Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman. (ilustras/aktual.com)

Jakarta, Aktual.com – Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman memastikan wacana pencabutan subsidi listrik 900 VA kepada 18,7 juta pelanggan akan segera direalisasikan.

Kata Jarman, rencana itu sudah masuk nota keuangan. “Sudah termasuk rencana pencabutan subsidi. Minggu depan rapat dengan Komisi VII. Yang jelas kita sudah menyatakan sesuai dengan nota keuangan, masyarakat 900 VA yang mampu tidak disubsidi lagi, sehingga lebih terarah,” kata Jarman di Kantor Kementerian ESDM. Kamis (8/9).

Di saat yang sama, Presiden Joko Widodo seperti berhati-hati menghapus subsidi pengguna listrik 900 VA. Mengingat jumlah pelanggannya cukup besar mencapai 18,7 juta, sehingga dikhawatirkan menimbulkan gejolak sosial di tengah ekonomi yang lesu.

Karena itu, saat rapat terbatas (ratas), Jokowi pernah meminta mantan Menteri ESDM Sudirman Said untuk meninjau kembali dan memverifikasi jumlah 18,7 juta pelanggan listrik 900 VA yang akan dicabut subsidi.

“Tolong dikalkulasi dengan hati-hati. Cermat dalam menghitung dan cermat dalam penerapannya sehingga subsidi akan tepat sasaran. Terutama bagi yang tidak mampu, yang miskin, ini harus benar-benar dipastikan agar mereka mendapatkan subsidi itu,” kata Jokowi, 22 Juni lalu.

Adapun jumlah 18,7 juta pelanggan yang terancam dicabut subsidi tersebut diketahui berdasarkan hasil penyisiran dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan ( TNP2K). (Dadang S)

(Dadangsah Dapunta)

()