Tiga jam Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dicecar penyidik KPK terkait duit suap kepada Patrice Rio Capella yang diduga untuk pengamanan perkara Bansos Sumut yang ditangani Kejagung.

Jakarta, Aktual.com – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bersaksi terkait penyidikan kasus dugaan suap anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019.

“Dia diperiksa sebagai saksi untuk BPN (Budiman Nadapdap),” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi, Jumat (9/9).

Diakui Yuyuk, pemeriksaan Paloh digelar atas permintaan tersangka kasus dugaan suap mantan Gubernur Sumut, Gatot Puji Nugroho. Tentunya, pentolan partai pendukung pemerintah ini akan dicecar seputar kasus yang juga menjerat anggota DPRD Sumut dari berbagai fraksi.

“Informasi yang digali seputar perkara yang menguatkan keterangan tersangka,” terang Yuyuk.

Seperti diketahui, pemberian suap untuk anggota DPRD Sumut berkaitan dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumut tahun 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Sumut tahun 2013 dan 2014, pengesahan APBD Sumut tahun 2014 dan 2015 serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Provinsi Sumut tahun 2015.‬

‪Sebelumnya, KPK telah menetapkan enam tersangka. ‪Mereka yakni Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, Ketua DPRD Sumut, Ajib Shah, mantan Ketua DPRD Sumut, Saleh Bangun, dan mantan Wakil Ketua DPRD Sumut, Chaidir Ritonga, Kamaludin Harahap dan Sigit Pramono Asri.‬

‪Lima tersangka dari legislator Sumut itu sendiri telah divonis masing-masing empat tahun penjara. Mereka dinilai bersalah telah menerima suap dari Gatot Pujo hingga miliaran rupiah.‬

‪Kemudian, pada 16 Juni 2016 penyidik lembaga antirasuah menetapkan tujuh tersangka baru dari Anggota DPRD periode 2009-2014 dan 2014-2019.‬

‪Mereka adalah Muhammad Afan dan Budiman Nadapdap dari Fraksi PDI-P, Guntur Manurung dari Fraksi Demokrat, Zulkifli Effendi Siregar dari Fraksi Hanura, Bustami dari Fraksi PPP, Parluhutan Siregar serta Zulkifli Husein dari Fraksi PAN.

 

*Zhacky

Artikel ini ditulis oleh: