Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto intruksikan kader Golkar khususnya Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) saat diskusi politik dengan tema "Digital Demokrasi, Generasi Y & Perubahan Strategi Pemenangan Pemilu" di gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (2/9). Setya Novanto mengatakan, Joko Widodo bisa sukses menjadi Presiden RI karena media sosial, popularitas mengantarkan Jokowi jadi Gubernur DKI Jakarta dan akhirnya memenangkan pemilu Presiden 2014. Novanto pun menginstruksikan para kader menggunakan dan memanfaatkan media sosial guna kembali memenangkan Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Aktual.com – Ketua DPR RI Setya Novanto mengatakan bahwa pers merupakan salah satu pilar demokrasi. Keberadaannya memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan nasional. Dengan kata lain, pers merupakan urat nadi bagi pembangunan seluruh Indonesia.

“Untuk itu pers harus terus terlibat dalam proses demokrasi di indonesia serta penyelenggaraan pembangunan nasional demi terciptanya kesejahteraan rakyat. Selamat Hari Pers Nasional 2017,” katanya di Kota Ambon, Maluku, Rabu (8/2).

Sebagai negara demokrasi, kata dia, Indonesia beruntung telah memiliki Undang-Undang Pers yang mengatur dan menjamin perlindungan bagi segenap insan pers. Namun Novanto mengingatkan bahwa pers mempunyai kode etik jurnalistik yang mengikat dan menjadi pedoman bagi pelaksanaan fungsi jurnalistik.

“Dalam UU 40/1999 tentang Pers pada Pasal 8 dijelaskan, pers mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya. Meskipun memiliki hak khusus dan dilindungi UU, pers juga tidak boleh berlebihan atau melampaui fungsinya sesuai dengan kode etik yang mengikatnya,” jelasnya.

Diungkapkan, pers Indonesia memiliki sejarah panjang dalam menentukan nasib bangsa. Sebagaimana di negara lain, pers terus membuat sejarah dengan mencatat dan menuliskannya untuk kemudian disajikan ke masyarakat.

Dari pergolakan politik, pertumbuhan ekonomi, peristiwa hukum hingga situasi keamanan tidak lepas dari peranan media. Kini, di era teknologi yang pesat, dunia pers dituntut untuk mampu bersaing serta tetap profesional.

“Pada momen perayaan Hari Pers Nasional saya juga berharap, pers sebagai industri dapat terus berbenah diri agar bisa bersaing, menjadi lebih profesional serta mampu secara obyektif menyampaikan informasi, pendidikan dan pencerahan bagi masyarakat,” urainya.

Novanto juga menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian agenda Hari Pers Nasional 2017 bisa berjalan dengan lancar sesuai rencana yang telah ditetapkan. Tentunya dengan bersinergi secara baik antara panitia penyelenggara dengan pemerintah daerah Maluku.

“Saya berharap seluruh persiapan dan agenda peringatan Hari Pers Nasional tahun ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana,” demikian Ketua Umum Partai Golkar itu.

()