Jakarta, Aktual.co — Gangguan hidung tersumbat sering kali kita alami. Gejala tersebut mengganggu alat pernafasan Anda ketika beraktivitas. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi gejala tersebut agar penderita merasa lebih nyaman. Seperti, menggunakan balsam, terapi uap, konsumsi obat-obatan tertentu dan sebagainya.

Dr. Rusdian Utama Roeslani, SpTHT-KL spesialis THT dari rumah sakit Gandaria menjelaskan, gangguan hidung tersumbat dapat terjadi, karena selaput lendir hidung yang menbengkak. Antara lain, disebebkan oleh rinitis alergi atau flu. 

Flu juga sering terjadi di masa pancaroba seperti saat ini. Dan, disebabkan oleh infeksi virus. “Flu juga dapat ditularkan melalui percikan batuk, bersin, kontak dengan mereka yang sedang mengalami gejala flu atau benda-benda lain yang tercemar virus influenza,” tuturnya, dalam seminar kesehatan di Decanter Restaurant, Jakarta, Rabu (03/12).

Dokter Rusdian memaparkan, infeksi virus timbul lantaran salesma menyerang saluran nafas atas hidung dan tenggorokan. Pada umunya, gangguan tersebut tidak berbahaya dan sembuh dengan sendirinya.

Pada umumnya gejala flu terjadi di hari kedua atau ketiga setelah serangan infeksi virus. Berupa hidung tersumbat, bersin, hidung mengeluarkan cairan, nyeri pipi atau dahi, nyeri tenggorokan, batuk, sakit kepala, rasa lelah dan kurang bertenaga.

Lanjutnya, dr Rusdian menyarankan, untuk tetap menjaga kebersihan tubuh untuk mencegah virus-virus yang masuk. Tambahnya, saat ini di Indonesia hadir obat semprot yang berkhasiat menyembuhkan hidung tersumbat. 

Obat itu adalah dekongestan yang bekerja cepat dalam rongga hidung yang mampu bertahan selama 12 jam. Ia kembali menuturkan, bahwa obat semprot tersebut dipakai 2-3 kali dalam sehari. Obat ini mampu bertahan lama sampai dengan 12 jam dan tidak menyebabkan ngantuk.

Artikel ini ditulis oleh: