Jember, Aktual.com – Bupatk Jember akhirnya memantau sendiri kerusakan jalan di Jalan M Yamin, Tegalbesar. Kerusakan jalan yang sudah cukup lama ini.ditengarai bukan sekedar akibat truk kelebihan muatan saja, melainkan karena saluran irigasi perumahan di sekitarnya yang buruk.

“Jalan Muhammad Yamin ini adalah bagian dari salah satu masalah angkutan, padahal di sini sudah ada rambu peringatan tidak boleh odol (over dimension and over load) lewat sini, karena ini jalan kelas 3,” ujar Bupati Jember Hendy Siswanto, ke sejumlah awak media usai melakukan pengecekan jalan tersebut pada, Minggu (03/04).

Pihaknya akan segera memberikan peringatan terhadap sejumlah usaha pergudangan yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Ada 5 titik gudang informasinya dari Pak RT RW dan kita akan berikan peringatan, jika mengirim barangnya harus di imbal dengan memakai kendaraan kecil, jangan memakai kendaraan besar dan kita ada tempat titik-titik tertentu, seperti di Rambipuji serta ada juga di JSG untuk mengimbal dari truk besar ke truk kecil yang pertama,” jelas Bupati Hendy.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga menemukan beberapa perumahan di sepanjang jalan M Yamin tidak memiliki saluran irigasi sendiri.

“Penyakitnya yang ada di jl. M. Yamin ini, yaitu tidak adanya saluran-saluran irigasi di beberapa perumahan, seperti pada saluran ini di depan perumahan Queen Tegal Besar, harusnya ada saluran tangkapan dulu dan harus ada saluran kesini sendiri dan saya akan minta tolong dicek kembali perumahan-perumahan yang ada di sepanjang Muhammad Yamin ini untuk bisa membuat tangkapan air dan kalau tidak ada, dijadikan saluran yang dijalan raya ini tidak muat,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa setiap perusahaan yang bergerak di perumahan harus memiliki saluran irigasi sendiri dengan menggunakan pipa yang disalurkan langsung ke sungai besar.

“Setiap perusahaan harus menyiapkan sendiri saluran pembuangan air dikirim ke saluran pipanya, karena jika perumahan-perumahan ini membuat asal langsung dikirim ke saluran depannya bebannya kirim ke sini, jadi harus membuat saluran air langsung ke sungai gitu intinya,” tegasnya. Sejumlah tindakan bakal dilakukan sebelum ada perbaikan jalan. (*)

(Aminuddin Aziz)