategori resesi.

“Hal itu tercermin dari proyeksi lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) yang kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia menjadi tiga persen,” katanya.

(Abdul Hamid)