Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro mengatakan bahwa proses politik yang terjadi di Indonesia mengalami langkah mundur. 
Hal ini dikarenakan, bangsa ini selalu dihadapkan pada inkonsistensi pemimpin yang begitu cepatnya berubah sikap dan pendirian. 
“Kadang-kadang menjadi kedelai, kadang menjadi tempe,” kata Siti Zuhro, Jumat (20/2).
Padahal, pemimpin seharusnya sadar bahwa mereka dipilih untuk memimpin dan bukannya justru membingungkan orang yang dipimpinnya. Hal ini juga yang ditunjukkan oleh Presiden Jokowi. “Seringkali, Jokowi berubah sikap hanya dalam hitungan hari. Sayangnya, hal-hal semacam ini mudah terulang dan masyarakat justru membiarkannya,” tutur Zuhro. Kali ini Jokowi dinilai sedang ‘terpeleset’ oleh politik ‘aji mumpung’ yang selama ini dilakukannya. Sehingga, tak kurang dari Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang dan Keputusan Presiden pun ‘terpaksa’ dikeluarkan.

Artikel ini ditulis oleh: