edung Pengadilan Tipikor ini dipakai bersama - sama dengan Pengadilan Hubungan Industrial, Pengadilan HAM, dan Pengadilan Niaga.

Jakarta, Aktual.com — Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menegur Patrice Rio Capell lantaran telah bertemua dengan Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho. Lantaran teguran Paloh, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem itu memerintahkan anak buahnya, Fransisca Insani Rahesti atau Sisca untuk menutupi pertemuan dengan Gatot.

“Pada 3 Juni 2015, sepulang umroh, Patrice Rio Capella mendapat teguran dari Surya Paloh terkait pertemuan dengan para Terdakwa (Gatot dan istrinya Evy Susanti). Selanjutnya, Rio Capella melalui Sisca meminta agar para Terdakwa menyatakan tidak pernah melakukan pertemuan dengan Rio Capella,” demikian tertuang dalam dakwaan Gatot saat dibacakan oleh Jaksa KPK, Irene Putrie, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/12).

Bukanya hanya soal pertemuan, lantaran teguran Paloh, Rio Capella pun meminta Sisca untuk tidak mengakui jika pernah memberika uang Rp 200 juta dari Gatot dan Evy kepadanya.

Dalam surat dakwaan itu, Rio Capella memang pernah bertemu baik itu dengan Gatot maupun Evy. Pertemuan pertama terjadi pada awal April 2015. Saat itu Rio Capella bertemu dengan Gatot dan pengacaranya yang juga dari partai Nasdem, OC Kaligis.

Pertemuan yang digelar di restoran Jepang Edogin, Hotel Mulia, Jakarta, Gatot menyampaikan adanya politisasi dalam pelaporan dirinya ke pihak Kajaksaan terkait dugaan korupsi dan APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Gatot menduga kolega Rio Capella di Nasdem, Tengku Erry Nuradi ‘bermanuver’ untuk menjatuhkan dirinya dari kursi Gubernur Sumut.

Gatot meyakini, dengan peran Rio Capella sebagai Sekjen Nasdem, politisasi kasus korupsi yang dilakukan Erry kepada dia bisa selesai. Untuk itu, dia juga meminta Rio Capella untuk menjembatani dia ke Surya Paloh agar bersedia mendamaikan.

Diketahui, setelah pertemuan itu Paloh akhirnya bertemu dengan Gatot dan Erry ‎di DPP Nasdem, Jakarta pada 19 Mei 2015. Berdasarkan informasi, untuk menghilangkan politisasi terhadap Gatot, Paloh memintah sejumlah ‘jatah’ di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada Pemprov Sumut.

Berlanjut ke pertemuan kedua. Pertemuan selanjutnya terjadi pada 22 Mei 2015. Saat itu Rio Capella bertemu dengan istri Gatot, Evy.

“Pada pertemuan itu, Evy meminta Rio Capella untuk mendamaikan Gatot dengan Erry serta mengamankan posisi Gatot selaku Gubernur Sumut. Atas permintaan itu Rio Capella pun menyanggupinya dan akan mengkomunikasikan ke Kejagung setela kembali dari umroh,” kata Jaksa Irene.

(Nebby)