Jakarta, Aktual.com — Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh membenarkan adanya pertemuan dirinya dengan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dan Wakilnya, Tengku Erry Nuradi, serta bekas Ketua Dewan Mahkamah Partai Nasdem, OC Kaligis.

Untuk mengklarifikasi pembahasan yang ada dalam pertemuan tersebut, Paloh pun siap memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. “Penjelasan ini bagus untuk kita semua. Terima kasih Johan Budi, tidak perlu panggil. Dipanggil nggak apa-apa dipanggil,” ujar Paloh, di Jakarta, Kamis (1/10).

Kesediaan itu disampaikan, karena Paloh meyakini bahwa dalam pertemuan tersebut tidak ada kaitannya dengan perkara yang tengah menjerat Gatot di KPK. Dia pun bersedia jikalau harus mengulang kembali bagaimana dan apa saja yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut.

“Adakah bantu soal perkara? Satu kalimat, tidak ada. Itulah kebenaran kesaksian penuh. Malam ini baik, kalau perlu, diperlukan rekonstruksi ulang, kapan? Karena kebenaran, bisakah orang tidak punya nilai kebenaran? Bicara seperti ini challenge? Saya kira tidak,” tegasnya.

Seperti diketahui, untuk mendalami pertemuan di kantor DPP Partai Nasdem itu penyidik KPK sudah memeriksa beberapa saksi. Gatot, Evy sudah diperiksa, dan belum lama ini penyidik KPK juga memeriksa Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella.

Untuk lebih mendalami pertemuan tersebut, pimpinan KPK, Adnan Pandu Praja mengatakan bahwa pihaknya masih membuka peluang untuk memanggil Paloh. “(Pemanggilan Paloh) terserah penyidik, yang jelas kita menghindari diskrimintif terhadap seseorang, sehingga harus diklarifikasi semua,” jelas Adnan di gedung KPK, Jakarta, Senin (28/9)

()

(Nebby)