Damaskus, Aktual.com – Militer Suriah menyatakan, mereka memiliki keterangan Turki meningkatkan dukungannya buat kelompok gerilyawan di Suriah sebagai imbalan bagi artifak dan minyak Suriah dan Irak yang dicuri.

Pernyataan militer Suriah tersebut menambah tuduhan bahwa rombongan gerilyawan bergerak secara bebas melalui perbatasan Turki. Ditambahkannya, apa yang merupakan tindakan pura-pura Turki untuk memberi bantuan kemanusiaan tak lebih dari pengiriman senjata.

“Pemerintah Turki telah mendesak diciptakannya kondisi perbatasan yang longgar di perbatasan Turki-Suriah, yang memudahkan aliran pelaku teror dari Suriah ke Eropa,” kata pernyataan itu, seperti dilansir Xinhua, Minggu (29/11).

Pasukan Turki, tambahnya, menyerang posisi militer Suriah pada Jumat (27/11).

Rangkaian tuduhan tersebut dilontarkan saat militer Suriah –dengan dukungan serangan udara Rusia– melancarkan serangan gencar terhadap gerilyawan dukungan Turki di perbatasan Turki-Suriah, termasuk terhadap rombongan gerilyawan yang bergerak dari Turki ke dalam wilayah yang dikuasai gerilyawan di Suriah Utara.

(Ant)

()